Jambi, oegopost.id – Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Provinsi Jambi mengumumkan hasil seleksi administrasi dan rekam jejak untuk lelang jabatan tahun 2026.
Pengumuman bernomor 009/Pansel.JPT Pratama/Jambi/2026 itu terbit pada Senin malam, 18 Mei 2026.
Ketua panitia seleksi, Sukamto Satoto, meminta peserta yang lolos agar segera mempersiapkan diri menghadapi tahapan berikutnya.
Setelah menyelesaikan proses administrasi, para peserta harus mengikuti Penelusuran Kompetensi Manajerial atau Assessment Center sebagai bagian penting dalam proses seleksi.
Tidak hanya menilai rekam jejak, panitia juga mengukur kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan pengambilan keputusan peserta.
Oleh sebab itu, tahapan assessment menjadi penilaian utama sebelum panitia menentukan kandidat terbaik untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.
Assessment Center Digelar di Pekanbaru
Panitia menjadwalkan Assessment Center pada Kamis dan Jumat, 21 hingga 22 Mei 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 07.30 WIB di UPT Penilaian Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru.
Sebelum mengikuti ujian, seluruh peserta wajib melakukan lapor diri di Kantor Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi.
Proses lapor diri berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.30 WIB.
Selain itu, panitia mengingatkan peserta agar hadir tepat waktu dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, pelaksanaan assessment dapat berjalan tertib dan lancar sesuai jadwal yang telah panitia tentukan.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jambi ingin menghadirkan pejabat yang profesional, kompeten, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui seleksi terbuka ini.
Karena itu, panitia menjalankan seluruh tahapan secara transparan agar proses seleksi menghasilkan pejabat yang benar-benar sesuai kebutuhan organisasi.
Jabatan Kepala Dinas PPPA Paling Banyak Diminati
Berdasarkan hasil pengumuman, posisi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk menjadi jabatan dengan jumlah peserta terbanyak yang lolos administrasi.
Sebanyak 12 pejabat memenuhi syarat untuk mengikuti tahap lanjutan.
Tingginya jumlah pelamar menunjukkan besarnya minat pejabat di lingkungan Pemprov Jambi terhadap posisi tersebut.
Sementara itu, sejumlah jabatan lain juga menarik perhatian peserta, seperti Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, serta Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi.
Berikutnya, panitia menyusun daftar nama peserta berdasarkan urutan abjad sesuai jabatan yang dilamar.
Setelah itu, seluruh peserta akan menjalani tahapan lanjutan sebelum panitia menentukan pejabat terpilih.
Daftar Peserta Lolos Seleksi Administrasi
Kadis Pendidikan
- Harits Haikal
- Hendri Yulianto
- Euis Novitasari
- M Umar My
- Naspridinal
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
- A Shomad
- Budi Saputra
- Desmarita
- Nasrul
Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk
- Amidy
- Atma Jaya
- Novita Erlinda
- Rini Rosa
- Haidir
- Agussalim
- Verry Ardiansyah
- Rakhmat Dharmawan
- Mardiansyah
- Melvin Perjuangan Hutabarat
- Qamaruz Zaman
- Rino Oetami
Kepala Biro Administrasi Pimpinan
- Bustanul Aripin
- Revo Anhar
- Padli Saleh
- Riza Setiawan
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi
- Iwan Hendrawan
- Meidrin Joni
- Florensi Sihombing
- Aliyardi
Seleksi Terbuka Perkuat Profesionalisme ASN
Seleksi terbuka JPT Pratama menjadi langkah Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperkuat birokrasi yang profesional dan berintegritas.
Tidak hanya mengutamakan pengalaman kerja, panitia juga mempertimbangkan kemampuan manajerial serta kesiapan peserta dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Selanjutnya, pemerintah berharap pejabat yang terpilih mampu membawa perubahan positif bagi pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah.
Dengan proses seleksi yang kompetitif, objektif, dan transparan, Pemprov Jambi optimistis dapat menghadirkan pemimpin birokrasi yang berkualitas di setiap organisasi perangkat daerah.(ar)









