Tebo, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Tebo menerima peralatan Balai Latihan Kerja (BLK) hibah dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi.
Peralatan ini sudah berada di Kabupaten Tebo, tetapi pemerintah belum menggunakannya karena gedung BLK masih dalam proses pembangunan.
Petugas menempatkan sebagian alat di kantor Disnakertranskop Kabupaten Tebo, sementara sisanya berada sementara di rumah dinas Bupati Tebo.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertranskop Tebo, Nofri Zamhar, menjelaskan bahwa pihaknya menata seluruh peralatan sambil menunggu gedung BLK selesai dibangun.
Ia menegaskan langkah ini menjaga agar seluruh alat tetap aman dan siap digunakan saat fasilitas sudah tersedia.
“Kami menata dan menyimpan peralatan sampai gedung BLK siap,” kata Nofri.
Kabupaten Tebo Terima 14 Item BLK
Nofri menyebut Kabupaten Tebo menerima 14 item peralatan BLK hasil kerja sama dengan pemerintah provinsi.
Peralatan yang sudah tiba meliputi:
- Mesin press
- Mesin bubut
- Mesin potong plat
- Travo
- Mesin jahit
- Genset
Ia menjelaskan pemerintah daerah juga memilih menambahkan genset karena alat itu tersedia saat proses serah terima.
“Kami memilih genset karena tersedia saat itu,” ujarnya.
Sebagian Alat Belum Dikirim ke Tebo
Pemerintah daerah menunda pengiriman beberapa alat berukuran besar karena tim teknis menilai alat tersebut membutuhkan ruang permanen dan instalasi khusus.
Teknisi juga perlu memasang beberapa mesin agar dapat berfungsi optimal dalam pelatihan.
“Kami menunda pengiriman karena alat butuh instalasi dan tempat khusus,” kata Nofri.
Langkah ini membantu menjaga kondisi peralatan tetap baik sampai gedung BLK siap digunakan.
Nilai Hibah Lebih dari Rp650 Juta
Nofri menjelaskan total nilai hibah peralatan BLK mencapai lebih dari Rp650 juta. Pemerintah provinsi mencatat seluruh aset melalui Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Jambi.
Setelah menerima data tersebut, Disnakertranskop Tebo melakukan pengecekan ulang untuk memastikan administrasi sesuai aturan.
Pembangunan gedung BLK Kabupaten Tebo kini masuk tahap tender yang di kelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Pemerintah daerah menargetkan gedung ini segera selesai agar seluruh peralatan bisa langsung di gunakan untuk pelatihan kerja masyarakat.
“Setelah gedung selesai, kami menata seluruh peralatan untuk pelatihan,” ujar Nofri.
Penutup
Peralatan BLK hibah ini membuka peluang baru bagi peningkatan keterampilan tenaga kerja di Tebo. Pemerintah daerah kini fokus menyelesaikan pembangunan gedung agar pelatihan bisa segera berjalan.
Jika seluruh proses berjalan lancar, BLK Tebo akan menjadi pusat pelatihan yang lebih lengkap dan siap mendukung kebutuhan tenaga kerja lokal.(ar)









