DPR usul negara tanggung iuran BPJS Kesehatan untuk perluasan layanan kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengusulkan kebijakan baru yang cukup signifikan dalam sistem jaminan kesehatan nasional. ( Poto : LIPUTAN6.COM )

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengusulkan kebijakan baru yang cukup signifikan dalam sistem jaminan kesehatan nasional. ( Poto : LIPUTAN6.COM )

Jakarta, oegopost.id – DPR usul negara tanggung iuran BPJS Kesehatan dengan mendorong pemerintah menanggung penuh biaya kepesertaan masyarakat dalam program jaminan kesehatan nasional. Usulan ini muncul sebagai bagian dari upaya DPR untuk memperluas akses layanan kesehatan agar seluruh warga dapat memperoleh perlindungan kesehatan tanpa terbebani iuran bulanan.

Charles menilai pemerintah perlu mengambil peran lebih besar dalam menjamin kesehatan warga, terutama kelompok masyarakat yang selama ini kesulitan membayar iuran secara rutin. Ia juga menegaskan bahwa skema ini dapat menyederhanakan sistem kepesertaan BPJS yang selama ini masih menghadapi banyak masalah data.

DPR Hitung Kebutuhan Anggaran Capai Rp113 Triliun per Tahun

Dalam paparannya, DPR menghitung kebutuhan anggaran yang harus pemerintah siapkan jika kebijakan ini berjalan. DPR memperkirakan jumlah peserta BPJS yang masuk dalam skema tersebut mencapai sekitar 225,94 juta orang. Dengan asumsi iuran rata-rata Rp42.000 per orang setiap bulan, pemerintah perlu menyediakan dana sekitar Rp113 triliun setiap tahun.

Baca Juga :  Harga iPhone 16 Series April 2026 Turun, Ini Daftar Lengkap dan Terbaru

DPR menyatakan bahwa angka tersebut masih berada dalam kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Mereka juga membandingkan besaran dana tersebut dengan beberapa pos belanja negara lain dan menilai pemerintah masih dapat mengevaluasi ulang alokasi anggaran itu agar dapat mendukung kebijakan kesehatan universal.

DPR Soroti Masalah Data dan Kepesertaan BPJS

DPR menyoroti berbagai persoalan yang muncul dalam pengelolaan BPJS Kesehatan. Mereka mencatat masih banyak data peserta yang tidak akurat, termasuk kesalahan klasifikasi antara masyarakat mampu dan tidak mampu. Kondisi ini sering menimbulkan ketidaktepatan dalam penentuan subsidi iuran.

Baca Juga :  KPK selidiki kepala daerah dalam dugaan kasus korupsi

Selain itu, DPR juga menyoroti jutaan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sempat mengalami penonaktifan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pendataan dan verifikasi masih membutuhkan perbaikan serius agar bantuan tepat sasaran.

DPR meminta pemerintah untuk mengkaji lebih lanjut dampak fiskal dari usulan ini.  DPR menilai kebijakan ini dapat mengurangi beban masyarakat dalam membayar iuran bulanan BPJS Kesehatan.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gaji PPPK Ditanggung APBN Diusulkan Pemerintah Daerah untuk Ringankan Beban Fiskal
Konsultan Pajak Diminta Lapor Ulang SIKOP PPPK 2026
BKN Pastikan Pengalihan ASN Penyuluh Pertanian Tepat Sasaran
Peserta PBI BPJS Nonaktif Tetap Bisa Berobat, Pemerintah Jamin Layanan Rumah Sakit
Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei, Pemerintah Tetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama
Ribuan PPPK Segera Perpanjang Kontrak, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Peserta PBI BPJS Nonaktif Tetap Bisa Berobat, Pemerintah Jamin Layanan Rumah Sakit
Pedagang Mengeluh Minyakita Hilang, Pemerintah Langsung Ubah Jalur Distribusi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:00 WIB

Gaji PPPK Ditanggung APBN Diusulkan Pemerintah Daerah untuk Ringankan Beban Fiskal

Sabtu, 18 April 2026 - 23:00 WIB

DPR usul negara tanggung iuran BPJS Kesehatan untuk perluasan layanan kesehatan

Jumat, 17 April 2026 - 13:00 WIB

Konsultan Pajak Diminta Lapor Ulang SIKOP PPPK 2026

Jumat, 17 April 2026 - 10:00 WIB

BKN Pastikan Pengalihan ASN Penyuluh Pertanian Tepat Sasaran

Kamis, 16 April 2026 - 23:59 WIB

Peserta PBI BPJS Nonaktif Tetap Bisa Berobat, Pemerintah Jamin Layanan Rumah Sakit

Berita Terbaru

Gempa bumi dengan kekuatan sedang mengguncang wilayah Sumatera Utara, Indonesia. ( Astro Awani )

Nasional

Gempa Bumi Sumatera Utara 2026, Warga Sempat Panik

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:00 WIB

Koperasi Merah Putih membuka peluang kerja manajer dengan gaji Rp5 juta hingga Rp15 juta per bulan. ( Ilustrasi Poto : AI)

Nasional

Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Capai Rp15 Juta, Ini Faktanya

Minggu, 19 Apr 2026 - 19:00 WIB