103 Ribu Peserta BPJS Kesehatan Kota Jambi Nonaktif, Pemkot Lakukan Verifikasi Data

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Jambi mencatat sebanyak 103.166 peserta BPJS Kesehatan nonaktif hingga periode Agustus 2026.(poto: AI).

Pemerintah Kota Jambi mencatat sebanyak 103.166 peserta BPJS Kesehatan nonaktif hingga periode Agustus 2026.(poto: AI).

Kota Jambi, oegopost.id – Pemerintah Kota Jambi mencatat sebanyak 103.166 peserta BPJS Kesehatan nonaktif hingga periode Agustus 2026. Angka tersebut muncul berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap total 651.279 warga yang terdaftar dalam sistem jaminan kesehatan nasional.

Dari jumlah peserta tersebut, sebanyak 548.113 warga memegang status kepesertaan aktif saat ini. Sementara itu, petugas mendata masih ada 8.441 penduduk yang belum terdaftar sama sekali sebagai peserta.

Evaluasi Berkala Kepesertaan BPJS Kesehatan Kota Jambi

Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Jambi, Siti Is Susyloningtyas, mengumumkan data terbaru tersebut secara terbuka. Ia menyampaikan laporan tersebut dalam forum sosialisasi pembaruan data kepesertaan yang menghadirkan jajaran lurah se-Kota Jambi.

Pemerintah Kota Jambi bergerak cepat merespons temuan ribuan status kepesertaan yang tidak aktif tersebut. Langkah ini menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam menjamin ketersediaan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  5 Cara Efektif Menjaga Kamar Mandi Tetap Bersih dan Rapi

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Jambi, Fahmi, menguraikan komitmen pemerintah daerah terkait pembenahan data tersebut. Pihaknya menetapkan skema pemutakhiran data kepesertaan, khususnya Penerima Bantuan Iuran (PBI), berjalan secara konsisten setiap bulan.

Pemerintah Daerah Dorong Pemutakhiran Data Tingkat RT

Pemerintah kota menyalurkan data kepesertaan dari pemerintah pusat langsung ke tingkat kelurahan hingga Rukun Tetangga (RT). Pola distribusi ini memudahkan warga untuk mengecek status kepesertaan BPJS Kesehatan mereka tanpa harus datang ke kantor cabang.

Transparansi data di tingkat bawah membantu warga mengetahui perubahan status kepesertaan lebih cepat. Warga dapat mengantisipasi masalah administrasi sejak awal sebelum mereka membutuhkan pelayanan medis di fasilitas kesehatan.

Fahmi mengimbau masyarakat untuk segera memeriksa dan mengurus pengaktifan kembali status kepesertaan yang terputus. Warga sebaiknya mengurus pembaruan dokumen jauh-jauh hari sebelum timbul kebutuhan mendesak atau anggota keluarga jatuh sakit.

Baca Juga :  Kunjungan Wapres Gibran Jambi: RSUD Raden Mattaher Minta Percepatan Alat Kesehatan

Verifikasi Ketat Berbasis NIK Menyasar Penerima Bantuan

Petugas lapangan akan memverifikasi ulang seluruh peserta skema PBI yang terdeteksi tidak aktif. Tim pemeriksa akan mengaktifkan kembali kepesertaan warga yang terbukti masih memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan pemerintah.

Sebaliknya, pemerintah kota akan menghentikan alokasi bantuan PBI bagi warga yang terbukti mengalami peningkatan kondisi ekonomi. Pemutakhiran data secara detail kini mengandalkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis utama evaluasi sosial ekonomi masyarakat.

Penggunaan NIK memperketat validasi agar bantuan iuran jaminan kesehatan dari negara tepat sasaran. Warga dengan tingkat ekonomi mampu secara otomatis tidak akan lagi menerima bantuan iuran dari pemerintah.

Integrasi data kependudukan ini menjadi acuan utama bagi total 659.720 jiwa penduduk yang mendiami wilayah Kota Jambi. Pemkot Jambi bersama BPJS Kesehatan terus mematangkan koordinasi guna memastikan perlindungan kesehatan warga tetap terjamin secara berkelanjutan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

194 Calon Jamaah Haji Tebo Jalani Tes Kesehatan
Kualitas Udara Kota Jambi Memburuk, Pemkot Perpanjang Sistem PJJ
Pemkot Jambi Mendata 362 Anak Terdeteksi Mengalami Stunting
Dinkes Jambi Imbau Masyarakat Waspadai Penularan ISPA
Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Melonjak Hingga 498 Orang
PetroChina Jabung Tingkatkan Kesigapan Tim Medis Lewat Lokakarya Prosedur Evakuasi Medis Darurat
Rumah Sakit Tipe D Masurai Segera Hadir, Warga Luhak 16 Tak Perlu ke Bangko Lagi
Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Tinjau Pelayanan JKN RSUD Jambi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:49 WIB

194 Calon Jamaah Haji Tebo Jalani Tes Kesehatan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Kualitas Udara Kota Jambi Memburuk, Pemkot Perpanjang Sistem PJJ

Selasa, 29 September 2026 - 16:14 WIB

Pemkot Jambi Mendata 362 Anak Terdeteksi Mengalami Stunting

Selasa, 29 September 2026 - 16:10 WIB

Dinkes Jambi Imbau Masyarakat Waspadai Penularan ISPA

Jumat, 25 September 2026 - 12:43 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Melonjak Hingga 498 Orang

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB