Update Daftar Harga BBM Pertamina Seluruh Indonesia Hari Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Petugas mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina. Tarif BBM subsidi dan nonsubsidi terpantau stabil per 14 Oktober 2026.(poto: AI).

Ilustrasi: Petugas mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina. Tarif BBM subsidi dan nonsubsidi terpantau stabil per 14 Oktober 2026.(poto: AI).

Jakarta, Oegopost.id – PT Pertamina Patra Niaga resmi mempertahankan kestabilan pasokan energi di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum pada Rabu (14/10/2026). Oleh sebab itu, para pengendara sebaiknya memeriksa kembali daftar harga bbm pertamina terbaru sebelum mengisi tangki kendaraan mereka hari ini.

Kondisi pasar migas per pekan kedua Oktober 2026 ini memang belum memperlihatkan tanda-tanda perubahan tarif dari badan usaha milik negara tersebut. Alhasil, seluruh jaringan SPBU resmi masih mengacu pada ketetapan angka penjualan yang berlaku sejak September 2026.

Meskipun besaran tarif masih sama seperti hari sebelumnya, variasi angka per liter tetap muncul secara nyata di berbagai provinsi Indonesia. Akibatnya, fenomena ini kerap mengejutkan para pengemudi antarkota yang belum memahami skema regulasi fiskal di setiap daerah.

Sebagai contoh, pemerintah provinsi memiliki kewenangan penuh dalam menentukan besaran persentase Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor atau PBBKB setempat. Oleh karena itu, penetapan harga jual produk nonsubsidi di lapangan langsung mengikuti beban perpajakan daerah yang berlaku sah.

Ketetapan Banderol BBM Bersubsidi Tetap Stabil

Sementara itu, produk minyak penugasan bersubsidi tetap berpegang teguh pada komitmen ketetapan satu harga secara nasional. Dengan demikian, masyarakat di seluruh pelosok negeri dapat terus membeli bensin Pertalite dengan nilai stabil sebesar Rp 10.000 per liter.

Selain itu, bahan bakar jenis Biosolar juga masih bertahan kokoh pada level terjangkau yakni Rp 6.800 per liter. Kebijakan angka subsidi ini terbukti berlaku merata dari Sabang hingga Merauke tanpa terpengaruh oleh jarak letak geografis pengiriman.

Baca Juga :  Hutama Karya Bangun RS Adhyaksa Bali di Jembrana, Hadirkan Layanan Kesehatan Modern untuk Bali Barat

Sebaliknya, kelompok bahan bakar nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex membawa label nominal yang bervariasi. Misalnya, kawasan Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara menikmati banderol Pertamax terendah di angka Rp 15.950 per liter.

Namun demikian, sejumlah provinsi di Sumatra seperti Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau menetapkan harga Pertamax hingga Rp 16.650 per liter. Bahkan, stasiun pengisian di Kalimantan Utara juga memberlakukan nilai jual yang setara untuk bahan bakar oktan tinggi tersebut.

Tabel Rincian Harga Lengkap Seluruh Indonesia

Untuk mempermudah pemantauan tarif sebelum bepergian, masyarakat dapat membaca perbandingan harga resmi melalui tabel rincian berikut:

Wilayah Operasional Pertamax Pertamax Green 95 Pertamax Turbo Dexlite Pertamina Dex Pertalite Biosolar
Jawa (DKI, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Banten) Rp 15.950 Rp 19.150 Rp 19.600 Rp 23.700 Rp 25.200 Rp 10.000 Rp 6.800
Bali, NTB, NTT Rp 15.950 – Rp 19.600 Rp 23.700 Rp 25.200 Rp 10.000 Rp 6.800
Aceh, Sumut, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Babel, Lampung Rp 16.300 – Rp 20.000 Rp 24.200 Rp 25.750 Rp 10.000 Rp 6.800
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau Rp 16.650 – Rp 20.450 Rp 24.750 Rp 26.300 Rp 10.000 Rp 6.800
FTZ Sabang Rp 14.950 – – Rp 22.150 – Rp 10.000 Rp 6.800
FTZ Batam Rp 15.150 – Rp 18.550 Rp 22.500 Rp 23.950 Rp 10.000 Rp 6.800
Kalimantan (Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim) Rp 16.300 – Rp 20.000 Rp 24.200 Rp 25.750 Rp 10.000 Rp 6.800
Kalimantan Utara Rp 16.650 – Rp 20.450 Rp 24.750 Rp 26.300 Rp 10.000 Rp 6.800
Sulawesi (Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sultra, Sulsel, Sulbar) Rp 16.300 – Rp 20.000 Rp 24.200 Rp 25.750 Rp 10.000 Rp 6.800
Maluku & Maluku Utara Rp 16.300 – – Rp 24.200 – Rp 10.000 Rp 6.800
Papua (Provinsi Induk) Rp 16.300 – Rp 20.000 Rp 24.200 – Rp 10.000 Rp 6.800
Papua Barat & Papua Barat Daya Rp 16.300 – – Rp 24.200 Rp 25.750 Rp 10.000 Rp 6.800
Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan Rp 16.300 – – Rp 24.200 – Rp 10.000 Rp 6.800
Baca Juga :  SIM Kedaluwarsa Tidak Bisa Diperpanjang, Ini Cara Mengurusnya

Perbandingan Khusus Kawasan Timur dan FTZ

Khusus bagi kawasan perdagangan bebas seperti Batam, pengelola memasang harga Pertamax sebesar Rp 15.150 dan Dexlite seharga Rp 22.500 per liter. Selanjutnya, gerai SPBU FTZ Sabang menjual Pertamax senilai Rp 14.950 serta mematok Dexlite pada level Rp 22.150 per liter.

Di samping itu, SPBU di Maluku, Maluku Utara, hingga seluruh pelosok Papua serentak melepas Pertamax pada angka Rp 16.300 per liter. Kemudian, pemilik kendaraan bermesin diesel di kawasan timur tersebut dapat menebus Dexlite dengan tarif Rp 24.200 per liter.

Kini, para pemilik kendaraan dapat memantau pergerakan berkala harga bahan bakar minyak secara praktis melalui gawai pintar. Terlebih lagi, konsumen dapat mengecek langsung kepastian informasi melalui aplikasi MyPertamina atau portal resmi Pertamina Patra Niaga sebelum bepergian.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri di Istana Bogor Evaluasi Program Asta Cita Malam Ini
Profil Suroso Isnandar: Doktor ITB yang Ditunjuk Jadi Dirut Baru PLN
Waspada Modus Pinjam Nama Pembeli Mobil Hingga Pengemplang Pajak
KPK Resmi Tahan Lima Tersangka Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa BNPB
Biaya Pasang Listrik Baru PLN Oktober 2026 Naik atau Tetap? Cek Tarif Resminya
Operasi Serentak Koperasi Desa Merah Putih Dimulai Besok
Kombes Nanang Dimutasi Kilat ke Jambi, AKBP Dhimas Prasetyo Pimpin Polresta Sleman
Mutasi Polri Terbaru 2026: Wakabaintelkam hingga Kakorlantas Diganti
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri di Istana Bogor Evaluasi Program Asta Cita Malam Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Profil Suroso Isnandar: Doktor ITB yang Ditunjuk Jadi Dirut Baru PLN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Waspada Modus Pinjam Nama Pembeli Mobil Hingga Pengemplang Pajak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:33 WIB

KPK Resmi Tahan Lima Tersangka Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa BNPB

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Biaya Pasang Listrik Baru PLN Oktober 2026 Naik atau Tetap? Cek Tarif Resminya

Berita Terbaru