Jambi, oegopost.id – Sekolah Unggul Garuda Jambi menjadi fokus pengembangan pendidikan daerah setelah Pemerintah Provinsi Jambi mengajukan dua lokasi calon pembangunan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dua wilayah yang diusulkan berada di Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk memperkuat pemerataan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Muhammad Umar, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menuntaskan seluruh persyaratan administrasi dan kelembagaan yang diminta pemerintah pusat.
Dua Daerah Siapkan Lahan Sesuai Ketentuan
Umar menegaskan bahwa Bungo dan Tanjung Jabung Timur sudah menyiapkan lahan sesuai ketentuan minimal 20 hektare.
Ia menyebut kesiapan ini menjadi faktor penting dalam proses penilaian.
Pemerintah Kabupaten Bungo menyiapkan dua opsi lokasi, yaitu kawasan sekitar Bandara Muara Bungo dan area di sepanjang Jalan Lintas Sumatera.
Pemerintah daerah menilai kedua lokasi tersebut memiliki akses yang strategis untuk pengembangan pendidikan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyiapkan lahan di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM), Kecamatan Geragai, yang mereka arahkan sebagai pusat pengembangan wilayah.
Pemerintah Prioritaskan Keamanan Lokasi
Umar menekankan bahwa pemerintah pusat juga menilai aspek keamanan dalam pemilihan lokasi.
Ia menegaskan bahwa calon lokasi sekolah harus aman dari potensi bencana dan memiliki sistem mitigasi yang baik.
Ia menambahkan bahwa pemerintah akan memastikan keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama dalam penentuan lokasi akhir.
Jambi Masuk 23 Daerah Pengusul Nasional
Provinsi Jambi masuk dalam daftar 23 daerah yang mengajukan diri sebagai lokasi pembangunan Sekolah Unggul Garuda.
Pemerintah pusat hanya akan menetapkan 20 lokasi terbaik setelah melakukan evaluasi dan survei lapangan.
Pemprov Jambi menargetkan kehadiran Sekolah Unggul Garuda dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan dan mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Saat ini, IPM Jambi masih berada pada kategori sedang sehingga membutuhkan penguatan sektor pendidikan.
Umar menegaskan bahwa kementerian akan turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kesesuaian data administrasi dengan kondisi nyata sebelum menetapkan lokasi final.(ar)









