BPKAD Sarolangun Percepat Pendataan Aset Daerah Melalui Sistem Aplikasi Kemendagri

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Kepala BPKAD Sarolangun, Maria Susanti.( poto : metrojambi.com )

Pelaksana Kepala BPKAD Sarolangun, Maria Susanti.( poto : metrojambi.com )

Sarolangun, oegopost.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sarolangun mempercepat pendataan aset daerah Sarolangun dengan memperkuat sistem pencatatan dan pengelolaan aset pemerintah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola aset yang lebih tertib dan terukur.

BPKAD menilai pencatatan yang rapi akan membantu pemerintah daerah mengetahui kondisi dan pemanfaatan seluruh aset secara lebih akurat. Melalui pembenahan tersebut, pemerintah juga ingin mendorong penggunaan aset yang lebih efektif.

Pelaksana Kepala BPKAD Sarolangun, Maria Susanti, mengatakan pihaknya telah membentuk panitia khusus (Pansus) aset bersama DPRD untuk mempercepat proses penataan.

Menurut Maria, BPKAD memegang tanggung jawab pencatatan aset daerah, sedangkan OPD menggunakan dan mengadakan aset sesuai kebutuhan masing-masing.

“Pencatatan aset daerah ada di BPKAD walaupun penggunaan dan pembeliannya dilakukan oleh OPD masing-masing. Masih banyak pekerjaan yang harus kami selesaikan,” katanya, Kamis (4/6).

BPKAD Gunakan Aplikasi Kemendagri untuk Perkuat Pendataan

BPKAD Sarolangun akan memakai aplikasi milik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung pencatatan aset daerah.

Baca Juga :  Wagub Jambi dan Wamen LH Cek Penanganan Karhutla Tanjung Jabung Timur

Maria menjelaskan, aplikasi tersebut akan membantu pemerintah menyusun data yang lebih rapi dan sesuai dengan sistem pemerintah pusat. Dengan sistem yang sama, proses pengawasan dan pengendalian aset juga dapat berjalan lebih cepat.

BPKAD menargetkan setiap aset memiliki data yang jelas mulai dari lokasi, kondisi, hingga fungsi penggunaannya. Langkah ini juga bertujuan mengurangi ketidaksesuaian antara pencatatan dan pemanfaatan aset di lapangan.

Maria mencontohkan masih ada aset yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga pemerintah perlu melakukan pemetaan ulang.

“Kalau sudah melalui aplikasi tidak ada lagi aset yang tidak sesuai peruntukan. Aset yang belum digunakan seperti gedung Unsar akan kami petakan sehingga nanti kami bisa menentukan langkah berikutnya,” ujarnya.

Pemda Dorong Aset Daerah Lebih Produktif

Selain memperbaiki pencatatan, BPKAD juga ingin meningkatkan nilai guna aset daerah. Pemerintah daerah menyiapkan langkah agar aset yang tersedia dapat memberikan manfaat ekonomi.

Ruko dan kios menjadi bagian dari aset yang akan dioptimalkan penggunaannya. Pemerintah berharap pemanfaatan yang lebih baik dapat membantu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga :  Kemendagri Larang Fotokopi e-KTP, Dorong Percepatan Verifikasi Digital

BPKAD menekankan bahwa pengelolaan aset tidak cukup berhenti pada administrasi. Pemerintah juga perlu memastikan aset memberi kontribusi nyata bagi daerah.

BPKAD meminta seluruh OPD segera memetakan kendaraan dinas yang sudah tidak mendukung operasional.

Hasil pemetaan akan menjadi dasar untuk menentukan langkah berikutnya. Pemerintah akan melelang atau menghapus kendaraan yang sudah tidak layak.

“Kendaraan dinas kalau memang sudah tidak layak lagi, kami harap OPD memetakan dan nanti akan kita lelang atau hapuskan,” jelas Maria.

Kolaborasi OPD Jadi Penentu Keberhasilan

Maria menegaskan bahwa penataan aset membutuhkan kerja sama seluruh OPD. Setiap instansi memiliki peran penting karena mereka menggunakan aset dalam kegiatan pemerintahan sehari-hari.

Karena itu, BPKAD mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi dan mempercepat proses pendataan. Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap pengelolaan aset di Kabupaten Sarolangun menjadi lebih tertib, produktif, dan mendukung pembangunan daerah.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Jambi 8 November: Kerinci Hujan Petir, Kota Lain Hujan Ringan
Literasi Keuangan Jambi Tembus 72 Persen, Lampaui Angka Nasional
Kapolda Jambi Larang Anggota Pakai Vape, Nekat Narkoba Dipecat
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Ringan di Jambi 6 November
Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Kasi Intel dan Dandim Sarko
Mutasi Polri Jambi: Cek Daftar Lengkap PJU dan Kapolres Baru
Gubernur Al Haris Salurkan Bantuan Kebakaran Tungkal, Rumah Warga Dibedah
BMKG Rilis Cuaca Jambi Hari Ini: Sarolangun Hujan Petir
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 09:10 WIB

Prakiraan Cuaca Jambi 8 November: Kerinci Hujan Petir, Kota Lain Hujan Ringan

Minggu, 8 November 2026 - 08:51 WIB

Literasi Keuangan Jambi Tembus 72 Persen, Lampaui Angka Nasional

Minggu, 8 November 2026 - 08:39 WIB

Kapolda Jambi Larang Anggota Pakai Vape, Nekat Narkoba Dipecat

Jumat, 6 November 2026 - 09:49 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Ringan di Jambi 6 November

Kamis, 5 November 2026 - 10:16 WIB

Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Kasi Intel dan Dandim Sarko

Berita Terbaru