Jambi, Oegopost.id – Dharma Wanita Persatuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi menggelar pelatihan khusus untuk meningkatkan literasi keamanan digital UMKM bagi para anggotanya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berlangsung di Ruang Rapat Dosen UNJA pada Kamis (8/10/2026).
Program edukasi ini mengusung tema “Peningkatan Literasi Keamanan Digital bagi Ibu-Ibu Pelaku UMKM dalam Mendukung Usaha Aman dan Berkelanjutan”. Panitia merancang agenda tersebut guna memperkuat pemahaman anggota DWP FEB UNJA mengenai urgensi proteksi data saat menjalankan bisnis daring.
Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum FEB UNJA Dr. Sry Rosita, S.E., M.M., membuka langsung agenda pertemuan tersebut. Sejumlah tokoh turut hadir mendampingi, termasuk Ketua DWP FEB UNJA Ny. Nurida Isnaeni Sigit serta Ketua Pengabdian FEB UNJA Zulfanity Muzaropa.
Kehadiran para pengurus dan anggota DWP FEB UNJA memadati ruang rapat selama sesi pelatihan berlangsung. Mereka menyimak seluruh arahan teknis mengenai mitigasi risiko kejahatan siber yang kerap menyasar pelaku usaha kecil.
Langkah Fakultas Hadirkan Program Bermanfaat Bagi Dharma Wanita
Dr. Sry Rosita menegaskan komitmen fakultas dalam menghadirkan agenda pengabdian yang memberi dampak nyata bagi organisasi perempuan kampus. Integrasi skema pengabdian masyarakat menjadi solusi tepat di tengah keterbatasan alokasi dana khusus kegiatan Dharma Wanita.
Fakultas memilih langkah strategis ini agar pembinaan kapasitas anggota tetap berjalan maksimal dan berkesinambungan. Ia menilai kolaborasi pengabdian mampu melahirkan program kerja yang relevan dengan kebutuhan praktis para anggota di era modern.
Pihak pimpinan fakultas menaruh harapan besar pada luaran jangka panjang dari pelatihan proteksi siber ini. Anggota DWP dan pelaku usaha rintisan terdorong untuk terus melahirkan inovasi produk tanpa rasa cemas terhadap transaksi online.
Pemanfaatan instrumen digital secara bijak dan bertanggung jawab menjadi kunci utama keberlanjutan bisnis keluarga. Peserta memperoleh wawasan baru mengenai rambu-rambu hukum serta etika berniaga pada platform internet.
Waspada Risiko Transaksi Daring Demi Kelangsungan Bisnis Keluarga
Ketua Pengabdian FEB UNJA Zulfanity Muzaropa mengapresiasi dukungan penuh jajaran pimpinan fakultas terhadap inisiatif tim pelaksana. Menurutnya, percepatan arus teknologi telah mengubah tatanan hidup masyarakat hingga melekat erat pada aktivitas jual beli harian.
Ketergantungan terhadap kanal pembayaran digital menuntut kewaspadaan ganda dari setiap pengguna telepon pintar. Kelalaian kecil dalam mengelola data pribadi dapat memicu kerugian finansial yang merusak kelangsungan usaha mikro.
Zulfanity menyoroti potensi besar kaum ibu dalam menggerakkan ekonomi keluarga melalui optimalisasi kanal penjualan daring. Kendati demikian, modal keterampilan teknologi informasi harus berimbang dengan kehati-hatian menghadapi jerat penipuan maya.
Literasi proteksi bertransaksi memegang peranan krusial, baik saat seseorang bertindak sebagai pembeli maupun penjual. Kesadaran defensif tersebut menjadi perisai utama agar pelaku niaga terhindar dari tindak kejahatan rekayasa sosial.
Ketua DWP FEB UNJA Ny. Nurida Isnaeni Sigit kemudian memandu sesi inti pemaparan materi perlindungan data digital. Peserta mendalami berbagai panduan praktis untuk mengamankan akun bisnis, memverifikasi kanal transfer, serta melindungi privasi transaksi pelanggan.(ar)









