Jambi, oegopost.id – Mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) kembali mengukir prestasi gemilang dalam ajang Lomba Riset Infografis Nasional yang diselenggarakan Bendega Alam Lestari. Tim beranggotakan M. Dendy Utama Surya, Nerissa Kusuma Shakila, dan dosen pendamping Andita Minda Mora, S.Hut., M.Si. sukses merebut Juara I.
Capaian membanggakan ini mengantarkan perwakilan UNJA meraih sertifikat tingkat nasional beserta uang pembinaan dari panitia penyelenggara. Kompetisi berskala nasional tersebut menguji total 36 karya terbaik dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia.
Panitia menutup masa pengumpulan karya pada 22 Juli 2026 dan mengumumkan para pemenang secara resmi pada 26 Juli 2026. Universitas Malikussaleh menempati posisi Juara II, sedangkan peserta dari kampus lain mengamankan gelar Juara III.
Tim UNJA Mengangkat Isu Pelestarian Ekosistem Mangrove
Lewat karya berjudul “Akar Penjaga, Akar Masa Depan”, tim UNJA membedah potensi besar ekosistem mangrove di Kota Denpasar, Bali. Mereka memaparkan data ilmiah mengenai peran penting mangrove sebagai penyimpan karbon utama dan penahan abrasi pesisir.
Karya visual tersebut juga mengulas fungsi hutan bakau sebagai habitat satwa sekaligus benteng alami lingkungan. Tim menyusun pesan edukasi secara ringkas agar masyarakat mudah memahami pentingnya menjaga kawasan pesisir.
Selain menghadirkan data akurat, infografis ini mengajak publik mengawali aksi nyata lewat langkah-langkah sederhana. Mereka menekankan bahwa kepedulian terhadap bumi dapat tumbuh dari kebiasaan kecil sehari-hari.
Proses Pembuatan Infografis Berlangsung Kilat Selama Jam
Seluruh anggota tim menuntaskan penyusunan materi visual ini dalam waktu maraton sekitar 11 jam. Meskipun menghadapi keterbatasan perangkat teknis, mereka tetap mampu mengirimkan karya tepat sebelum batas waktu pendaftaran berakhir.
Melalui ajang ini, mahasiswa mempraktikkan teori akademis yang mereka pelajari di ruang perkuliahan secara langsung. Mereka mentransformasikan data sains yang rumit menjadi sajian informasi visual yang menarik dan mudah dicerna masyarakat.
Dosen pendamping, Andita Minda Mora, S.Hut., M.Si., menilai kompetisi ini memberikan pengalaman belajar yang sangat bernilai. Beliau mengaku memetik banyak pelajaran berharga dari semangat, fokus, dan kreativitas tinggi yang ditunjukkan para mahasiswa.
Sebagai dosen baru, Andita merasa bangga dapat berkolaborasi aktif dengan para mahasiswa dalam ajang tingkat nasional. Pengalaman berjuang bersama di tengah keterbatasan ini menjadi kenangan manis yang sangat berkesan bagi seluruh anggota tim.
Pesan Inspiratif Kolaborasi Antara Dosen Dan Mahasiswa
Sementara itu, Nerissa Kusuma Shakila berharap karya mereka mampu menggugah kesadaran publik untuk merawat ekosistem pesisir. Ia mengingatkan bahwa upaya pelestarian alam tidak selalu memerlukan aksi besar, melainkan konsistensi menjaga lingkungan dari kerusakan.
Anggota tim lain, M. Dendy Utama Surya, menginginkan infografis ini menjadi rujukan edukasi program pemulihan mangrove. Ia mengimbau seluruh pihak menghentikan pembalakan hutan bakau demi menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dari ancaman bencana.
Menutup wawancara, Andita Minda Mora mendorong seluruh mahasiswa UNJA agar terus berani berkarya di luar ruang kelas. Ia menegaskan bahwa penguasaan keterampilan praktis menjadi nilai tambah yang sangat krusial di dunia kerja modern.
Andita juga mendoakan Universitas Jambi terus maju menjadi perguruan tinggi unggulan di bidang sains, teknologi, dan kewirausahaan. Keberhasilan kolaborasi ini membuktikan bahwa sinergi dosen dan mahasiswa mampu melahirkan karya inovatif yang bermanfaat nyata bagi kelestarian alam.(ar)









