Jambi, oegopost.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi belum menetapkan jadwal pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Pemprov masih menghitung ulang kebutuhan pegawai meski sudah mengajukan usulan formasi ke pemerintah pusat. Gubernur Jambi, Al Haris, menjelaskan bahwa pemerintah daerah masih menunggu hasil evaluasi fiskal dan penyesuaian kebijakan anggaran sebelum mengambil keputusan final terkait rekrutmen CPNS.
Kebijakan Baru Batasi Belanja Pegawai
Al Haris menyampaikan bahwa pemerintah menerapkan aturan baru yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari total anggaran daerah. Pemerintah juga menetapkan target belanja infrastruktur sebesar 40 persen. Kebijakan ini mendorong Pemprov Jambi untuk lebih berhati-hati dalam menambah aparatur sipil negara agar keuangan daerah tetap stabil di masa mendatang.
Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Jambi saat ini mengevaluasi kemampuan fiskal daerah secara menyeluruh. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar keputusan apakah Pemprov Jambi membuka atau menunda CPNS 2026. Al Haris menegaskan bahwa pihaknya sudah mengajukan usulan formasi melalui sistem yang tersedia, namun pemerintah masih menilai kembali kapasitas anggaran daerah sebelum menetapkan keputusan.
Peluang Penambahan ASN Masih Terbuka
Pemprov Jambi mempertimbangkan berbagai opsi terkait penambahan aparatur sipil negara pada 2026. Jika kondisi fiskal tidak mencukupi, pemerintah dapat menahan rekrutmen dan mempertahankan jumlah ASN yang ada. Ketidakpastian pembukaan CPNS 2026 menarik perhatian masyarakat, terutama para pencari kerja yang menantikan rekrutmen baru. Pemerintah akan mengumumkan keputusan resmi setelah proses evaluasi anggaran daerah selesai.***









