Faperta UNJA Kenalkan FEROTRAP Bantu Petani Sawit Muaro Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Jambi menggelar pelatihan khusus untuk petani sawit swadaya muaro jambi di Desa Bukit Baling.(poto: jamberita.com).

Tim Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Jambi menggelar pelatihan khusus untuk petani sawit swadaya muaro jambi di Desa Bukit Baling.(poto: jamberita.com).

Muaro Jambi, oegopost.id – Tim Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Jambi menggelar pelatihan khusus untuk petani sawit swadaya muaro jambi di Desa Bukit Baling. Para akademisi memperkenalkan inovasi teknologi FEROTRAP guna memperkuat ketahanan ekonomi warga selama masa peremajaan tanaman.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (10/8/2026) ini menjadi langkah nyata kampus dalam mendampingi masyarakat perkebunan. Tim pakar memberikan panduan praktis agar pendapatan warga tetap stabil saat proses peremajaan kebun berlangsung.

Tantangan Ekonomi Petani Sawit Saat Masa Peremajaan

Ketua Tim Pengabdian Karina Rahmah menjelaskan bahwa masa replanting menjadi fase paling krusial bagi keberlanjutan ekonomi keluarga petani. Tanaman muda yang belum menghasilkan sering kali menurunkan tingkat pendapatan harian warga secara signifikan.

Tim pengabdian hadir membawa solusi komprehensif agar masyarakat memiliki kesiapan matang sebelum memulai peremajaan kebun. Langkah edukasi ini memfokuskan perhatian pada efisiensi pengelolaan lahan serta perlindungan tanaman dari gangguan hama.

Pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan jajaran dosen ahli FAPERTA UNJA untuk memperkuat pemahaman teknis peserta. Dr. Mirawati Yanita bersama Ulidesi Siadari dan Sri Utami Lestari mendampingi langsung setiap sesi diskusi.

Baca Juga :  Sadia Amjad Mahasiswi Pakistan Lulus Cum Laude IPK 3,98 UNJA

Selain itu, Ir. M. Farandika Akbar serta Muhammad Abdurokhim turut membagikan pengalaman teknis dalam mengelola kebun swadaya. Kolaborasi para pakar ini memperkaya wawasan warga mengenai strategi agribisnis yang tangguh.

Inovasi FEROTRAP Solusi Efektif Pengelolaan Kebun Sawit

Penerapan teknologi FEROTRAP menjadi inti materi pelatihan yang langsung memikat perhatian para peserta di lokasi. Inovasi perangkap ini membantu petani mengendalikan hama utama perkebunan kelapa sawit secara lebih ramah lingkungan.

Penggunaan teknologi tepat guna ini mampu menekan biaya operasional perawatan kebun selama masa transisi peremajaan. Efisiensi biaya tersebut secara otomatis menjaga stabilitas kondisi finansial keluarga petani di Desa Bukit Baling.

Para peserta mengikuti penyampaian teori serta praktik demonstrasi pemasangan alat secara langsung di kawasan kebun. Interaksi dua arah antara akademisi dan warga menciptakan suasana belajar yang sangat hidup.

Salah seorang peserta pelatihan, Poniran, menyambut gembira kehadiran program pendampingan dari civitas akademika UNJA ini. Ia mengaku mendapat banyak wawasan baru mengenai teknik perawatan kebun sawit yang efektif.

Baca Juga :  Basarnas Jambi Imbau Warga Waspadai Bahaya Pasir Timbul Batanghari

Poniran berharap penerapan teknologi FEROTRAP dapat memberikan dampak nyata bagi kelangsungan hasil panen warga. Kehadiran inovasi ini memberikan rasa optimistis bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan replanting.

Pendampingan Berkelanjutan UNJA Untuk Kesejahteraan Petani Sawit

Fakultas Pertanian Universitas Jambi berkomitmen meneruskan program pendampingan lapangan ini secara berkala dan konsisten. Pihak kampus ingin memastikan seluruh ilmu teknis terintegrasi sempurna dalam kegiatan harian masyarakat.

Sinergi antara perguruan tinggi dan kelompok tani menjadi kunci utama dalam membangun sektor perkebunan daerah. Langkah nyata ini sekaligus mendorong peningkatan produktivitas kelapa sawit secara berkelanjutan di Kabupaten Muaro Jambi.

Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, masyarakat kini memiliki kemandirian lebih dalam mengelola risiko usaha. Keberhasilan program ini diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa perkebunan lain di wilayah Jambi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Sungai Penuh Dukung Pengembangan Sektor Perkebunan di Festival Kopi Kerinci 2026
Puluhan Hektare Sawah Tanjabbar Mengalami Fuso
Babinsa Tebo Dampingi Penyerapan Gabah Petani Desa Kemantan
PTPN IV PalmCo Uji Tanam Kedelai di Lahan Replanting Sawit Sumut
Pemkot Sungai Penuh Dorong Pertanian Lewat Bibit Kopi
Pemkot Sungai Penuh Dorong Swasembada Pangan Modern
Optimalisasi Lahan Rawa Debai Perkuat Ketahanan Pangan Kota Sungai Penuh
Pemprov Jambi Gelar Penanaman Bawang Putih Serentak di Kerinci
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Dukung Pengembangan Sektor Perkebunan di Festival Kopi Kerinci 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 17:29 WIB

Puluhan Hektare Sawah Tanjabbar Mengalami Fuso

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Babinsa Tebo Dampingi Penyerapan Gabah Petani Desa Kemantan

Minggu, 13 September 2026 - 16:24 WIB

PTPN IV PalmCo Uji Tanam Kedelai di Lahan Replanting Sawit Sumut

Sabtu, 12 September 2026 - 20:45 WIB

Pemkot Sungai Penuh Dorong Pertanian Lewat Bibit Kopi

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB