Jalan Khusus Batu Bara Jambi Percepat Produksi, Pendapatan Daerah Meningkat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Jambi berpeluang meningkatkan pendapatan daerah dari sektor batu bara hingga melampaui Rp112 miliar. ( Poto : dok. Jambiupdate.co )

Pemerintah Provinsi Jambi berpeluang meningkatkan pendapatan daerah dari sektor batu bara hingga melampaui Rp112 miliar. ( Poto : dok. Jambiupdate.co )

Jambi, oegopost.id – Jalan khusus batu bara Jambi berpotensi meningkatkan pendapatan daerah hingga lebih dari Rp112 miliar jika proyek tersebut rampung dan beroperasi optimal. Pemerintah Provinsi Jambi berpeluang meningkatkan pendapatan daerah dari sektor batu bara hingga melampaui Rp112 miliar. Peluang ini muncul jika pembangunan jalan khusus angkutan batu bara rampung dan mulai beroperasi secara penuh.

Saat ini, sektor batu bara masih menjadi salah satu penyumbang utama Dana Bagi Hasil (DBH) bagi daerah. Pada tahun 2025, Jambi menerima DBH sekitar Rp112 miliar. Pemerintah memperoleh pendapatan tersebut dari iuran tetap (landrent) serta royalti atau iuran produksi.

Pemerintah daerah memanfaatkan dana itu untuk berbagai kebutuhan, seperti pembangunan infrastruktur, pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), bantuan pendidikan, hingga layanan kesehatan masyarakat.

Produksi Terkendala Jalan Umum

Meski memiliki potensi besar, Jambi belum mampu mengoptimalkan produksi batu bara. Pemerintah masih menghadapi kendala utama pada sistem distribusi.Saat ini, perusahaan tambang masih mengangkut batu bara melalui jalan umum. Kondisi ini mendorong pemerintah menerapkan pembatasan operasional truk, baik dari sisi waktu maupun jumlah kendaraan.

Baca Juga :  Bareskrim Ungkap Penyebab Awal Blackout Sumatera, Ini Faktanya

Pembatasan tersebut bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan kerusakan jalan. Namun, kebijakan ini sekaligus membatasi volume angkutan batu bara. Akibatnya, produksi tambang tidak berjalan maksimal dan pendapatan daerah ikut tertahan.

Jalan Khusus Jadi Solusi Strategis

Pemerintah mendorong pembangunan jalan khusus angkutan batu bara sebagai solusi jangka panjang. Jalan ini akan memisahkan jalur angkutan tambang dari jalan umum, sehingga distribusi bisa berjalan lebih lancar dan efisien.

Sejumlah investor menunjukkan minat untuk membangun infrastruktur tersebut. Salah satunya adalah proyek yang digarap PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) dengan panjang mencapai sekitar 108 kilometer.Jika proyek ini berjalan sesuai rencana, perusahaan tambang dapat mengangkut batu bara tanpa bergantung pada jalan umum. Kondisi ini akan meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan.

Pemerintah Percepat Penyelesaian Kendala

Pemerintah tidak tinggal diam menghadapi hambatan proyek. Saat ini, pemerintah terus memverifikasi perizinan serta memfasilitasi penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.Beberapa kendala yang muncul meliputi masalah sosial dan administrasi. Pemerintah berupaya mempercepat penyelesaian agar proyek tidak terus tertunda.Dengan langkah ini, pemerintah berharap pembangunan jalan khusus dapat segera terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Dorong Pemulihan Layanan M-Banking Bank Jambi Usai Dugaan Serangan Siber

Dampak Besar bagi Ekonomi Jambi

Pembangunan jalan khusus batu bara akan membawa dampak signifikan bagi Jambi. Infrastruktur ini tidak hanya meningkatkan produksi tambang, tetapi juga memperlancar distribusi dan menekan beban jalan umum.Ketika produksi meningkat, pemerintah otomatis menerima DBH dalam jumlah lebih besar. Dengan demikian, pendapatan daerah berpotensi melampaui angka Rp112 miliar.

Selain itu, kelancaran distribusi juga akan mendukung aktivitas ekonomi lainnya dan mengurangi konflik penggunaan jalan antara kendaraan tambang dan masyarakat.Jambi memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan dari sektor batu bara. Pemerintah perlu mempercepat pembangunan jalan khusus sebagai kunci utama.

Selama distribusi masih bergantung pada jalan umum, produksi akan tetap terbatas. Sebaliknya, jika jalan khusus rampung, Jambi dapat memaksimalkan potensi tambang dan memperkuat keuangan daerah secara signifikan.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembahasan Perubahan APBD Merangin 2026 Tuntas, Diskominfo Siap Akselerasi Program
Ketua TP-PKK Merangin Pantau Kesiapan Lokasi HKG PKK di Desa Tiangko
Pemkot Jambi Perkuat Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak Melalui Edukasi
Plt Sekwan DPRD Kota Jambi Bagikan Masker Gratis
Evaluasi Semester I, DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan APBD 2026
Wali Kota Alfin Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 di DPRD Sungai Penuh
Polsek Tungkal Ilir Gelar Patroli Malam Antisipasi Balap Liar dan Geng Motor
Sri Kartini Alfin Buka Sekolah Lansia Tangguh Juara Sungai Penuh
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:04 WIB

Pembahasan Perubahan APBD Merangin 2026 Tuntas, Diskominfo Siap Akselerasi Program

Rabu, 16 September 2026 - 17:00 WIB

Ketua TP-PKK Merangin Pantau Kesiapan Lokasi HKG PKK di Desa Tiangko

Rabu, 16 September 2026 - 16:56 WIB

Pemkot Jambi Perkuat Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak Melalui Edukasi

Rabu, 16 September 2026 - 16:46 WIB

Plt Sekwan DPRD Kota Jambi Bagikan Masker Gratis

Rabu, 16 September 2026 - 16:14 WIB

Wali Kota Alfin Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 di DPRD Sungai Penuh

Berita Terbaru

Plt Sekwan DPRD Kota Jambi membagikan masker gratis bersama Pramuka guna melindungi warga dari paparan kabut asap.(poto : jambilink.id).

Daerah

Plt Sekwan DPRD Kota Jambi Bagikan Masker Gratis

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:46 WIB