Jatim Tiga Kali OTT KPK, Khofifah Perkuat Pencegahan Korupsi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Tiga Kali OTT KPK, Khofifah Perkuat Pencegahan Korupsi ( Poto : dok.ANTARA/Umarul Faruq )

Jatim Tiga Kali OTT KPK, Khofifah Perkuat Pencegahan Korupsi ( Poto : dok.ANTARA/Umarul Faruq )

Jawa Timur, oegopost.id – OTT KPK Jawa Timur Khofifah pencegahan korupsi kepala daerah kembali menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tiga operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah di wilayah Jawa Timur. Rangkaian penindakan tersebut menarik sorotan karena melibatkan pejabat aktif maupun nonaktif dalam dugaan kasus korupsi yang berbeda.

KPK melakukan penindakan terhadap sejumlah kepala daerah di Jawa Timur dalam periode yang berdekatan. Kasus terbaru menyeret Bupati Tulungagung, yang menambah daftar panjang pejabat daerah yang terjerat OTT. Sebelumnya, KPK juga menangkap Wali Kota Madiun nonaktif dan Bupati Ponorogo nonaktif dalam operasi terpisah.

Penindakan ini menunjukkan bahwa KPK masih aktif menindak praktik korupsi di tingkat pemerintah daerah yang berkaitan dengan penyalahgunaan jabatan dan kewenangan.

Baca Juga :  Wamendagri Apresiasi Soliditas Pemimpin Daerah dan Inovasi Jambi

Khofifah Dorong Penguatan Pencegahan Korupsi

Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa pemerintah provinsi terus memperkuat upaya pencegahan korupsi. Ia menyatakan bahwa Pemprov Jawa Timur tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan agar kasus serupa tidak terulang.

Khofifah menjelaskan bahwa pihaknya menjalin koordinasi intensif dengan KPK melalui program pencegahan korupsi di daerah. Ia menilai kerja sama tersebut penting untuk memperkuat sistem pengawasan dan integritas pejabat publik.

Selain itu, Khofifah menyebut Pemprov Jawa Timur telah membentuk grup komunikasi khusus antar kepala daerah se-Jawa Timur. Grup tersebut terhubung dengan tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK, yang digunakan untuk berbagi informasi, sosialisasi aturan, dan penguatan tata kelola pemerintahan.

Baca Juga :  KPK dan Ombudsman Jambi Perkuat Sinergi Pengawasan Pelayanan Publik dan Pencegahan Korupsi

Pemprov Tekankan Komitmen Tata Kelola Bersih

Khofifah juga menegaskan bahwa seluruh kepala daerah di Jawa Timur telah mendapatkan berbagai sosialisasi dan pendampingan dari KPK. Ia meminta seluruh pejabat daerah memperkuat komitmen dalam menjalankan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Ia menambahkan bahwa pemerintah provinsi tidak akan mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Penanganan seluruh kasus diserahkan sepenuhnya kepada KPK dan aparat penegak hukum.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemprov Jawa Timur berharap dapat memperkuat sistem pencegahan korupsi dan meningkatkan integritas penyelenggaraan pemerintahan daerah di masa mendatang.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bye-bye Mentalitas “Ngabsen-Ngopi”, RUU ASN Siapkan Sanksi Pecat untuk Pegawai Malas
Bupati Tebo Hadiri Pelantikan DPP PABPDSI di Purwakarta, Dorong Penguatan Peran BPD
LHKPN Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Tembus Rp18,2 Miliar, Aset di Jambi Jadi Sorotan
Resmi! Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri Usai Kasus Penggeledahan Rumah Sentul
Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Usai Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri
Lindungi Habitat, Presiden Terbitkan Inpres Penyelamatan Gajah Sumatera dan Kalimantan
Hutama Karya Perkuat Operasi Microsleep Cegah Kecelakaan Tol
Royalti Karya Jurnalistik Dinilai Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:48 WIB

Bye-bye Mentalitas “Ngabsen-Ngopi”, RUU ASN Siapkan Sanksi Pecat untuk Pegawai Malas

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:00 WIB

Bupati Tebo Hadiri Pelantikan DPP PABPDSI di Purwakarta, Dorong Penguatan Peran BPD

Senin, 13 Juli 2026 - 22:00 WIB

LHKPN Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Tembus Rp18,2 Miliar, Aset di Jambi Jadi Sorotan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:00 WIB

Resmi! Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri Usai Kasus Penggeledahan Rumah Sentul

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:00 WIB

Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Usai Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri

Berita Terbaru