Tips Agar Mobil Lebih Bertenaga Saat Menanjak, Fokus pada Pembakaran Mesin

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simak tips agar mobil lebih bertenaga saat menanjak dengan mengoptimalkan pembakaran mesin. Torsi bawah meningkat, akselerasi lebih ringan, dan mesin lebih responsif.( Poto : dok.Media Indonesia ).

Simak tips agar mobil lebih bertenaga saat menanjak dengan mengoptimalkan pembakaran mesin. Torsi bawah meningkat, akselerasi lebih ringan, dan mesin lebih responsif.( Poto : dok.Media Indonesia ).

Jakarta, oegopost.id – Banyak pengemudi mengeluhkan mobil yang terasa berat ketika melewati jalan menanjak. Artikel ini akan membantu anda untuk mengetahui beberapa tips agar mobil lebih bertenaga saat menanjak.

Kondisi ini biasanya muncul saat kendaraan membawa banyak penumpang, mengangkut barang, atau ketika AC menyala.

Akibatnya, pengemudi harus menekan pedal gas lebih dalam agar tenaga mobil tetap terjaga.

Pemilik bengkel Provis Autolab, Jasin Stefanus, menjelaskan bahwa performa mobil saat menanjak sangat dipengaruhi oleh kualitas proses pembakaran di dalam mesin.

Menurut dia, pembakaran yang optimal membuat tenaga mesin lebih mudah keluar sejak putaran bawah.

Jasin menyampaikan hal tersebut kepada media pada Rabu (6/5/2026).

Ia menilai banyak pemilik kendaraan hanya fokus pada konsumsi bahan bakar atau peningkatan kecepatan, padahal efisiensi pembakaran juga berperan besar terhadap kenyamanan berkendara sehari-hari.

Baca Juga :  Honda Brio 2026 Tampil Lebih Modern dan Sporty, Siap Rebut Pasar City Car

Pembakaran Optimal Membuat Mesin Lebih Responsif

Jasin mengatakan, proses pembakaran yang baik dapat meningkatkan torsi bawah sehingga mobil terasa lebih ringan saat menanjak.

Dengan kondisi itu, pengemudi tidak perlu menginjak pedal gas terlalu dalam untuk mempertahankan tenaga kendaraan.

Selain itu, transmisi juga tidak mudah turun gigi ketika mobil menghadapi tanjakan.

Respons mesin menjadi lebih halus dan getaran terasa lebih minim sehingga pengemudi dapat berkendara dengan lebih nyaman.

Menurutnya, pembakaran yang optimal tidak hanya membantu performa di jalan menanjak, tetapi juga menjaga suhu mesin tetap stabil.

Emisi gas buang pun bisa menjadi lebih baik karena proses pembakaran berlangsung lebih sempurna.

“Kalau pembakaran mesin bekerja maksimal, efeknya terasa di banyak bagian. Mobil jadi lebih ringan saat akselerasi dan tidak terasa dipaksa,” ujar Jasin.

Baca Juga :  Honda HRD 125 2026 Canggih Desain Tangguh

Optimalisasi Headworks Jadi Salah Satu Solusi

Untuk meningkatkan efisiensi pembakaran, bengkel biasanya melakukan optimalisasi mekanikal pada bagian kepala silinder atau headworks mesin.

Proses ini bertujuan memperbaiki aliran udara dan bahan bakar agar pembakaran di ruang mesin menjadi lebih efisien.

Jasin menjelaskan, pabrikan kendaraan massal umumnya tidak melakukan pengerjaan detail pada bagian tersebut karena harus mengejar efisiensi biaya dan waktu produksi.

Karena itu, beberapa pemilik kendaraan memilih melakukan penyempurnaan tambahan di bengkel spesialis.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa optimalisasi pembakaran bukan semata-mata untuk membuat mobil lebih kencang.

Fokus utamanya ialah meningkatkan efisiensi kerja mesin sehingga kendaraan terasa lebih nyaman dalam berbagai kondisi jalan, termasuk saat melewati tanjakan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daihatsu Rocky Hybrid Tunjukkan Kombinasi Irit dan Bertenaga
Toyota Hadirkan Corolla Lima Pedal untuk Sekolah Mengemudi di Jepang
Ahli AISI Jelaskan Cara Mencegah Rem Blong Motor Matik di Jalan Turunan
Teknik Mengemudi di Turunan Panjang yang Sering Diabaikan, Ini Cara Aman Hindari Rem Blong
Nissan Grafit 2026 Meluncur, MPV Murah 7 Penumpang Siap Tantang Calya dan Sigra
Hyundai Indonesia Perbarui Software Palisade untuk Tingkatkan Keamanan Kursi Elektrik
Edukasi Safety Riding Dorong Kesadaran Pengendara Perempuan di Jalan Raya
SUV Listrik Leapmotor D19 Hadir di China, SUV Premium dengan Baterai EREV Terbesar di Dunia
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:00 WIB

Toyota Hadirkan Corolla Lima Pedal untuk Sekolah Mengemudi di Jepang

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:00 WIB

Ahli AISI Jelaskan Cara Mencegah Rem Blong Motor Matik di Jalan Turunan

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:00 WIB

Teknik Mengemudi di Turunan Panjang yang Sering Diabaikan, Ini Cara Aman Hindari Rem Blong

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:40 WIB

Nissan Grafit 2026 Meluncur, MPV Murah 7 Penumpang Siap Tantang Calya dan Sigra

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:00 WIB

Hyundai Indonesia Perbarui Software Palisade untuk Tingkatkan Keamanan Kursi Elektrik

Berita Terbaru

Pasal 252 KUHP baru atau Pasal Santet mengatur klaim kekuatan gaib yang dapat merugikan orang lain. Simak isi aturan, sanksi, dan tujuan hukumnya di Indonesia.( Poto : chatGPT).

Hukum

Pasal Santet KUHP Baru Jadi Sorotan Publik di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:35 WIB