Jambi, Oegopost.id – Universitas Jambi terus mempercepat langkah menuju panggung pendidikan tinggi global. Kampus negeri kebanggaan masyarakat Jambi ini baru saja mengantongi sertifikat akreditasi internasional dari lembaga penjaminan mutu asal Jerman, ASIIN.
Pencapaian bergengsi ini mencakup lima program studi tingkat magister dan doktor. Pengakuan resmi tersebut membuktikan bahwa kurikulum serta proses akademik di kampus ini telah memenuhi kualifikasi mutu Eropa.
Secara rinci, lima prodi yang lolos sertifikasi mencakup tiga fakultas dan program pascasarjana. Fakultas Pertanian menyumbang dua program, yakni Magister Agroekoteknologi dan Magister Agribisnis.
Fakultas Peternakan menyusul lewat Magister Ilmu Peternakan. Sementara itu, Pascasarjana UNJA meloloskan Magister Ilmu Lingkungan serta Doktor Ilmu Pertanian.
Sertifikasi ASIIN menempatkan seluruh program magister tersebut pada jenjang European Qualifications Framework (EQF) Level 7. Khusus program doktor, lembaga penjaminan mutu tersebut menetapkan pengakuan pada EQF Level 8.
Dongkrak Daya Saing Lulusan ke Level Global
Wakil Rektor Bidang Akademik UNJA, Prof. Dr. Hafrida, mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta tim penjaminan mutu. Sinergi lintas unit berhasil membawa program studi pascasarjana menembus standar kelayakan dunia.
Tambahan lima sertifikat ini otomatis mendongkrak jumlah program studi UNJA yang mengantongi akreditasi internasional. Catatan kampus menunjukkan angka tersebut melonjak pesat dari 19 menjadi 24 prodi.
Prof. Hafrida menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar urusan administrasi di atas kertas. Pihak rektorat memanfaatkan hasil audit internasional sebagai pedoman kerja nyata untuk mengevaluasi perkuliahan secara rutin.
Standar mutu yang ketat diharapkan langsung mengangkat martabat para lulusan. Para alumnus kini membawa bukti kualifikasi yang diakui oleh dunia kerja internasional dan institusi riset di berbagai negara.
Status akreditasi internasional juga mempermudah universitas dalam menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai mitra luar negeri. Dosen maupun mahasiswa kini memiliki akses kemitraan riset yang jauh lebih terbuka.
Fokus Berkelanjutan pada Riset Berdampak
Pihak rektorat tidak berhenti pada capaian 24 program studi. Manajemen kampus terus merancang perbaikan sistematis agar fakultas lain segera menyusul langkah serupa.
UNJA mengarahkan penguatan mutu pada tiga pilar utama. Kampus memprioritaskan pembenahan tata kelola lembaga, peningkatan mutu belajar-mengajar, serta hilirisasi riset ilmiah agar memberi solusi langsung bagi persoalan masyarakat.
Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UNJA memegang peran penting dalam mengawal target tersebut. Unit ini mendampingi setiap jurusan untuk memastikan aktivitas tridarma perguruan tinggi berjalan konsisten sesuai parameter global.
Lewat pengakuan resmi dari Jerman ini, UNJA membuktikan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia berdaya saing tinggi. Kampus hijau ini kian percaya diri menatap kompetisi akademik di tingkat regional maupun internasional.(ar)









