Tiga Pekerja Tewas di Palka Tongkang, Polisi Usut Dugaan Gas Beracun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditpolairud Polda Jambi Selidiki Insiden Tewasnya Tiga Pekerja Kapal di Dalam Palka Tongkang( Poto : jambuiekspres.co.id )

Ditpolairud Polda Jambi Selidiki Insiden Tewasnya Tiga Pekerja Kapal di Dalam Palka Tongkang( Poto : jambuiekspres.co.id )

Muaro Jambi, oegopost.id – Tiga pekerja kapal meninggal dunia setelah diduga menghirup keracunan gas palka kapal saat bekerja di Tongkang KM TS Daya Niaso di Sungai Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi.  Polisi bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk mencari penyebab kejadian ini.

Kronologi Kejadian di Sungai Batanghari

Peristiwa ini bermula ketika para pekerja masuk ke dalam palka tongkang untuk memperbaiki bagian kapal. Di ruang tertutup itu, mereka di duga menghirup gas berbahaya hingga tidak sadarkan diri.

Rekan kerja yang melihat kondisi tersebut langsung menghubungi tim terkait. Tim SAR segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Tiga korban berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat, yaitu Zulkarnain (42), Popo (32), dan Rudiansyah (41).

Baca Juga :  Tiga Pemancing Tenggelam di Sungai Batanghari Tebo Ditemukan Meninggal

Polisi Selidiki TKP dan Periksa Saksi

Direktorat Polisi Perairan dan Udara Ditpolairud Polda Jambi langsung datang ke lokasi untuk mengamankan dan memeriksa TKP. Petugas juga menggali keterangan dari saksi yang berada di sekitar kejadian.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jambi, AKBP Febriandy, menyampaikan bahwa timnya masih mengumpulkan seluruh fakta di lapangan.

“Kami sudah lakukan olah TKP dan memeriksa saksi, termasuk nakhoda dan ABK,” ujarnya.

Polisi juga meminta keterangan dari pihak perusahaan kapal untuk memperjelas alur kerja dan kondisi saat insiden terjadi.

Tim SAR Evakuasi Korban di Lokasi

Kepala Kantor Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, menerima laporan awal dari pemilik tongkang sekitar pukul 09.15 WIB.

Baca Juga :  Jenazah Alaka Dwi Pranata Dimakamkan Hari Ini, Keluarga Masih Berduka

Tim Basarnas Jambi langsung bergerak ke lokasi yang berjarak sekitar 13,5 kilometer. Setibanya di lokasi, tim menggunakan peralatan khusus Confined Space Rescue (CSR) untuk mengangkat korban dari dalam palka.

Petugas bekerja di ruang sempit dengan udara terbatas, namun mereka berhasil mengevakuasi seluruh korban ke permukaan.

Dugaan Awal Penyebab Insiden

Dari keterangan awal, para pekerja di duga menghirup gas beracun yang terperangkap di dalam palka. Kondisi ruang tertutup seperti ini berbahaya jika pekerja masuk tanpa pengecekan kadar udara terlebih dahulu.

Polisi kini menelusuri kemungkinan pelanggaran prosedur keselamatan kerja serta faktor teknis lain yang memicu insiden tersebut.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Jambi dan Wamen LH Cek Penanganan Karhutla Tanjung Jabung Timur
MTsN 1 Kota Sungai Penuh Dominasi Juara KOMPAS Jenjang MTs
Pelantikan Pejabat Kemenkum Jambi Perkuat Akuntabilitas Keuangan Organisasi
Kemenag Resmi Tutup Perhelatan KOMPAS Sungai Penuh 2026
Pemkab Merangin Peringati Maulid Nabi, Bupati M. Syukur Tekankan Pelayanan Publik Berakhlak
Bupati Merangin Komit Percepat Transformasi Digital Birokrasi Daerah
Pemkab Merangin Matangkan Perencanaan Pembangunan Sekolah Rakyat
Gubernur Jambi Dan Kasiops Korem 042 Gapu Cek Karhutla Tahura Batang Hari
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Wagub Jambi dan Wamen LH Cek Penanganan Karhutla Tanjung Jabung Timur

Sabtu, 5 September 2026 - 12:02 WIB

MTsN 1 Kota Sungai Penuh Dominasi Juara KOMPAS Jenjang MTs

Sabtu, 5 September 2026 - 11:57 WIB

Pelantikan Pejabat Kemenkum Jambi Perkuat Akuntabilitas Keuangan Organisasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:31 WIB

Kemenag Resmi Tutup Perhelatan KOMPAS Sungai Penuh 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:02 WIB

Pemkab Merangin Peringati Maulid Nabi, Bupati M. Syukur Tekankan Pelayanan Publik Berakhlak

Berita Terbaru