KTNA Dukung Swasembada Pangan Nasional Lewat Inovasi dan Teknologi Pertanian

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KTNA mendukung swasembada pangan nasional melalui inovasi teknologi, penguatan alsintan, dan kolaborasi dengan Kementerian Pertanian.( Poto : Ditjen PKH Kementan).

KTNA mendukung swasembada pangan nasional melalui inovasi teknologi, penguatan alsintan, dan kolaborasi dengan Kementerian Pertanian.( Poto : Ditjen PKH Kementan).

Jakarta, oegopost.id – Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA) menyatakan dukungan penuh terhadap program swasembada pangan nasional dengan mendorong peningkatan produksi berbasis inovasi dan teknologi. KTNA menegaskan bahwa para petani tetap menjaga produktivitas meski menghadapi tantangan perubahan iklim seperti El Nino.

Ketua KTNA, Mohammad Yadi Sofyan Noor, mengatakan para petani terus bekerja keras untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian produksi pangan nasional. Ia menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil kerja kolektif yang konsisten di lapangan.

Menurutnya, petani di berbagai daerah tetap berupaya menjaga produksi, bahkan sebagian dari mereka secara mandiri membangun infrastruktur air dengan biaya besar agar lahan tetap produktif selama musim kering.

Sinergi KTNA dan Pemerintah Perkuat Pertanian

KTNA juga memperkuat kerja sama dengan Kementerian Pertanian, terutama dalam pemenuhan alat dan mesin pertanian (alsintan). Organisasi ini aktif menyampaikan kondisi lapangan, termasuk kebutuhan petani di wilayah terdampak kekeringan seperti Jombang dan sekitarnya.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Dorong Swasembada Pangan Modern

Yadi menyebut pemerintah merespons cepat berbagai laporan tersebut sehingga petani semakin optimistis bahwa target swasembada pangan dapat tercapai dan terjaga.

Wakil Sekretaris Jenderal KTNA, Zulharman Djusman, menambahkan bahwa petani telah menyiapkan pengembangan lahan baru secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa penguatan produksi menjadi fokus utama untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

KTNA juga terus mengembangkan benih unggul untuk meningkatkan hasil panen di berbagai daerah di Indonesia.

Produksi Beras dan Cadangan Nasional Meningkat

KTNA mencatat kondisi pangan nasional semakin kuat. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) telah mencapai sekitar 4,9 juta ton dan terus bergerak mendekati 5 juta ton. Sementara itu, data produksi beras nasional menunjukkan kenaikan signifikan pada tahun 2025, yakni mencapai 34,69 juta ton atau meningkat lebih dari 13 persen dibanding tahun sebelumnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, terutama petani sebagai pelaku utama produksi pangan.

Baca Juga :  Babinsa Simpang Babeko Dampingi Panen Jagung Warga Bungo

PENAS 2026 Dorong Modernisasi Pertanian

KTNA bersama Kementerian Pertanian menyiapkan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan yang akan berlangsung di Gorontalo pada 20–26 Juni 2026. Ajang ini menjadi sarana untuk mempercepat penerapan teknologi pertanian di tingkat petani.

Mentan Amran menekankan bahwa PENAS harus memberikan dampak nyata bagi petani, bukan sekadar pertemuan rutin. Ia mendorong petani untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai ruang belajar teknologi modern.

Dalam kegiatan tersebut, panitia akan menampilkan berbagai inovasi pertanian, seperti penggunaan drone, mesin tanam dan panen, serta sistem pertanian modern.

KTNA juga siap terlibat langsung dalam demonstrasi teknologi di lapangan yang sudah memasuki tahap pertumbuhan tanaman, sebagai bukti penerapan inovasi pertanian secara nyata.

Dengan kolaborasi antara KTNA, pemerintah, dan petani di seluruh Indonesia, upaya mempertahankan swasembada pangan nasional dinilai semakin kuat meskipun menghadapi tantangan global yang terus berkembang.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Sungai Penuh Dukung Pengembangan Sektor Perkebunan di Festival Kopi Kerinci 2026
Puluhan Hektare Sawah Tanjabbar Mengalami Fuso
Babinsa Tebo Dampingi Penyerapan Gabah Petani Desa Kemantan
PTPN IV PalmCo Uji Tanam Kedelai di Lahan Replanting Sawit Sumut
Pemkot Sungai Penuh Dorong Pertanian Lewat Bibit Kopi
Pemkot Sungai Penuh Dorong Swasembada Pangan Modern
Optimalisasi Lahan Rawa Debai Perkuat Ketahanan Pangan Kota Sungai Penuh
Pemprov Jambi Gelar Penanaman Bawang Putih Serentak di Kerinci
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Dukung Pengembangan Sektor Perkebunan di Festival Kopi Kerinci 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 17:29 WIB

Puluhan Hektare Sawah Tanjabbar Mengalami Fuso

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Babinsa Tebo Dampingi Penyerapan Gabah Petani Desa Kemantan

Minggu, 13 September 2026 - 16:24 WIB

PTPN IV PalmCo Uji Tanam Kedelai di Lahan Replanting Sawit Sumut

Sabtu, 12 September 2026 - 20:45 WIB

Pemkot Sungai Penuh Dorong Pertanian Lewat Bibit Kopi

Berita Terbaru

Dianda Putra memimpin jalannya apel pagi untuk mewakili Wali Kota Sungai Penuh, Alfin.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Dianda Putra Pimpin Apel Tekankan Disiplin Pegawai

Senin, 21 Sep 2026 - 20:32 WIB