Perut Bunyi ‘Prok Prok’ Terus? Jangan Ketawa Dulu, Ini Penyebabnya!

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kentut berlebihan dan perut kembung bisa jadi tanda gangguan pencernaan. Kenali penyebab, gejala, dan kapan harus ke dokter. ( iluatrasi Poto : AI )

Kentut berlebihan dan perut kembung bisa jadi tanda gangguan pencernaan. Kenali penyebab, gejala, dan kapan harus ke dokter. ( iluatrasi Poto : AI )

Jakarta, oegopost.id – Kentut berlebihan tanda penyakit tetapi banyak orang tidak menyadarinya. Kondisi ini bisa menjadi sinyal awal gangguan pada sistem pencernaan, terutama jika muncul terus-menerus dan disertai keluhan seperti perut kembung atau nyeri.

Banyak orang menganggap kentut dan perut kembung sebagai hal biasa. Padahal, tubuh sering menggunakan kondisi ini sebagai sinyal adanya gangguan pada sistem pencernaan, terutama jika muncul terus-menerus dan disertai keluhan lain.

Setiap orang memang memiliki frekuensi buang angin yang berbeda. Pola makan, kebiasaan sehari-hari, serta kondisi kesehatan ikut menentukan jumlah gas yang terbentuk di dalam perut. Dalam kondisi normal, seseorang bisa kentut beberapa hingga belasan kali dalam sehari.

Namun, tubuh perlu mendapat perhatian lebih ketika produksi gas meningkat tajam. Perut yang terasa penuh, kram, hingga nyeri bisa muncul akibat penumpukan gas tersebut.

Tidak Hanya Mengganggu Fisik

Kentut berlebihan tanda penyakit dan menimbulkan rasa tidak nyaman secara fisik. Banyak orang juga mengalami rasa malu atau cemas, terutama saat berada di lingkungan sosial. Kondisi ini bisa menurunkan rasa percaya diri jika terjadi berulang.

Baca Juga :  Kebiasaan Minum Teh Serai di Pagi Hari, Ini Dampak Positifnya

Beberapa tanda yang patut diwaspadai antara lain:

  • Bau gas sangat menyengat
  • Kentut keluar dengan tekanan kuat
  • Perut terasa tidak nyaman atau berbunyi
  • Muncul sensasi penuh di perut bagian bawah

Beragam Penyebab di Baliknya

Tubuh menghasilkan gas melalui proses alami pencernaan. Namun, beberapa kebiasaan dan kondisi bisa meningkatkan jumlah gas secara signifikan. Makan atau minum terlalu cepat dapat membuat seseorang menelan lebih banyak udara. Selain itu, konsumsi makanan tertentu seperti yang tinggi serat atau mengandung gula tertentu juga bisa memicu pembentukan gas.

Sebagian orang juga tidak mampu mencerna laktosa dengan baik, sehingga memicu kembung dan sering kentut. Di sisi lain, fermentasi karbohidrat tertentu seperti fruktosa dalam usus juga dapat menghasilkan gas berlebih.

Baca Juga :  64 Peserta Ikuti Seminar LONGEVITALOGY di Muaro Bungo

Karbohidrat yang mudah difermentasi ini dikenal sebagai FODMAP, yang sering menjadi pemicu gangguan pencernaan pada sebagian orang.

Waspadai Jika Disertai Gejala Lain

Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan seperti Sindrom Iritasi Usus Besar atau masalah pencernaan lainnya.

Segera lakukan pemeriksaan medis jika kentut berlebihan muncul bersama gejala berikut:

  • Perut kembung berkepanjangan
  • Nyeri perut yang mengganggu aktivitas
  • Diare atau sembelit yang terus berulang
  • Mual hingga muntah
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
  • Sensasi panas di lambung
  • Adanya darah dalam tinja

Menjaga pola makan, mengunyah makanan dengan perlahan, serta mengenali jenis makanan pemicu bisa membantu mengurangi produksi gas berlebih. Namun, jika gejala terus muncul, pemeriksaan lebih lanjut tetap menjadi langkah terbaik.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TP PKK Jambi Dan Poltekkes Gelar Pojok Berkah Sarapan Bergizi
Tim Kesehatan Polkes Bungo Tebo Rutin Periksa Fisik Satgas TMMD Ke-129
Sinergi Lintas Sektor Kecamatan Kotabaru Genjot Evaluasi Kesehatan
Kunjungan Wapres Gibran Jambi: RSUD Raden Mattaher Minta Percepatan Alat Kesehatan
Ribuan Pelari Padati Pusat Kota Jambi Ikuti Smartfren Run 5K
BPJS Kesehatan Health Fun Run Dorong Budaya Hidup Sehat dan Perkuat Program JKN
Batang Hari Raih Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Dokter Tangguh di Cita Loka Fest 2026
Bakti Kesehatan Polda Jambi Layani Ribuan Warga pada Hari Bhayangkara ke-80
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:30 WIB

TP PKK Jambi Dan Poltekkes Gelar Pojok Berkah Sarapan Bergizi

Senin, 20 Juli 2026 - 19:00 WIB

Tim Kesehatan Polkes Bungo Tebo Rutin Periksa Fisik Satgas TMMD Ke-129

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:30 WIB

Sinergi Lintas Sektor Kecamatan Kotabaru Genjot Evaluasi Kesehatan

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:00 WIB

Kunjungan Wapres Gibran Jambi: RSUD Raden Mattaher Minta Percepatan Alat Kesehatan

Senin, 13 Juli 2026 - 14:00 WIB

Ribuan Pelari Padati Pusat Kota Jambi Ikuti Smartfren Run 5K

Berita Terbaru

Gubernur Jambi Al Haris resmi membuka gelaran Pekan Kebudayaan Jambi 2026 di Anjungan Kota Jambi, Taman Mini Melayu Jambi, Kamis (23/7/2026).(poto:jamberita.com).

Daerah

Gubernur Al Haris Resmi Buka Pekan Kebudayaan Jambi 2026

Jumat, 24 Jul 2026 - 13:00 WIB