Harga Hewan Kurban 2026 di Indonesia Mulai Terpantau, Kambing dan Sapi Alami Pergerakan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang Idul Adha 2026, pedagang hewan kurban di berbagai daerah mulai menawarkan kambing dan sapi dengan harga yang bervariasi.( Poto : Suara Muhammadiyah )

Menjelang Idul Adha 2026, pedagang hewan kurban di berbagai daerah mulai menawarkan kambing dan sapi dengan harga yang bervariasi.( Poto : Suara Muhammadiyah )

Jambi, oegopost.id – Menjelang Idul Adha 2026, pedagang hewan kurban di berbagai daerah mulai menawarkan kambing dan sapi dengan harga yang bervariasi. Penjual di pasar hewan dan peternak langsung aktif memasarkan stok mereka untuk memenuhi permintaan masyarakat yang mulai meningkat.

Harga kambing kurban mulai dari Rp2 juta

Para pedagang menjual kambing kurban dengan harga mulai dari sekitar Rp2 juta hingga Rp4,5 juta per ekor. Mereka menawarkan kambing dengan bobot 23–25 kilogram seharga sekitar Rp2,8 juta hingga Rp3,2 juta. Sementara itu, penjual menetapkan kambing dengan bobot lebih besar, yakni 30–35 kilogram, pada kisaran Rp4 juta hingga Rp4,8 juta.

Peternak juga menawarkan kambing premium dengan kualitas unggulan yang mencapai harga Rp5 juta hingga Rp9 juta per ekor. Mereka menaikkan harga tersebut karena permintaan meningkat dan kualitas hewan lebih baik, terutama menjelang hari raya kurban.

Baca Juga :  Bupati Merangin Lepas Tiga Kades Ikuti Studi Tiru Ke Tiongkok

Harga sapi kurban bergerak lebih tinggi

Pedagang sapi kurban menetapkan harga yang jauh lebih tinggi dibanding kambing. Mereka menjual sapi standar dengan kisaran Rp18 juta hingga Rp30 juta per ekor. Peternak juga menawarkan sapi dengan bobot 250–350 kilogram seharga Rp22 juta hingga Rp35 juta.

Selain itu, penjual menaikkan harga sapi premium hingga Rp30 juta sampai Rp60 juta per ekor. Untuk sapi jumbo, pedagang bahkan menawarkan harga yang bisa mencapai Rp70 juta hingga Rp125 juta, tergantung kualitas dan bobot sapi.

Baca Juga :  Kanwil BPN Jambi Bagikan Daging Qurban untuk Warga di Idul Adha 1447 H

Sistem patungan kurban tetap diminati

Masyarakat juga aktif memilih sistem patungan untuk membeli sapi kurban. Penjual membagi biaya satu ekor sapi menjadi tujuh bagian, sehingga setiap orang hanya membayar sekitar Rp2,2 juta hingga Rp3 juta. Cara ini membuat masyarakat lebih mudah berkurban dengan biaya yang lebih terjangkau.

Permintaan meningkat menjelang Idul Adha

Pedagang terus memantau kenaikan permintaan yang biasanya terjadi mendekati Idul Adha. Mereka menaikkan harga secara bertahap karena biaya perawatan hewan, pakan, dan distribusi juga meningkat.Dengan kondisi ini, masyarakat mulai lebih awal mencari hewan kurban agar mendapatkan harga yang lebih stabil sebelum lonjakan terjadi.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Merangin Ikuti Sosialisasi Assessment Center Polri untuk Penguatan SDM
Pemkot Jambi Salurkan Bantuan Rp141 Juta untuk 10 KK Korban Kebakaran
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kota Sungai Penuh Berlangsung Khidmat
Kebijakan Pembelajaran Daring Merangin Berlaku Tiga Hari Akibat Kabut Asap
Bupati Merangin Lepas Tiga Kades Ikuti Studi Tiru Ke Tiongkok
Pemkab Merangin Tegaskan Perusahaan HGU Wajib Atasi Karhutla Sendiri
Bupati Merangin Tetapkan 4 Langkah Darurat Cegah Karhutla 2026
Pemkab Merangin Perkuat Komitmen Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:08 WIB

Pemkab Merangin Ikuti Sosialisasi Assessment Center Polri untuk Penguatan SDM

Rabu, 9 September 2026 - 09:20 WIB

Pemkot Jambi Salurkan Bantuan Rp141 Juta untuk 10 KK Korban Kebakaran

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kota Sungai Penuh Berlangsung Khidmat

Selasa, 8 September 2026 - 16:29 WIB

Kebijakan Pembelajaran Daring Merangin Berlaku Tiga Hari Akibat Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 - 16:26 WIB

Bupati Merangin Lepas Tiga Kades Ikuti Studi Tiru Ke Tiongkok

Berita Terbaru