5 Peralatan Rumah Tangga Boros listrik Meski Dimatikan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah peralatan rumah tangga tetap mengonsumsi listrik meski dimatikan. ( Poto :  do.What Hi-Fi ).

Sejumlah peralatan rumah tangga tetap mengonsumsi listrik meski dimatikan. ( Poto : do.What Hi-Fi ).

Jakarta, oegopost.id – Banyak peralatan rumah tangga boros listrik, pemilik rumah mengira perangkat elektronik berhenti memakai listrik setelah mereka mematikannya.

Kenyataannya, sejumlah alat masih terus menarik daya saat berada dalam mode standby. Kondisi ini dikenal sebagai “vampir energi” dan sering memicu lonjakan tagihan listrik bulanan.

CEO Doctor Fix It, Megan Doser, menjelaskan bahwa beberapa perangkat pintar tetap membutuhkan listrik untuk menjaga fitur tertentu tetap aktif.

Smart speaker, microwave, dan mesin kopi termasuk perangkat yang terus memakai daya meski tidak kita gunakan.

“Perangkat itu tetap menarik daya walaupun sedang tidak dipakai. Itulah yang disebut vampir energi,” kata Doser seperti dikutip dari Real Simple.

Pemanas Air Menyerap Listrik Paling Besar

Pemanas air bertangki menjadi salah satu perangkat rumah tangga yang paling boros listrik. CEO Aaron Services, Aaron Adams, mengatakan alat tersebut terus bekerja menjaga suhu air tetap panas sepanjang hari.

Endapan sedimen pada model lama membuat proses pemanasan berjalan lebih berat. Kondisi itu memaksa pemanas air memakai energi lebih banyak.

Baca Juga :  Formasi Guru CASN 2026 Diajukan 400 Ribu oleh Kemendikdasmen, Ini Rinciannya

Pemanas air listrik bertangki bahkan dapat memakai hingga 4.000 watt saat memanaskan air. Sistem pemanas juga terus bekerja saat standby sehingga konsumsi listrik tetap tinggi.

Televisi Tetap Menarik Daya Saat Mati

Televisi modern masih memakai listrik walau layar sudah mati. Fitur instant-on membuat sistem TV tetap aktif agar perangkat bisa menyala lebih cepat saat pengguna menekan tombol power.

Pemilik RCG Electrical, Ryan Gregor, menyebut televisi dapat mengonsumsi sekitar 5 hingga 30 watt dalam mode standby.

Menurut Gregor, konsumsi kecil yang berlangsung terus-menerus akan terasa besar jika sebuah rumah memiliki beberapa unit televisi.

Microwave dan Smart Speaker Ikut Menambah Beban Listrik

Microwave peralatan rumah tangga boros listrik dan terus mengonsumsi listrik karena jam digital dan layar indikator tetap menyala sepanjang waktu. Perangkat dapur ini bisa menarik hingga 4 watt meski pengguna tidak memakainya.

Smart speaker pun terus memakai daya karena perangkat harus selalu terhubung ke jaringan Wi-Fi. Sistem internalnya tetap aktif agar bisa langsung merespons perintah suara.

Baca Juga :  BMKG Ungkap Pancaroba 2026, Waspada Cuaca Ekstrem!

Satu perangkat pintar memang hanya memakai sedikit listrik. Namun, jumlah konsumsi akan meningkat ketika rumah memiliki banyak perangkat pintar aktif.

Router Wi-Fi Bekerja Tanpa Henti

Router Wi-Fi hampir tidak pernah berhenti bekerja karena perangkat harus menjaga koneksi internet tetap stabil selama 24 jam.

Bergantung pada modelnya, router dapat mengonsumsi listrik hingga 20 watt. Pemakaian tanpa henti itu ikut meningkatkan tagihan listrik bulanan.

Cara Mengurangi “Vampir Energi” di Rumah

Para ahli menyarankan beberapa langkah sederhana untuk mengurangi pemborosan listrik akibat perangkat standby, seperti:

  • Menggunakan smart power strip untuk memutus aliran listrik otomatis
  • Mencabut kabel perangkat yang jarang terpakai
  • Mengganti perangkat lama dengan produk hemat energi
  • Memakai pemanas air tanpa tangki yang hanya bekerja saat kita butuh

Langkah sederhana tersebut dapat membantu pemilik rumah menekan konsumsi listrik sekaligus menghemat pengeluaran bulanan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah
KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda
Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031
Achmad Fachri Mubarok, Siswa SMKN 1 Jambi Jadi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional 2026
Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan
Akses Jalan NTT Tertutup Longsor, BNPB Kerahkan Helikopter dan Starlink
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031

Berita Terbaru

BPJS Kesehatan terus memperkuat standar layanan peserta JKN kesehatan melalui peluncuran program Customer eXcellence 126 atau CX126.(poto: ist).

Kesehatan

BPJS Kesehatan Dorong Standar Layanan Peserta JKN Lewat CX126

Senin, 7 Sep 2026 - 19:37 WIB

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan puncak Karhutla secara virtual pada Senin (7/9/2026).(poto: jamberita.com).

Daerah

Pemprov Jambi Merangkul Pemegang HGU Cegah Karhutla 2026

Senin, 7 Sep 2026 - 19:30 WIB