Jambi, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Jambi memperketat pemeriksaan kesehatan hewan qurban menjelang Hari Raya Idul Adha.
Dinas Peternakan dan Perikanan setempat menggerakkan petugas lapangan untuk memastikan setiap hewan yang akan dijual dan disembelih masyarakat berada dalam kondisi sehat dan layak sesuai syariat.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari, Afrizal, menjelaskan bahwa pemerintah rutin melakukan pengawasan ini setiap tahun.
Namun, pihaknya meningkatkan intensitas pemeriksaan menjelang hari raya untuk meminimalkan risiko kesehatan.
Petugas Lakukan Pemeriksaan Langsung di Lapangan
Petugas mendatangi kandang peternak dan lapak penjualan hewan qurban di seluruh kecamatan di Kabupaten Batang Hari.
Mereka memeriksa kondisi hewan secara langsung tanpa kecuali untuk memastikan seluruh hewan yang dijual memenuhi standar kesehatan.
Afrizal menegaskan bahwa setiap kecamatan sudah memiliki petugas yang aktif melakukan pemantauan. Para petugas bekerja secara berkala untuk mengecek kondisi hewan di lapangan.
Pemeriksaan Fisik dan Edukasi kepada Peternak
Dalam proses pengawasan, petugas mengevaluasi kondisi fisik hewan secara detail. Mereka memeriksa mata, mulut, kulit, dan gerakan hewan untuk mendeteksi gejala penyakit sejak dini.
Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada peternak dan pedagang agar mereka menerapkan pola pemeliharaan yang lebih baik.
Penanganan Hewan yang Sakit Secara Cepat
Ketika petugas menemukan hewan yang menunjukkan tanda-tanda sakit, mereka langsung mengoordinasikan penanganan dengan dokter hewan.
Tim medis kemudian memberikan pengobatan sesuai prosedur agar kondisi hewan dapat pulih.
Afrizal menegaskan bahwa pemerintah tidak serta-merta meloloskan hewan yang pernah sakit sebagai hewan qurban.
Jika penyakit pada hewan menyebabkan cacat atau tidak memenuhi syarat syariat, petugas langsung menyatakan hewan tersebut tidak layak jadi qurban.
Pemerintah Lindungi Konsumen dan Cegah Penyakit
Pemerintah Kabupaten Batang Hari menjalankan pengawasan ini untuk melindungi masyarakat sebagai konsumen.
Selain itu, langkah ini juga bertujuan mencegah penyebaran penyakit hewan di wilayah tersebut.
Dengan pengawasan yang berjalan hingga tingkat kecamatan, pemerintah berharap seluruh hewan qurban yang beredar benar-benar sehat, aman, dan sesuai ketentuan saat hari penyembelihan Idul Adha.(ar)









