Jambi, oegopost.id – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa peran pondok pesantren tidak dapat digantikan oleh lembaga lain dalam membentuk akhlak dan memperkuat pendidikan agama generasi muda. Menurutnya, pesantren ikut menjaga kualitas sumber daya manusia di Jambi.
Al Haris menyampaikan pernyataan itu saat menghadiri Haul ke-1 Almaghfurlah Abah KH M Rouyani Jamil yang dirangkai dengan Haflah Akhirussanah di Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, Jalan Jambi–Muara Bulian, Simpang Kubu Kandang, Pemayung, Kabupaten Batang Hari, Kamis (4/6/2026).
Kehadiran gubernur sekaligus menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jambi kepada pengasuh dan tenaga pendidik pesantren yang terus mendidik generasi muda.
Pesantren Dinilai Konsisten Cetak Generasi Berkarakter
Dalam sambutannya, Al Haris mengaku bersyukur dapat hadir di kegiatan tersebut. Ia menilai Pondok Pesantren Irsyadul Ibad menunjukkan konsistensi dalam menjalankan pendidikan Islam.
Menurutnya, usia pesantren yang telah mencapai 23 tahun membuktikan kematangan lembaga dalam membina santri. Dalam kurun itu, pesantren melahirkan banyak alumni yang berkiprah di berbagai bidang.
Al Haris mengatakan sejumlah alumni kini menjadi kiai, ulama, dan pejabat publik.
“Di usia 23 tahun pasti sudah banyak alumni berhasil lulus dari sini, ada yang menjadi kiai, ulama, bahkan pejabat. Pemprov Jambi menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya atas dedikasi pengasuh dan para guru pesantren yang telah mendidik dan mencerdaskan anak-anak Jambi,” ujar Al Haris.
Pemerintah Akui Kontribusi Besar Pondok Pesantren
Al Haris menilai pesantren memberi manfaat nyata bagi pemerintah daerah. Kehadiran pesantren membantu membentuk karakter sekaligus memperkuat pemahaman agama generasi muda.
Ia menegaskan pendidikan pesantren memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai moral masyarakat.
“Kami sangat terbantu sekali. Jika tidak ada peran pondok pesantren, bayangkan anak-anak kita ini tidak memiliki akhlak yang mulia dan ilmu-ilmu kitab yang luar biasa,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Al Haris juga mendoakan almarhum KH M Rouyani Jamil. Ia berharap Allah SWT memberikan kelapangan kubur dan tempat terbaik bagi almarhum.
Pemprov Jambi Tetap Lanjutkan Pembinaan Pesantren
Al Haris menyampaikan penghormatan kepada para kiai dan ulama yang terus mengembangkan syiar Islam melalui pendidikan pesantren.
Namun, ia mengakui pemerintah belum mampu memberikan dukungan penuh kepada seluruh pondok pesantren di Jambi. Banyaknya jumlah pesantren membuat alokasi anggaran harus di bagi secara bertahap.
Meski menghadapi keterbatasan, pemerintah tetap melanjutkan program pembinaan.
“Kami mohon maaf jika pemerintah belum banyak memperhatikan pondok-pondok ini karena keterbatasan dana. Namun kami akan terus membina,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi juga menyerahkan bantuan uang tunai secara simbolis sebesar Rp20 juta kepada Pondok Pesantren Irsyadul Ibad.
Pengasuh Ponpes Sampaikan Apresiasi kepada Para Tamu
Pengasuh Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, Agus Mudjahid Royhidin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu yang hadir sejak pagi hingga siang.
Ia mengapresiasi kehadiran para masyayikh, kiai, kaum muslimin dan muslimat, serta Gubernur Jambi.
Agus juga menyampaikan penghargaan kepada para ulama yang hadir, termasuk Syekhina Abu Yagyaji Muhammad Taifur Muwardi dan Syed Muhammad.
Menurutnya, kehadiran para ulama menunjukkan kuatnya hubungan santri dengan para guru.
Rangkaian kegiatan di tutup dengan tausiah keagamaan dari Pengasuh Pondok Pesantren Dahrul Rahma Jakarta sekaligus Ketua MUI DKI Jakarta, Muhammad Faiz Syukron Makmun.(ar)









