Jakarta, oegopost.id – Daging mengalami penurunan kualitas ketika seseorang menyimpannya terlalu lama atau menanganinya secara tidak tepat.
Kondisi ini mengubah struktur fisik dan kimia daging sehingga membuatnya tidak aman untuk dikonsumsi. Banyak orang tidak langsung menyadari perubahan tersebut karena tanda awalnya sering terlihat samar.
Kelompok yang Perlu Lebih Teliti
Setiap orang yang mengolah daging di rumah perlu memeriksa kondisi bahan makanan sebelum memasaknya.
Pedagang makanan dan pelaku usaha kuliner juga perlu melakukan hal yang sama untuk menjaga keamanan pangan yang mereka sajikan kepada konsumen.
Waktu Daging Mulai Mengalami Kerusakan
Daging mulai tidak layak konsumsi ketika muncul perubahan pada aroma, warna, tekstur, atau kemasan.
Kondisi ini dapat muncul dalam beberapa jam hingga beberapa hari, tergantung suhu lingkungan dan cara penyimpanannya.
Lokasi Penyimpanan yang Memengaruhi Kualitas
Daging yang tersimpan di suhu ruang terlalu lama akan lebih cepat rusak. Selain itu, orang yang tidak segera memasukkan daging ke lemari pendingin juga mempercepat proses pembusukan.
Daging kemasan yang sudah terbuka juga cepat menurun kualitasnya jika tidak segera kita olah.
Penyebab Daging Mengalami Kerusakan
Bakteri berkembang dengan cepat pada daging yang berada di lingkungan lembap dan hangat.
Selain itu, udara yang mengenai permukaan daging mempercepat proses oksidasi yang mengubah warna dan aroma daging.
Tanda Daging Sudah Tidak Layak konsumsi
Daging yang rusak menunjukkan beberapa tanda yang bisa kita kenali secara langsung.
Pertama, daging mengeluarkan bau asam, amis menyengat, atau aroma tidak normal yang tetap bertahan meskipun seseorang sudah mencucinya atau membumbuinya.
Kedua, permukaan daging terasa licin dan berlendir ketika disentuh. Kondisi ini menunjukkan bakteri sudah berkembang pada permukaan daging.
Ketiga, warna daging berubah menjadi kusam, keabu-abuan, cokelat gelap, atau kehijauan secara tidak merata.
Keempat, tekstur daging berubah menjadi lembek dan mudah hancur sehingga kehilangan kekenyalannya.
Kelima, daging kemasan menunjukkan plastik yang menggembung atau mengeluarkan cairan keruh dalam jumlah berlebihan.
Pentingnya Pemeriksaan Sebelum Memasak
Pemeriksaan sederhana sebelum memasak membantu seseorang menghindari konsumsi daging yang sudah rusak.
Ketika seseorang memperhatikan aroma, warna, tekstur, dan kondisi kemasan, ia dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat makanan yang tidak layak konsumsi.(ar)









