Jakarta, oegopost.id – Pebalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez, mengalami kecelakaan keras dalam ajang MotoGP Catalunya 2026 yang berlangsung di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada Minggu.
Insiden tersebut menyebabkan Marquez mengalami retak pada tulang leher C7 dan patah tulang selangka kanan.
Tim Gresini langsung mengumumkan kondisi Marquez melalui pernyataan resmi di media sosial.
Tim medis kemudian membawa pebalap berusia 28 tahun itu ke Rumah Sakit General de Catalunya untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lanjutan.
Dokter merencanakan operasi untuk menstabilkan tulang selangka kanannya dengan pelat logam medis.
Kronologi Kecelakaan di Lap ke-12
Marquez mengalami kecelakaan pada lap ke-12 saat ia bersaing di lintasan. Ia menabrak bagian belakang motor Pedro Acosta yang tiba-tiba melambat.
Benturan itu membuat Marquez kehilangan keseimbangan, lalu ia terlempar ke sisi kanan lintasan dan menghantam area rumput dengan keras.
Motornya ikut terpental dan hancur setelah menghantam aspal.
Petugas medis segera masuk ke lintasan dan memberikan pertolongan pertama kepada Marquez.
Ia tetap sadar setelah insiden tersebut, lalu tim medis segera mengevakuasinya ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Race direction kemudian menghentikan balapan sementara dengan mengibarkan bendera merah.
Balapan Penuh Insiden dan Dua Kali Red Flag
Setelah restart, balapan kembali berlangsung, tetapi insiden lain terjadi di lintasan.
Johann Zarco, Francesco Bagnaia, dan Luca Marini terlibat tabrakan beruntun yang membuat race direction kembali menghentikan balapan untuk kedua kalinya.
Tim medis memeriksa para pebalap yang terlibat. Zarco sempat kesulitan setelah kecelakaan, tetapi ia tidak mengalami cedera serius.
Ia hanya menjalani pemeriksaan pada kaki kirinya sebagai langkah pencegahan.
Balapan Berlanjut hingga Garis Finis
Setelah kondisi lintasan kembali memungkinkan, race direction memulai balapan untuk ketiga kalinya.
Situasi tetap kacau karena banyak serpihan motor di trek. Namun Fabio Di Giannantonio dari tim Pertamina Enduro VR46 tetap menjaga performa stabil dan akhirnya memenangkan balapan tersebut.(ar)









