Jambi, oegopost.id – Potensi energi terbarukan Jambi menjadi perhatian utama dalam Seminar Nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HIMATRO) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Jambi (UNJA). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung UNIFAC pada 27 April 2026 sebagai bagian dari rangkaian Electrical Fair 2026.
Seminar mengangkat tema “Optimalisasi Pemanfaatan Energi Terbarukan Berbasis Sumber Daya Lokal sebagai Pilar Ketahanan Energi Nasional”. Sekitar 130 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas mahasiswa, dosen, pelajar, dan masyarakat umum.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua praktisi dari PT PLN (Persero) UPP Sumbagteng 3 sebagai narasumber utama.
Mereka adalah Ir. Ovan Klinsman Ompusunggu, S.T., M.T., selaku Team Leader Pengendalian Konstruksi Unit Pelaksana Proyek, dan Dery Afriadi, S.T., selaku Manager Unit Pelaksana Proyek.
Jambi Miliki Sumber Energi Bersih yang Melimpah
Dalam sesi pemaparan, kedua narasumber menjelaskan bahwa Jambi memiliki sumber daya energi terbarukan yang sangat besar. Mereka menilai daerah ini menyimpan peluang strategis untuk mendukung kebutuhan energi nasional pada masa mendatang.
Tiga sektor yang mendapat perhatian khusus meliputi tenaga air, tenaga surya, dan biomassa. Ketiga sumber energi tersebut tersedia dalam jumlah besar, namun pemanfaatannya masih belum optimal.
Para narasumber menilai pengembangan energi bersih berbasis potensi lokal dapat menjadi solusi untuk memperkuat ketahanan energi. Selain itu, langkah tersebut juga mampu mendukung pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.
Ir. Ovan Klinsman Ompusunggu menegaskan bahwa energi terbarukan kini menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Menurutnya, pemanfaatan energi bersih memiliki peran penting dalam menjaga pasokan energi sekaligus mengurangi dampak lingkungan.
“Energi terbarukan bukan lagi sekadar alternatif, tetapi sudah menjadi kebutuhan utama dalam menjaga ketahanan energi nasional serta keberlanjutan lingkungan,” ujar Ir. Ovan saat menyampaikan materi di hadapan peserta seminar.
Kolaborasi Menjadi Kunci Pengembangan Energi Terbarukan
Selain memaparkan potensi yang dimiliki Jambi, narasumber juga menjelaskan tantangan dalam mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan. Mereka menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak untuk mempercepat pengembangannya.
PT PLN memproyeksikan pengembangan energi bersih di Jambi membutuhkan dukungan teknologi yang tepat, regulasi yang mendukung, serta kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha.
Dery Afriadi menyoroti pentingnya percepatan transisi energi dari sumber berbasis fosil menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi strategi penting dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.
Ia menambahkan bahwa transisi energi tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan listrik. Upaya tersebut juga berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup untuk jangka panjang.
Electrical Fair 2026 Hadirkan Beragam Agenda
Seminar nasional ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan Electrical Fair 2026 yang berlangsung selama empat bulan. HIMATRO FST UNJA merancang berbagai agenda untuk mendukung pengembangan akademik dan kreativitas mahasiswa.
Panitia menyiapkan sejumlah kegiatan lanjutan, mulai dari workshop, Lomba Cerdas Cermat (LCC), lomba karya ilmiah dan multimedia, Tournament Mobile Legends, hingga Tournament Futsal.
Seluruh kegiatan tersebut di rancang sebagai wadah bagi mahasiswa dan pelajar untuk mengembangkan kemampuan akademik, inovasi, kreativitas, serta sportivitas.
Dengan konsep tersebut, Electrical Fair 2026 tidak hanya menghadirkan ruang diskusi ilmiah, tetapi juga mendorong pengembangan potensi generasi muda.
Dorong Kesadaran dan Inovasi Energi Berbasis Lokal
Melalui seminar ini, UNJA berharap peserta semakin memahami pentingnya pemanfaatan energi terbarukan sebagai bagian dari pembangunan masa depan. Pemahaman tersebut di nilai penting untuk mendukung upaya menjaga ketahanan energi nasional.
UNJA juga berharap kegiatan ini dapat memicu lahirnya inovasi baru serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan energi berbasis sumber daya lokal. Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan pengembangan energi yang lebih berkelanjutan.
Komitmen HIMATRO FST UNJA dalam mengangkat isu energi terbarukan menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam merespons tantangan strategis nasional.
Langkah ini juga sejalan dengan visi UNJA untuk terus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Jambi dan wilayah Sumatera secara umum.(ar)









