Sungai Penuh, oegopost.id – Para pemenang ajang kompetisi juara OMI 2026 tingkat Kota Sungai Penuh resmi menyelesaikan seluruh tahapan seleksi. Rangkaian acara berlangsung sukses selama tiga hari di Pondok Pesantren Arafah.
Seluruh peserta dari jenjang MI, MTs, hingga MA menampilkan kemampuan terbaik mereka. Persaingan ketat mewarnai perebutan tiket menuju kompetisi tingkat provinsi.
Para peserta bersaing ketat pada berbagai bidang studi terintegrasi. MAN 1 Sungai Penuh berhasil mendominasi perolehan gelar pada tingkat Madrasah Aliyah.
Pada cabang Biologi Terintegrasi MA, Falen Aditya meraih gelar juara pertama. Sementara itu, Quratu Aini berhasil memimpin pada bidang Geografi Terintegrasi.
MAS Modern Arafah juga mencetak prestasi gemilang melalui cabang Kimia Terintegrasi. Muftia Amini menyumbangkan gelar juara pertama untuk sekolah tersebut.
Zahara Syafna Media S. dari MAN 1 Sungai Penuh mengamankan juara pertama Ekonomi Terintegrasi. Dzakwan Dhiya Addin dari MAS Modern Arafah menjuarai cabang Matematika Terintegrasi.
Atifa Fadyara membawa pulang gelar juara pertama Fisika Terintegrasi untuk MAN 1. Keberhasilan ini mempertegas dominasi madrasah aliyah negeri dalam ajang tersebut.
Pada tingkat MTs, Muhammad Riski Alpaldi menjuarai bidang IPS Terintegrasi. Rekannya dari MTs N 1, Affan Sami Mishel, menjuarai bidang IPA Terintegrasi.
Muhammad Bilal dari MTs N 2 Sungai Penuh meraih juara pertama Matematika Terintegrasi. Persaingan pada tingkat tsanawiyah ini menunjukkan pemerataan kualitas pendidikan madrasah.
Untuk tingkat MI, Ashila Khumaira Guve menjuarai cabang IPAS Terintegrasi. Perwakilan MI No.01/E.72 Pondok Tinggi ini tampil mengesan sepanjang lomba.
Dapi Syabrial dari MI No.03/E.72 Sungai Liuk memimpin cabang Matematika Terintegrasi. Kemenangan ini menutup daftar peraih prestasi terbaik tingkat sekolah dasar.
Pembinaan Berkelanjutan Menuju Kompetisi Tingkat Provinsi Jambi
Kepala Kantor Kemenag Kota Sungai Penuh, H. Hardiman, mengapresiasi tinggi seluruh peserta. Beliau menilai ajang ini berhasil memetakan potensi akademik para siswa.
Hardiman menekankan pentingnya program pembinaan berkelanjutan setelah kompetisi ini usai. Langkah ini bertujuan menjaga konsistensi performa siswa pada ajang berikutnya.
Pihak Kemenag mendorong para juara untuk langsung mempersiapkan diri. Tantangan baru sudah menanti mereka pada tingkat yang lebih tinggi.
Kompetisi tingkat Provinsi Jambi akan berlangsung pada 5–6 Oktober 2026. Para utusan daerah mengemban misi membawa nama baik Kota Sungai Penuh.
Hardiman juga menyampaikan pesan penyemangat bagi peserta yang belum berhasil. Beliau meminta mereka menjadikan pengalaman ini sebagai bahan evaluasi diri.
Dukungan penuh mengalir dari para guru pendamping serta kepala madrasah. Sinergi ini menjadi kunci sukses penyelenggaraan ajang olimpiade tahun ini.
Ajang ini terbukti membangun kepercayaan diri dan mental bertanding siswa. Generasi muda madrasah kini siap bersaing secara sehat pada tingkat provinsi.(ar)









