Gempa Lombok Utara Dini Hari Bikin Warga Mataram Ikut Merasakan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gempa Lombok Utara magnitudo 3,1 terasa hingga Mataram dan Lombok Barat.( Poto : Kompas.com ).

Ilustrasi Gempa Lombok Utara magnitudo 3,1 terasa hingga Mataram dan Lombok Barat.( Poto : Kompas.com ).

Lombok, oegopost.id – Gempa Lombok Utara hari ini membuat sejumlah warga di Pulau Lombok terbangun pada Jumat (29/5/2026) dini hari. Gempa magnitudo 3,1 itu memicu getaran ringan yang terasa sampai Kota Mataram dan Lombok Barat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di darat. Sampai pagi hari, petugas belum menemukan laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

Meski kekuatannya kecil, getaran gempa tetap membuat sebagian warga kaget karena terjadi saat suasana masih sepi dan sebagian besar masyarakat sedang tidur.

BMKG Ungkap Lokasi Pusat Gempa

BMKG menjelaskan gempa muncul sekitar 18 kilometer barat daya Kabupaten Lombok Utara. Titik koordinatnya berada di 8,49 Lintang Selatan dan 116,07 Bujur Timur.

Petugas BMKG juga mencatat kedalaman gempa mencapai 13 kilometer di bawah permukaan bumi. Kedalaman itu masuk kategori dangkal sehingga warga lebih mudah merasakan getarannya.

Menurut BMKG, gempa dangkal sering memunculkan getaran yang cukup terasa walaupun magnitudonya tidak besar.

Getaran gempa berlangsung singkat. Namun beberapa warga mengaku sempat keluar rumah untuk memastikan kondisi sekitar tetap aman.

Baca Juga :  BMKG Semai 1 Ton Garam Atasi Karhutla Jambi

Warga Mataram dan Lombok Barat Ikut Merasakan

BMKG mencatat getaran gempa terasa di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat dengan skala II MMI.

Pada skala ini, beberapa orang biasanya merasakan getaran ringan di dalam rumah. Benda gantung seperti lampu atau hiasan rumah juga bisa bergerak pelan.

Sejumlah warga di media sosial mengaku merasakan tempat tidur dan jendela rumah bergetar selama beberapa detik.

Meski begitu, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal setelah gempa berhenti. Kondisi lalu lintas dan kegiatan warga pada pagi hari juga terlihat aman.

BMKG Minta Warga Tidak Panik

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang setelah gempa terjadi. Petugas juga meminta warga tidak langsung percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.

Selain itu, BMKG meminta masyarakat memeriksa kondisi rumah sebelum kembali beraktivitas di dalam bangunan.

“Pastikan informasi resmi hanya berasal dari BMKG dan instansi terkait,” tulis BMKG dalam laporan resminya.

Imbauan tersebut penting karena kabar palsu sering menyebar cepat setelah terjadi gempa bumi.

Baca Juga :  ESDM Tangani 7 Kasus Tambang Ilegal, Negara Rugi Rp857 Miliar

Lombok Memang Sering Mengalami Gempa

Wilayah Nusa Tenggara Barat termasuk daerah yang cukup aktif mengalami gempa bumi. Posisi Pulau Lombok berada dekat jalur pertemuan lempeng dan sesar aktif.

Karena kondisi geografis itu, BMKG cukup sering mencatat gempa kecil hingga menengah di sekitar Lombok dan Sumbawa.

Sebagian besar gempa tidak menimbulkan dampak serius. Namun warga tetap perlu memahami langkah keselamatan saat gempa muncul sewaktu-waktu.

Pengalaman gempa besar beberapa tahun lalu juga membuat banyak warga Lombok lebih sigap ketika merasakan getaran kecil.

Penting Menyiapkan Mitigasi Gempa

Gempa dini hari ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Masyarakat perlu memahami cara melindungi diri saat terjadi gempa.

Saat gempa muncul, warga sebaiknya menjauh dari kaca, lemari, atau benda berat yang berpotensi jatuh. Jika memungkinkan, segera menuju area terbuka setelah getaran berhenti.

Selain itu, setiap keluarga sebaiknya menyiapkan tas darurat berisi dokumen penting, obat-obatan, makanan ringan, dan senter.

Kesiapan sederhana seperti itu bisa membantu masyarakat tetap tenang ketika gempa terjadi secara tiba-tiba.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah
KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda
Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031
Achmad Fachri Mubarok, Siswa SMKN 1 Jambi Jadi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional 2026
Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan
Akses Jalan NTT Tertutup Longsor, BNPB Kerahkan Helikopter dan Starlink
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031

Berita Terbaru