Sungai Penuh, oegopost.id – Siswa MTsN 1 Kota Sungai Penuh mematangkan persiapan menjelang perlombaan akademik bergengsi tingkat daerah. Mereka membawa mandat madrasah untuk merebut gelar juara pada perhelatan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Jambi tahun 2026.
Pihak madrasah mengumumkan langsung keikutsertaan empat delegasi terbaik tersebut kepada publik. Seluruh warga sekolah menaruh harapan besar pada penampilan para delegasi pilihan ini.
Ajang kompetisi sains madrasah se-Provinsi Jambi ini menetapkan jadwal resmi pada 5 Oktober 2026. Tanggal tersebut menandai waktu pembuktian kemampuan akademik para pelajar madrasah dari berbagai penjuru wilayah Jambi.
Penyelenggara menggelar kompetisi OMI Tingkat Provinsi Jambi guna menyaring bakat-bakat sains terbaik dari setiap satuan pendidikan madrasah. Para peserta menjalani serangkaian ujian ketat sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Delegasi Terbaik Madrasah Siap Tampil Pada Cabang IPA
Pihak sekolah mengutus dua murid berprestasi guna mengisi cabang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Kedua nama tersebut berhasil lolos seleksi internal madrasah berkat penguasaan materi yang mumpuni.
Peserta pertama pada bidang studi IPA bernama Affan Sami Mishel. Siswa ini menunjukkan komitmen tinggi selama mengikuti proses persiapan lomba di lingkungan madrasah.
Madrasah juga mempercayakan cabang studi IPA kepada siswi berprestasi bernama Zalfania Chantika Irfan. Zalfania melengkapi formasi tim IPA MTsN 1 Kota Sungai Penuh dalam persaingan tingkat provinsi.
Kedua duta IPA tersebut memikul tanggung jawab besar dalam mengharumkan nama almamater. Mereka siap menjawab tantangan soal-soal sains tingkat tinggi pada gelaran OMI Provinsi Jambi.
Kompetisi bidang studi IPA menguji pemahaman mendalam seputar konsep sains murni dan penalaran logis. Affan Sami Mishel bersama Zalfania Chantika Irfan mengerahkan seluruh fokus demi hasil optimal.
Dua Pelajar Berbakat Wakili Sekolah Di Bidang IPS
Selain cabang sains alam, madrasah juga menerjunkan kekuatan penuh untuk cabang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Persaingan cabang IPS menghadirkan tantangan analisis sosial yang sangat kompetitif.
Madrasah mempercayakan cabang studi IPS kepada siswa bernama Muhammad Riski Alpaldi. Riski siap memperlihatkan kapasitas akademiknya di hadapan para penguji lomba tingkat provinsi.
Formasi bidang IPS semakin lengkap lewat kehadiran siswi berbakat bernama Farras Afifah. Farras berbagi peran dengan Riski dalam mengamankan posisi teratas pada cabang ilmu sosial.
Kombinasi Muhammad Riski Alpaldi dan Farras Afifah mempertegas keseriusan MTsN 1 Kota Sungai Penuh menguasai cabang humaniora. Keduanya siap bersaing melawan perwakilan madrasah lain se-Provinsi Jambi.
Keluarga besar MTsN 1 Kota Sungai Penuh mengirimkan pesan motivasi serta untaian doa restu kepada empat delegasi. Warga madrasah mengharapkan seluruh peserta mampu tampil percaya diri dan menorehkan prestasi gemilang.(ar)









