BPJS Kesehatan Dorong Standar Layanan Peserta JKN Lewat CX126

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPJS Kesehatan terus memperkuat standar layanan peserta JKN kesehatan melalui peluncuran program Customer eXcellence 126 atau CX126.(poto: ist).

BPJS Kesehatan terus memperkuat standar layanan peserta JKN kesehatan melalui peluncuran program Customer eXcellence 126 atau CX126.(poto: ist).

Jakarta, oegopost.id – BPJS Kesehatan terus memperkuat standar layanan peserta JKN kesehatan melalui peluncuran program Customer eXcellence 126 atau CX126. Langkah strategis ini bertujuan mengukur kualitas pelayanan di 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan sekaligus mengidentifikasi praktik pelayanan terbaik.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujo Waskito, menegaskan bahwa pengalaman peserta menjadi pilar utama pembentuk reputasi institusi pada era keterbukaan informasi. Pihaknya berkomitmen untuk selalu adaptif memahami ekspektasi publik serta memberikan solusi secara cepat pada Jumat (4/9).

Pujo menyatakan masyarakat membutuhkan kepastian informasi serta mutu pelayanan yang konsisten dari seluruh saluran resmi. Kanal tersebut mencakup interaksi tatap muka di kantor cabang hingga kanal digital seperti Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165.

Inisiatif CX126 mengusung empat prinsip utama dalam pelayanan publik, yaitu Mudah, Cepat, Setara, dan Solutif. BPJS Kesehatan tidak hanya mencari kantor cabang berkinerja terbaik, tetapi juga mempelajari faktor penentu keunggulan tersebut.

Baca Juga :  DPR usul negara tanggung iuran BPJS Kesehatan untuk perluasan layanan kesehatan

Manajemen BPJS Kesehatan merencanakan replikasi praktik terbaik yang telah teruji agar menjadi standar kolektif di seluruh wilayah kerja. Keberhasilan satu unit kerja harus mampu menginspirasi serta memacu peningkatan mutu pada unit kerja lainnya.

Delapan Pilar Utama Penilaian Standar Kualitas Pelayanan Cabang

Penilaian program CX126 menerapkan pendekatan komprehensif yang mencakup delapan pilar evaluasi utama bagi seluruh kantor cabang. Delapan pilar tersebut meliputi Customer Experience, Operational Performance, Digital Maturity, Governance, Risk Management, Stakeholder Engagement, People Excellence, dan Organizational Culture.

Tim penilai juga mengintegrasikan suara konsumen atau Voice of Customer ke dalam indikator pengukuran kinerja pelayanan. Langkah ini memastikan sudut pandang masyarakat menjadi acuan utama dalam perbaikan mutu secara berkelanjutan.

Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat, menyebut mutu pelayanan sebagai wujud nyata kehadiran Program JKN bagi masyarakat. Menurutnya, kepastian solusi serta kemudahan akses informasi akan membentuk tingkat kepercayaan publik terhadap program jaminan kesehatan.

Baca Juga :  5 Perubahan Urine yang Bisa Jadi Tanda Awal Gangguan Ginjal

Stevanus menekankan seluruh jajaran organisasi harus bergerak serentak dengan standar operasional yang sama dan berorientasi pada kebutuhan peserta. Ia menempatkan inisiatif CX126 sebagai bagian penting dari proses pembelajaran organisasi secara berkelanjutan.

Komitmen Replikasi Praktik Terbaik Layanan untuk Seluruh Cabang

Dewan Pengawas mendorong agar hasil asesmen CX126 langsung menghasilkan langkah perbaikan yang konkret serta terukur. Evaluasi berkala akan memastikan seluruh kantor cabang mampu menerapkan standar pelayanan terbaik secara konsisten.

Pencapaian Program JKN kini diukur dari kemampuan organisasi dalam memberikan pengalaman pelayanan yang merata di setiap daerah. Ukuran keberhasilan sejati tercapai ketika peserta merasakan kemudahan serta keandalan layanan di mana pun mereka berada.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menambahkan bahwa faktor geografis maupun ukuran kantor cabang tidak membatasi keunggulan pelayanan. Keunggulan layanan selalu lahir dari penyelarasan kepemimpinan, teknologi, proses kerja, sumber daya manusia, dan budaya organisasi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus ISPA Kabupaten Tebo Tembus 19 Ribu Kasus hingga September 2026
OMDC Group Rilis Teknologi Radiologi 3D dan Konsep Klinik Unik
103 Ribu Peserta BPJS Kesehatan Kota Jambi Nonaktif, Pemkot Lakukan Verifikasi Data
Kualitas Udara Kota Jambi Memburuk Akibat Asap Karhutla Kabupaten Tetangga
Bupati Merangin Ajak Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Pemkab Muaro Jambi Hadirkan Dokter Spesialis Unand Padang di RSUD Sungai Bahar
Wagub Abdullah Sani Tinjau RSUD Raden Mattaher untuk Pastikan Layanan Kesehatan Humanis
Dukung Generasi Sehat, Puskesmas Tebo Ilir Gelar Skrining Kesehatan di SMPN 25 Tebo
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:37 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Standar Layanan Peserta JKN Lewat CX126

Jumat, 4 September 2026 - 09:21 WIB

Kasus ISPA Kabupaten Tebo Tembus 19 Ribu Kasus hingga September 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:03 WIB

OMDC Group Rilis Teknologi Radiologi 3D dan Konsep Klinik Unik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:00 WIB

103 Ribu Peserta BPJS Kesehatan Kota Jambi Nonaktif, Pemkot Lakukan Verifikasi Data

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Kualitas Udara Kota Jambi Memburuk Akibat Asap Karhutla Kabupaten Tetangga

Berita Terbaru

BPJS Kesehatan terus memperkuat standar layanan peserta JKN kesehatan melalui peluncuran program Customer eXcellence 126 atau CX126.(poto: ist).

Kesehatan

BPJS Kesehatan Dorong Standar Layanan Peserta JKN Lewat CX126

Senin, 7 Sep 2026 - 19:37 WIB

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan puncak Karhutla secara virtual pada Senin (7/9/2026).(poto: jamberita.com).

Daerah

Pemprov Jambi Merangkul Pemegang HGU Cegah Karhutla 2026

Senin, 7 Sep 2026 - 19:30 WIB