Sensus Ekonomi 2026 Merangin Dimulai, 411 Petugas Turun Lapangan dan Bupati Jadi Pendataan Perdana

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Merangin, M Syukur, membuka kegiatan sekaligus menjadi orang pertama yang menerima pendataan.( poto : metrojambi.com )

Bupati Merangin, M Syukur, membuka kegiatan sekaligus menjadi orang pertama yang menerima pendataan.( poto : metrojambi.com )

Merangin, oegopost.id – Sensus Ekonomi 2026 resmi dimulai di Kabupaten Merangin, Selasa (16/6), melalui pencanangan dan pendataan perdana.

Pemerintah daerah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Merangin langsung menggerakkan seluruh perangkat lapangan untuk memulai pendataan ekonomi di wilayah tersebut.

Bupati Merangin, M Syukur, membuka kegiatan sekaligus menjadi orang pertama yang menerima pendataan. Ia juga melepas 411 petugas sensus yang akan menyebar ke seluruh kecamatan untuk mengumpulkan data ekonomi masyarakat.

Bupati Tekankan Data Harus Akurat dan Jujur

M Syukur menegaskan pentingnya data akurat sebagai dasar pembangunan daerah. Ia meminta masyarakat memberikan informasi yang jujur kepada petugas agar hasil sensus benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi Merangin.

“Data ini sangat vital. Saya meminta masyarakat tidak ragu memberikan informasi yang jujur dan transparan kepada petugas. Data yang akurat akan menjadi dasar pemerintah menyusun kebijakan yang tepat sasaran demi kemajuan ekonomi Merangin,” ujar M Syukur, Selasa (16/6).

Baca Juga :  Penduduk Usia Kerja Jambi Meningkat, Partisipasi Tenaga Kerja Melambat

Ia menambahkan, pemerintah daerah sangat bergantung pada hasil sensus untuk merancang program pembangunan yang lebih efektif.

BPS Turunkan 411 Petugas Lapangan

Kepala BPS Merangin, Yudhi Fri Amara, menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 menjadi sensus kelima yang dilaksanakan sejak 1986. Ia menegaskan BPS menjalankan kegiatan ini berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997.

Menurut Yudhi, BPS telah melatih 411 petugas sebelum menurunkan mereka ke lapangan. Mereka akan mendata seluruh pelaku usaha, mulai dari skala mikro hingga besar di Kabupaten Merangin.

Petugas Dibekali Identitas Berbarcode

BPS Merangin membekali setiap petugas dengan rompi resmi, tanda pengenal berbarcode, dan surat tugas. Petugas juga wajib menunjukkan identitas resmi saat melakukan pendataan di lapangan.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Timur Desak Percepatan Infrastruktur, Soroti Jalan Rusak dan Pelabuhan Sabak

BPS meminta masyarakat memverifikasi identitas petugas dengan memindai barcode jika muncul keraguan. Langkah ini membantu menjaga keamanan data sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses sensus.

Sensus Ekonomi 2026 mencakup seluruh pelaku usaha di Merangin tanpa terkecuali. Petugas mencatat usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar yang tersebar di berbagai wilayah.

Hasil pendataan ini akan membantu pemerintah daerah memetakan kondisi riil ekonomi masyarakat. Pemerintah kemudian menggunakan data tersebut untuk menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Dengan pelaksanaan ini, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi Merangin dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Besi Rusak Parah di Sungai Gelam Muaro Jambi Viral, Lubang Besar Ancam Keselamatan Warga
Rakernis Intelkam Polda Jambi 2026 Resmi Dibuka, Kapolda Tekankan Deteksi Dini Ancaman Kamtibmas
Kemacetan Parah Lingkar Selatan Jambi, Kendaraan Besar Dominasi Arus Lalu Lintas
Banjir Simpang Empat Kenali Rendam Kota Baru Jambi, Lalu Lintas Tersendat Parah Usai Hujan Deras
BPBD Tanjabtim Perkuat Pencegahan Karhutla di Lahan Gambut Jelang Kemarau 2026
DPRD Jambi Dorong Percepatan PI 10 Persen Migas Blok Jabung untuk Perkuat Fiskal Daerah
Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Kick Off Forum Komunikasi Kebijakan 2026, Dorong Kebijakan Berbasis Bukti
Belanja BPPRD Muaro Jambi 2026 Rp1,85 Miliar Didominasi Konsultansi dan Digitalisasi Pajak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:00 WIB

Jembatan Besi Rusak Parah di Sungai Gelam Muaro Jambi Viral, Lubang Besar Ancam Keselamatan Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:59 WIB

Kemacetan Parah Lingkar Selatan Jambi, Kendaraan Besar Dominasi Arus Lalu Lintas

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:00 WIB

Banjir Simpang Empat Kenali Rendam Kota Baru Jambi, Lalu Lintas Tersendat Parah Usai Hujan Deras

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:00 WIB

BPBD Tanjabtim Perkuat Pencegahan Karhutla di Lahan Gambut Jelang Kemarau 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:00 WIB

DPRD Jambi Dorong Percepatan PI 10 Persen Migas Blok Jabung untuk Perkuat Fiskal Daerah

Berita Terbaru