Jambi, oegopost.id – Aliansi masyarakat menyuarakan penolakan terhadap penghentian program makan bergizi gratis saat mendatangi kantor DPRD Provinsi Jambi, Jumat (19/6/2026).
Mereka meminta pemerintah daerah tetap menjalankan program tersebut karena dinilai memberi manfaat langsung bagi anak sekolah dan keluarga.
Aksi berlangsung damai dengan tuntutan utama agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan. Warga menilai program ini membantu meringankan beban ekonomi rumah tangga sekaligus mendukung pemenuhan gizi anak.
Perwakilan massa, Depi, memimpin penyampaian aspirasi di depan kantor DPRD Provinsi Jambi. Ia menegaskan masyarakat tidak ingin program MBG dihentikan.
Depi meminta pemerintah mempertahankan program tersebut dan memperbaiki pengelolaannya agar lebih transparan.
“Kami minta supaya MBG jangan ditutup, supaya anak kita bisa makan MBG. Jangan ditutup, tapi para koruptornya yang ditangkap,” ujar Depi.
Program MBG Bantu Pengeluaran Keluarga
Depi menjelaskan program MBG membantu orang tua mengatur pengeluaran harian anak. Ia menyebut banyak keluarga kini bisa mengurangi uang saku anak karena sebagian kebutuhan makan sudah terpenuhi di sekolah.
Menurutnya, sebelum program berjalan, anak biasanya menerima uang saku Rp10 ribu per hari. Setelah program MBG berjalan, kebutuhan itu berkurang menjadi sekitar Rp5 ribu.
“Misalnya semula diberi uang saku Rp 10 ribu, dan sekarang dengan adanya MBG menjadi Rp 5 ribu. Walaupun di beri Rp 10 ribu, anaknya bisa menabung,” katanya.
Warga menilai program MBG juga memengaruhi kebiasaan makan anak di sekolah. Banyak anak yang sebelumnya tidak teratur makan di rumah kini mendapatkan makanan saat jam sekolah.
Depi menyebut program ini membantu anak yang kurang nafsu makan di rumah agar tetap mendapatkan asupan makanan yang layak.
“Misalnya anak-anak tidak mau makan di rumah, tapi dengan adanya MBG makannya lebih banyak,” ujarnya.
Tuntutan Resmi Aliansi Masyarakat
Dalam aksi tersebut, aliansi masyarakat menyampaikan lima tuntutan utama kepada DPRD Provinsi Jambi. Mereka menekankan agar pemerintah tidak menghentikan program MBG.
Tuntutan tersebut meliputi:
- Masyarakat meminta program MBG tetap berlanjut
- Masyarakat menuntut jaminan anggaran program
- Masyarakat mendorong perbaikan tata kelola, bukan penghentian
- Masyarakat meminta keterlibatan dalam pengawasan program
- Masyarakat menuntut jaminan kualitas dan keamanan makanan
Masyarakat berharap DPRD Provinsi Jambi menindaklanjuti aspirasi tersebut kepada pemerintah daerah. Mereka menilai program MBG memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan dan pendidikan anak.
Aksi berjalan tertib hingga selesai. Warga menegaskan kembali bahwa mereka ingin program terus berjalan dengan pengawasan yang lebih baik dan sistem yang lebih transparan.(ar)









