Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar kegiatan penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga adat.
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Objek Wisata Dam Betuk, Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, pada Senin (18/05).
Bupati Merangin Salurkan Bantuan Secara Langsung
Bupati Merangin, M. Syukur, turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan berbagai bantuan kepada warga SAD.
Pemerintah menyalurkan Keramba Jaring Apung bantuan dari Kementerian Sosial RI, bantuan pemasangan listrik gratis, serta Bantuan Langsung Tunai Program Keluarga Harapan (PKH).
Dalam kegiatan itu, Bupati tidak datang sendiri. Ia membawa serta unsur Forkopimda dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Kapolres Merangin, Dandim, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perikanan, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Dinas Ketahanan Pangan.
Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap pemberdayaan masyarakat SAD.
Dinsos Dorong Budidaya Ikan sebagai Sumber Ekonomi Baru
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Merangin, A. Lazik, menjelaskan bahwa pemerintah menempatkan Keramba Jaring Apung sebagai program stimulus untuk mengubah pola hidup ekonomi masyarakat SAD di kawasan Dam Betuk.
Ia menyampaikan bahwa teknisi dari Bandung telah tiba dan mulai mempersiapkan pemasangan fasilitas tersebut.
Pemerintah menargetkan warga SAD mampu memanfaatkan keramba untuk budidaya ikan sehingga mereka bisa memperoleh keterampilan baru sekaligus meningkatkan pendapatan harian.
Selain itu, Dinas Sosial juga bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Merangin untuk memberikan pendampingan teknis secara rutin.
Pendampingan ini bertujuan memastikan program berjalan berkelanjutan dan benar-benar memberikan dampak ekonomi.
Pemerintah Salurkan PKH dan Bantuan Listrik Gratis
Pemerintah Kabupaten Merangin juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai PKH Triwulan II periode April–Juni dengan total anggaran sekitar Rp7 miliar.
Dana tersebut diberikan kepada 11.047 keluarga penerima manfaat di seluruh wilayah kabupaten.
Selain itu, pemerintah memasang instalasi listrik gratis senilai Rp24,5 juta untuk lima rumah warga SAD di Desa Pauh Menang.
Pemerintah menyalurkan seluruh bantuan ini melalui rekening penerima manfaat bekerja sama dengan Kantor Pos agar prosesnya berjalan transparan dan tepat sasaran.
Bupati Tegaskan Larangan PETI dan Dorong Pendidikan
Dalam sambutannya, M. Syukur menegaskan agar masyarakat SAD tidak lagi terlibat dalam aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Ia meminta warga beralih ke kegiatan ekonomi yang lebih aman, legal, dan berkelanjutan.
Bupati juga menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak SAD sebagai kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan.
Ia berkomitmen memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak SAD, termasuk perlengkapan seperti seragam, sepatu, dan tas. Ia bahkan meminta masyarakat segera melapor jika ada perlakuan diskriminatif di sekolah.
Sekolah Rakyat dan Masa Depan Generasi SAD
Pemerintah pusat berencana membangun Sekolah Rakyat berasrama dengan nilai anggaran hampir Rp300 miliar.
Program ini akan diprioritaskan bagi anak-anak SAD dengan seluruh kebutuhan pendidikan dan biaya hidup ditanggung negara.
Bupati berharap program ini mampu melahirkan generasi baru yang lebih berpendidikan dan berdaya saing.
Ia bahkan menyampaikan harapan bahwa suatu hari nanti, anak-anak SAD dapat menjadi pemimpin di Kabupaten Kabupaten Merangin.
Penataan Kawasan Dam Betuk dan Harapan Ekonomi
Di akhir kegiatan, pemerintah daerah berkomitmen memperbaiki akses jalan menuju kawasan Dam Betuk.
Langkah ini bertujuan untuk menghidupkan kembali potensi wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Pemerintah juga mengajak masyarakat desa dan warga SAD untuk mengelola kawasan wisata secara bersama-sama agar tidak menimbulkan konflik sosial.
Program ini menjadi bagian dari upaya terpadu pemerintah dalam menggabungkan bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat SAD secara berkelanjutan.(ar)









