Kebakaran Pabrik Pengemasan Minyak Goreng di Muaro Jambi, Gedung dan Aset Hangus

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kebakaran di pabrik pengemasan minyak goreng di Talang Duku, Kecamatan Taman Rajo, Muaro Jambi, pada Sabtu (6/6/2026) dini hari.( poto :jambiekspres.co.id )

kebakaran di pabrik pengemasan minyak goreng di Talang Duku, Kecamatan Taman Rajo, Muaro Jambi, pada Sabtu (6/6/2026) dini hari.( poto :jambiekspres.co.id )

Jambi, oegopost.id – Kebakaran pabrik pengemasan minyak mengguncang kawasan industri di Desa Talang Duku, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (6/6/2026) dini hari.

Api yang muncul sesaat setelah tengah malam menghanguskan bangunan pengemasan milik PT Budi Nabati Perkasa (BNP) beserta sejumlah aset perusahaan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Kepulan asap tebal dan kobaran api terlihat dari area pengemasan hingga memicu kepanikan pekerja yang masih berada di lokasi.

Meski kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Teriakan Karyawan Picu Evakuasi Cepat

Kapolres Muaro Jambi melalui Kasi Humas Polres Muaro Jambi, AKP Saaludin, menjelaskan petugas keamanan pertama kali mengetahui kebakaran setelah mendengar teriakan seorang karyawan.

Karyawan tersebut melihat api mulai membesar dari area pengemasan. Setelah menerima informasi itu, petugas segera mengevakuasi seluruh pekerja keluar dari lingkungan pabrik untuk menghindari risiko korban.

Langkah evakuasi menjadi prioritas utama karena kondisi di dalam bangunan dinilai berpotensi mempercepat penyebaran api.

Upaya Pemadaman Awal Tidak Mampu Menahan Api

Setelah menyadari adanya kebakaran, pihak perusahaan langsung melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Baca Juga :  79 Koperasi Desa Merah Putih di Muaro Jambi Dikebut, Sebagian Sudah Beroperasi

Namun upaya tersebut tidak berhasil menahan laju api. Material di dalam gedung pengemasan membuat kobaran cepat membesar dan sulit di kendalikan.

Pihak perusahaan kemudian meminta bantuan pemadam kebakaran dari perusahaan sekitar dan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Muaro Jambi.

Di saat bersamaan, dua personel Polsubsektor Taman Rajo turun ke lokasi untuk membantu pengamanan selama proses penanganan berlangsung.

Kebakaran pabrik pengemasan minyak juga menghanguskan sejumlah aset operasional perusahaan yang berada di sekitar area kejadian.

Data kepolisian mencatat beberapa aset yang terdampak meliputi mesin pengemasan minyak goreng, satu unit mobil pikap Grandmax, dua unit mobil engkel PS, serta satu unit mobil tangki Lohan.

Pihak kepolisian belum merinci nilai pasti kerugian. Namun, kerusakan yang terjadi disebut sangat besar dan masih dalam proses pendataan.

Damkar Kerahkan Personel Gabungan dan 34 Ribu Liter Air

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muaro Jambi, Herman Susilo, mengatakan laporan pertama diterima Pos Wilayah Damkar Kumpeh dari masyarakat pada pukul 00.30 WIB.

Baca Juga :  Pemkot Jambi Percepat Penyelesaian Ribuan Lahan Zona Merah di Kota Baru

Armada pemadam bernomor polisi BH 8014 GZ bergerak menuju lokasi hanya dalam waktu empat menit dengan jarak tempuh sekitar enam kilometer.

Setelah melihat skala kebakaran dan karakter bangunan yang mudah terbakar, pimpinan operasi Fitra Ramdhani mengerahkan personel gabungan.

Petugas dari Regu 2 dan Regu 3 lintas wilayah Kumpeh, Sekernan, dan Jambi Luar Kota ikut memperkuat pemadaman.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan lokalisasi agar api tidak merambat ke bagian lain pabrik.

Selama operasi berlangsung, petugas menghabiskan sekitar 34 ribu liter air. Tim juga memanfaatkan mesin apung untuk menyedot air dari sumber terdekat guna menjaga pasokan selama pemadaman.

Api Padam Setelah Hampir 10 Jam

Petugas berjibaku sepanjang malam hingga pagi untuk menaklukkan kobaran api.

Proses pemadaman dan pendinginan akhirnya selesai pada pukul 10.20 WIB. Setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan, seluruh personel kembali ke markas pada pukul 10.31 WIB.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Sementara itu, pendataan total kerugian material masih terus di lakukan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Tangki CPO Tewas Terlindas di Parkir PT Pelita Muaro Jambi, Polisi Selidiki
Polisi Amankan Isuzu Panther Viral di Rantau Rasau, Pemeriksaan Dilanjutkan
Waspadai Pencurian Meter Air, Tirta Mayang Minta Pelanggan Perketat Pengamanan
Presisi Merdeka Run Jambi 2026 Resmi Diluncurkan, Polda Jambi Ajak Masyarakat Hidup Sehat
Kelangkaan Bio Solar di Sungai Penuh-Kerinci Picu Antrean Panjang, Polisi Terapkan Pembatasan BBM Subsidi
Kelangkaan BBM Bio Solar di Kerinci dan Sungai Penuh, Warga Desak Penindakan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Jambi: Aksi Bersih Sampah Diperkuat
Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru–Dumai Tewaskan 5 Warga Kerinci, Diduga Microsleep
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:26 WIB

Sopir Tangki CPO Tewas Terlindas di Parkir PT Pelita Muaro Jambi, Polisi Selidiki

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:00 WIB

Polisi Amankan Isuzu Panther Viral di Rantau Rasau, Pemeriksaan Dilanjutkan

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:00 WIB

Kebakaran Pabrik Pengemasan Minyak Goreng di Muaro Jambi, Gedung dan Aset Hangus

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:00 WIB

Waspadai Pencurian Meter Air, Tirta Mayang Minta Pelanggan Perketat Pengamanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:00 WIB

Kelangkaan Bio Solar di Sungai Penuh-Kerinci Picu Antrean Panjang, Polisi Terapkan Pembatasan BBM Subsidi

Berita Terbaru