Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI Hari Ini, Bawa 5 Tuntutan ke Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demonstrasi BEM UI di depan Gedung DPR RI, Senayan Jakarta Pusat, pada Selasa (9/9/2025).
( poto : istimewa )

Demonstrasi BEM UI di depan Gedung DPR RI, Senayan Jakarta Pusat, pada Selasa (9/9/2025). ( poto : istimewa )

Jakarta, oegopost.id – Demo mahasiswa UI hari ini berlangsung di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026).

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh fakultas Universitas Indonesia menginisiasi aksi tersebut dan menargetkan sekitar 1.500 peserta mulai turun ke jalan pukul 10.00 WIB.

Mahasiswa membawa tema “Menuju Indonesia Bangkrutz” sebagai pesan utama aksi. Mereka menyusun agenda demonstrasi setelah menjalankan konsolidasi bersama di tingkat fakultas.

Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menyampaikan bahwa forum mahasiswa menyepakati lima tuntutan utama.

Seluruh poin muncul dari hasil pembahasan bersama di lingkungan BEM Universitas Indonesia.

Panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin ikut menyampaikan aspirasi. Penyelenggara menegaskan aksi berjalan tanpa afiliasi dengan kelompok tertentu.

Mahasiswa Bawa Lima Tuntutan

Mahasiswa menempatkan persoalan ekonomi dan kebijakan publik sebagai fokus utama demonstrasi.

-Satu meminta pemerintah menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Mahasiswa menilai pemerintah perlu mengelola anggaran secara lebih efektif.

Baca Juga :  GPCI Desak Pemerintah Indonesia Bertindak Cepat Bebaskan WNI di Kapal Kemanusiaan

-Dua mendorong pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan harga kebutuhan pokok agar daya beli masyarakat membaik.

-Tiga meminta pemerintah menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

-Empat menolak praktik militerisme di ranah sipil.

-Lima mendesak Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah dan merespons kritik publik secara terbuka.

Selain BEM se-UI, beberapa organisasi mahasiswa juga menyatakan ikut dalam aksi.

Daftar peserta meliputi BEM KM IPB, BEM Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), BEM Universitas Pancasila, Aliansi BEM Gunadarma, Front Mahasiswa Nasional (FMN Pusat dan FMN UI), Organisasi Pembebasan, serta Semar UI.

Kehadiran berbagai kelompok tersebut berpotensi menambah jumlah massa di lapangan.

Polisi Minta Masyarakat Gunakan Jalur Alternatif

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat mengenai potensi kepadatan kendaraan di kawasan Bundaran HI dan koridor Jalan Sudirman–Thamrin.

Baca Juga :  Stasiun LRT Dukuh Atas Jadi BSI, Ini Perubahannya

Petugas mengimbau pengendara memilih rute alternatif dan mengikuti pengaturan lalu lintas selama demonstrasi berlangsung.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kemungkinan gangguan aktivitas.

Menurutnya, kemacetan hanya berlangsung sementara. Di sisi lain, mahasiswa ingin menyoroti persoalan yang mereka anggap berdampak pada kehidupan masyarakat dan masa depan generasi muda.

Aksi mahasiswa berlangsung setelah PT Pertamina (Persero) mengumumkan penyesuaian harga BBM non-subsidi pada 10 Juni 2026.

Di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.

Mahasiswa memasukkan isu kenaikan harga BBM sebagai salah satu perhatian dalam demonstrasi hari ini.

Sementara itu, hingga pukul 06.00 WIB, belum muncul laporan mengenai aksi unjuk rasa mahasiswa berskala besar di Jambi. Aktivitas di sejumlah pusat pemerintahan tetap berjalan normal dan belum menunjukkan adanya konsentrasi massa.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MK Tegaskan Sisa Kuota Internet Tetap Aktif dan Tidak Boleh Hangus
Bye-bye Mentalitas “Ngabsen-Ngopi”, RUU ASN Siapkan Sanksi Pecat untuk Pegawai Malas
Bupati Tebo Hadiri Pelantikan DPP PABPDSI di Purwakarta, Dorong Penguatan Peran BPD
LHKPN Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Tembus Rp18,2 Miliar, Aset di Jambi Jadi Sorotan
Resmi! Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri Usai Kasus Penggeledahan Rumah Sentul
Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Usai Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri
Lindungi Habitat, Presiden Terbitkan Inpres Penyelamatan Gajah Sumatera dan Kalimantan
Hutama Karya Perkuat Operasi Microsleep Cegah Kecelakaan Tol
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:28 WIB

MK Tegaskan Sisa Kuota Internet Tetap Aktif dan Tidak Boleh Hangus

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:48 WIB

Bye-bye Mentalitas “Ngabsen-Ngopi”, RUU ASN Siapkan Sanksi Pecat untuk Pegawai Malas

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:00 WIB

Bupati Tebo Hadiri Pelantikan DPP PABPDSI di Purwakarta, Dorong Penguatan Peran BPD

Senin, 13 Juli 2026 - 22:00 WIB

LHKPN Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Tembus Rp18,2 Miliar, Aset di Jambi Jadi Sorotan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:00 WIB

Resmi! Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri Usai Kasus Penggeledahan Rumah Sentul

Berita Terbaru

Wakil Ketua III DPRD Provinsi Jambi Faizal Riza.(poto: jamberita.com).

Pemerintahan

DPRD Dorong Jambi Dapatkan Program Kampung Nelayan Merah Putih

Selasa, 28 Jul 2026 - 09:00 WIB