Aliansi Mahasiswa Unjuk Rasa di Polda Jambi Usut Dugaan Pelepasan Alat Berat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jambi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kepolisian Daerah Jambi pada Jumat.(poto: jambiprima.com).

Massa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jambi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kepolisian Daerah Jambi pada Jumat.(poto: jambiprima.com).

Jambi, oegopost.id – Massa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jambi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kepolisian Daerah Jambi pada Jumat. Mereka membawa isu mengenai dugaan pelepasan alat berat jenis ekskavator yang berkaitan erat dengan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kabupaten Merangin.

Petugas sebelumnya mengamankan dua unit ekskavator tersebut dari lokasi tambang emas ilegal di Kelurahan Dusun Bangko, Tinggi Pulau Rayo. Mahasiswa datang untuk mempertanyakan kejelasan status serta keberadaan barang bukti yang diduga telah menghilang dari tempat pengamanan.

Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jambi, Ikbal Dinata, meminta Kapolda Jambi turun tangan langsung menyelesaikan masalah ini. Ia mendesak jenderal bintang dua tersebut memanggil Kapolres Merangin dan Kasatreskrim Polres Merangin untuk memberikan penjelasan resmi.

Ikbal menegaskan agar Kapolda tidak ragu mencopot kedua pejabat Polres Merangin tersebut jika pemeriksaan membuktikan keterlibatan mereka. Ia juga mengancam meminta Kapolda mundur dari jabatannya apabila tidak mampu menyelesaikan persoalan ini secara transparan.

Baca Juga :  Pemkot Jambi Salurkan Bantuan Rp141 Juta untuk 10 KK Korban Kebakaran

Tuntutan Klarifikasi Pengamanan Ekskavator Tambang Emas Ilegal Merangin

Sorotan massa aksi menguat setelah Kapolsek Kota Bangko, Adri Sukam, sempat menyatakan keberadaan dua ekskavator berada dalam pengamanan penyidik. Unit Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polres Merangin sebelumnya mengawasi langsung kedua alat berat tersebut di lokasi penampungan.

Namun, mahasiswa menemukan kenyataan bahwa dua alat berat tersebut sudah tidak ada lagi di tempat pengamanan semula. Kondisi ini memicu kecurigaan massa aksi hingga menuntut Polda Jambi melakukan pemeriksaan menyeluruh dari proses penangkapan hingga penyimpanan barang bukti.

Peserta aksi lainnya, Arip Hidayatullah, menyuarakan kekecewaan mendalam atas dugaan pengembalian alat berat tambang ilegal tersebut. Ia menilai tindakan penegak hukum yang membiarkan barang bukti hilang akan merusak kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Arip mendesak aparat memproses hukum seluruh pelaku aktivitas tambang emas ilegal tanpa membedakan latar belakang maupun kekuatan pemilik modal. Ia mengingatkan polisi agar tidak menerapkan hukum secara tebang pilih yang hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas.

Baca Juga :  DPR Minta Pemerintah Tangani Kebakaran Rumah Massal di Jambi

Desakan Penegakan Hukum Adil Tanpa Tebang Pilih

Menurut Arip, pembiaran terhadap pelanggaran hukum skala besar dapat memicu aksi pengadilan jalanan dari masyarakat yang frustrasi. Ia menyuarakan aspirasi agar kepolisian kembali pada tugas utamanya sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum yang adil bagi warga.

Massa menekankan bahwa penanganan masalah tambang emas ilegal bukan sekadar persoalan izin operasional semata. Aktivitas penambangan liar ini merusak ekosistem lingkungan secara masif serta mengancam keselamatan jiwa masyarakat sekitar dalam jangka panjang.

Hingga unjuk rasa berakhir, status keberadaan dua unit ekskavator tersebut masih menjadi tuntutan utama yang diperjuangkan massa aksi. Publik kini menunggu konfirmasi serta klarifikasi resmi dari Polda Jambi dan Polres Merangin untuk menguraikan fakta sebenarnya.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Minta Pemerintah Tangani Kebakaran Rumah Massal di Jambi
Antisipasi Dampak Karhutla, Polda Jambi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kasang Pudak
DPRD Dorong Pemkot Evaluasi Total Kebijakan Pengelolaan Sampah
Bantuan Air Bersih Pemkot Jambi Capai 1,3 Juta Liter
Pertamina Sumbagsel Blokir Ribuan Nopol Kendaraan Penyeleweng BBM Subsidi
Pelantikan DPD APPSI Bungo Alan Capir Rudin Resmi Diumumkan
Danrem 042/Gapu Salurkan 25.000 Masker Presiden untuk Warga Jambi
Korem 042 Garuda Putih Buka Penerimaan Bintara PK TNI AD Gelombang I 2027
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 16:36 WIB

DPR Minta Pemerintah Tangani Kebakaran Rumah Massal di Jambi

Minggu, 20 September 2026 - 13:06 WIB

DPRD Dorong Pemkot Evaluasi Total Kebijakan Pengelolaan Sampah

Minggu, 20 September 2026 - 12:58 WIB

Bantuan Air Bersih Pemkot Jambi Capai 1,3 Juta Liter

Minggu, 20 September 2026 - 12:54 WIB

Pertamina Sumbagsel Blokir Ribuan Nopol Kendaraan Penyeleweng BBM Subsidi

Minggu, 20 September 2026 - 12:34 WIB

Pelantikan DPD APPSI Bungo Alan Capir Rudin Resmi Diumumkan

Berita Terbaru

Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia menggelar FASI XVIII Kabupaten Tebo pada Sabtu (19/9/2026).(poto: jambiprima.com).

Islami

Gelaran FASI XVIII Tebo Wadah Pembentukan Generasi Islami

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:48 WIB

Satreskrim Polres Bungo berhasil mengamankan seorang pria berinisial JY yang menjadi tersangka utama dalam kasus pencurian dengan kekerasan di kawasan Perumahan Bungo Persada Indah.(poto: jambiprima.com).

Kriminal

Polisi Ringkus Pelaku Perampokan di Bungo Jambi

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:44 WIB

Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan Jambi Edi Purwanto.(poto: jambiprima.com).

Daerah

DPR Minta Pemerintah Tangani Kebakaran Rumah Massal di Jambi

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:36 WIB

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Paulus Agung Pambudhi meninjau langsung pelayanan JKN RSUD Jambi, tepatnya di RSUD H Abdul Manap.(poto: istimewa).

Kesehatan

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Tinjau Pelayanan JKN RSUD Jambi

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:30 WIB