Jakarta, oegopost.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengajak jamaah haji Indonesia gunakan Kawal Haji selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
Kemenhaj menyampaikan imbauan itu saat jumlah jamaah Indonesia yang tiba di Tanah Suci terus meningkat pada musim haji 2026.
Juru Bicara Kemenhaj, Suci Annisa, mengatakan aplikasi Kawal Haji membantu jamaah menyampaikan keluhan layanan secara cepat dan langsung.
Kemenhaj menyiapkan aplikasi tersebut sebagai sarana pengaduan untuk berbagai persoalan di Madinah maupun Makkah.
“Aplikasi Kawal Haji menjadi instrumen penting untuk memastikan layanan berjalan responsif, transparan, dan akuntabel.
Kami mengajak jamaah dan keluarga aktif memanfaatkannya,” ujar Suci Annisa di Jakarta, Rabu.
Jemaah Bisa Kirim Laporan Secara Langsung
Melalui aplikasi Kawal Haji, jamaah dan petugas dapat mengirim laporan secara real-time tanpa proses rumit.
Kemenhaj membuka layanan pengaduan untuk masalah konsumsi, akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga kehilangan barang atau jamaah.
Kemenhaj juga memakai sistem crowdsourcing dalam aplikasi tersebut.
Sistem itu memungkinkan jamaah dan petugas memantau setiap laporan secara langsung sehingga komunikasi berjalan lebih cepat dan terbuka.
Kemenhaj menjalankan langkah ini untuk mempercepat penanganan masalah sekaligus meningkatkan kualitas layanan selama musim haji berlangsung.
Kemenhaj Minta Jemaah Jaga Kondisi Tubuh
Selain mengingatkan soal layanan, Kemenhaj meminta jamaah menjaga kondisi tubuh selama berada di Arab Saudi.
Saat ini suhu udara di Madinah dan Makkah mencapai 37 hingga 39 derajat Celsius.
Suci Annisa meminta jamaah mengatur aktivitas sesuai kemampuan tubuh, memperbanyak minum air, dan beristirahat cukup agar tetap bugar selama menjalankan ibadah.
“Kami mengingatkan jamaah agar menjaga asupan cairan dan segera melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami keluhan,” katanya.
Cuaca panas menjadi perhatian utama karena aktivitas ibadah dan mobilitas jamaah meningkat menjelang puncak pelaksanaan haji.
Lebih dari 97 Ribu Jemaah Berangkat ke Arab Saudi
Data Kemenhaj mencatat hingga hari ke-16 operasional haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, sebanyak 250 kelompok terbang (kloter) membawa 97.139 jamaah dan 996 petugas dari Indonesia menuju Arab Saudi.
Sebanyak 239 kloter dengan 92.739 jamaah dan 952 petugas juga sudah tiba di Madinah dan menempati akomodasi yang tersedia.
Selain itu, perpindahan jamaah menuju Makkah terus berjalan. Hingga saat ini, 88 kloter membawa 34.244 jamaah dan 352 petugas ke Makkah untuk menjalankan umrah wajib.
Kemenhaj juga meminta seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) mematuhi aturan dan aktif berkoordinasi dengan petugas resmi di lapangan demi menjaga kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.(ar)









