guru pendidikan khusus Indonesia 2026: Kemendikdasmen Buka Pelatihan 1.500 Guru

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendikdasmen buka pelatihan 1.500 guru pendidikan khusus 2026 untuk atasi kekurangan guru ABK dan perkuat pendidikan inklusif di Indonesia. ( Poto : detikcom/ Trisna Wulandari )

Kemendikdasmen buka pelatihan 1.500 guru pendidikan khusus 2026 untuk atasi kekurangan guru ABK dan perkuat pendidikan inklusif di Indonesia. ( Poto : detikcom/ Trisna Wulandari )

Jakarta, oegopost.id – Pemerintah terus berupaya mengatasi kekurangan guru pendidikan khusus di Indonesia melalui berbagai program strategis. Dalam konteks ini, guru pendidikan khusus Indonesia 2026 menjadi fokus utama Kemendikdasmen untuk memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Ia menegaskan bahwa pelayanan pendidikan bagi ABK harus mendapat perhatian lebih karena karakter kebutuhan mereka berbeda dengan peserta didik pada umumnya. Berdasarkan data Kemendikdasmen per 20 April 2026, terdapat sekitar 245.350 peserta didik berkebutuhan khusus yang tercatat sebagai siswa aktif di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Luncurkan Program Pelatihan Inklusif

Untuk mengatasi kekurangan tersebut, Kemendikdasmen meluncurkan Program Pelatihan Pendidikan Inklusif Tahun 2026. Program ini bertujuan mempercepat pemenuhan kebutuhan guru pendidikan khusus (GPK) di berbagai daerah.

Baca Juga :  Siswa MTsN 1 Kota Sungai Penuh Siap Raih Prestasi di OMI Provinsi Jambi 2026

Kemendikdasmen menjalankan pelatihan secara berjenjang, mulai dari tingkat dasar, lanjut, hingga mahir. Pada pelatihan tingkat dasar, guru dibekali pemahaman untuk memberikan layanan pendidikan yang inklusif bagi semua murid, termasuk penyandang disabilitas. Sementara itu, pelatihan tingkat lanjut melatih guru agar mampu mengelola pembelajaran yang lebih adaptif.

Pada tingkat mahir, Kemendikdasmen membekali guru agar dapat menjadi pendamping bagi guru lain serta mengembangkan layanan pendidikan khusus di sekolah masing-masing.

1.500 Guru Ikuti Pelatihan Tahun 2026

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan kuota 1.500 guru untuk mengikuti pelatihan tingkat mahir pada tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa sekitar 64 persen kuota sudah terisi pada angkatan pertama.

Baca Juga :  Ketua DPRD Muaro Jambi Soroti 36 Anak Putus Sekolah, Dorong Langkah Nyata Pemulihan Pendidikan

Para peserta pelatihan mengikuti pembelajaran daring terbimbing serta praktik lapangan selama 10 hari. Setelah lulus, guru akan memperoleh sertifikat Guru Pendidikan Khusus (GPK) yang menjadi syarat untuk mendampingi peserta didik penyandang disabilitas secara profesional.

Penguatan Layanan Pendidikan Inklusif di Daerah

Kemendikdasmen juga mengembangkan layanan pendidikan inklusif berbasis masyarakat. Program ini melibatkan relawan dan guru yang secara langsung mendatangi anak berkebutuhan khusus di komunitas mereka. Pemerintah berharap seluruh anak Indonesia, termasuk ABK, dapat memperoleh pendidikan yang layak dan bermutu. Dengan langkah ini, Kemendikdasmen berupaya memperkuat sistem pendidikan yang lebih inklusif, adil, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Al Haris Tinjau Proyek Sekolah Rakyat Bungo Berkapasitas 2.520 Siswa
Dosen PGSD UNJA Latih Guru Kerinci Buat Media Pembelajaran Digital
Kabut Asap Kepung Jambi, Jadwal Kalender Pendidikan SMP Dipastikan Aman
SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi
Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa
Dari Intimidasi Guru Hingga Penganiayaan Siswa: Rapor Merah Pendidikan Jambi
Siswa MTsN 1 Kota Sungai Penuh Siap Raih Prestasi di OMI Provinsi Jambi 2026
Pemkab Tebo Raih Rp1 Triliun dari Pusat untuk Pendidikan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Al Haris Tinjau Proyek Sekolah Rakyat Bungo Berkapasitas 2.520 Siswa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Dosen PGSD UNJA Latih Guru Kerinci Buat Media Pembelajaran Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Kabut Asap Kepung Jambi, Jadwal Kalender Pendidikan SMP Dipastikan Aman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:28 WIB

SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa

Berita Terbaru

Konsol PlayStation dan Nintendo Switch bersanding dengan tumpukan kaset game fisik serta kartu permainan di atas meja.(poto: AI).

Games

Sony Hapus Kaset Game, Nintendo Pertahankan Format Fisik

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:05 WIB

Mahasiswa GERAM Kaltim kecewa atas respons Gubernur Rudy Mas'ud saat temui massa aksi di Samarinda, Rabu (21/10/2026).(poto: kompas.com).

Nasional

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:57 WIB

Ilustrasi Aktivitas pengisian bahan bakar kendaraan oleh petugas di salah satu SPBU Pertamina.(poto: AI).

Kriminal

Polres Ciamis Tangkap Truk Fuso Penguras Ribuan Liter Solar

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:48 WIB

Pengguna mengatur fitur investasi reksa dana otomatis di ponsel pintar untuk mendukung konsistensi menabung rutin.(poto: AI).

Bisnis

Ajaib Rilis Fitur Investasi Reksa Dana Otomatis dari OJK

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:45 WIB