Kasus Kekerasan Anak Melonjak, Dua Daerah di Jambi Masuk Zona Merah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Kekerasan Anak Melonjak, Dua Daerah di Jambi Masuk Zona Merah.( Poto : RRI.CO.ID ).

Kasus Kekerasan Anak Melonjak, Dua Daerah di Jambi Masuk Zona Merah.( Poto : RRI.CO.ID ).

Jambi, oegopost.id – UPTD PPA menetapkan Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur di Provinsi Jambi sebagai zona merah kekerasan terhadap anak.

Tim mencatat peningkatan tajam jumlah laporan kasus dalam beberapa waktu terakhir. Kepala UPTD PPA Provinsi Jambi, Asi Noprini, menilai kondisi ini mengkhawatirkan.

Ia menyoroti tingginya angka kekerasan terhadap anak serta praktik perkawinan usia dini yang masih terjadi di masyarakat.

Pemerintah Arahkan Penanganan ke Lingkungan Sekolah

Pemerintah memfokuskan penanganan kasus ke lingkungan sekolah sepanjang 2026. Langkah ini muncul karena banyak anak mengalami kekerasan di area pendidikan.

Baca Juga :  Bupati Muaro Jambi Apresiasi Peningkatan Kepercayaan Publik terhadap Polri Berdasarkan Survei Litbang Kompas

UPTD PPA memperkuat pendampingan langsung di sekolah. Asi Noprini juga mengajak masyarakat segera melaporkan setiap tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan.

UPTD PPA Jalankan Konseling Massal

UPTD PPA mengalihkan sebagian anggaran untuk menjalankan konseling massal di sekolah. Tim melibatkan psikolog profesional dalam setiap kegiatan.

Para siswa memanfaatkan program ini untuk menceritakan masalah yang mereka hadapi. Program ini membuka ruang aman bagi anak-anak untuk berbicara tanpa tekanan.

Muaro Jambi dan Tanjab Timur Jadi Fokus Utama

UPTD PPA memberi perhatian khusus pada Kabupaten Muaro Jambi karena wilayahnya berbatasan langsung dengan Kota Jambi. Letak ini meningkatkan potensi kerawanan kasus.

Baca Juga :  kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jambi Meningkat

Di sisi lain, Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat angka laporan kasus yang tinggi meskipun selama ini terlihat kondusif.

Kondisi ini mendorong peningkatan pengawasan di wilayah tersebut.

Masyarakat Didorong Aktif Melapor

UPTD PPA terus memperkuat langkah pencegahan di wilayah zona merah. Lembaga ini mengajak masyarakat berperan aktif dalam melindungi anak.

Warga dapat membantu dengan segera melaporkan setiap indikasi kekerasan. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat diharapkan mampu menekan angka kasus secara nyata.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang
Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka
Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas
Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi
Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci
Polres Tebo Sapu Bersih Tambang Emas Ilegal di Aliran Sungai Batanghari
Kanwil Kemenkum Jambi dan BRIDA Sepakati Pelindungan Kekayaan Intelektual
Wagub Jambi Abdullah Sani Ajak Masyarakat Perkuat Peran Adat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB