Redistribusi Guru PNS dan PPPK Segera Dimulai untuk Atasi Ketimpangan Pendidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redistribusi Guru PNS dan PPPK Segera Dimulai untuk Atasi Ketimpangan Pendidikan. ( Ilustrasi Poto : AI )

Redistribusi Guru PNS dan PPPK Segera Dimulai untuk Atasi Ketimpangan Pendidikan. ( Ilustrasi Poto : AI )

Jakarta, oegopost.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) segera memulai program redistribusi guru berstatus PNS dan PPPK di berbagai daerah. Kebijakan ini muncul untuk menjawab ketimpangan jumlah guru yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Pemerintah menilai sebagian daerah memiliki kelebihan tenaga pendidik, sementara daerah lain masih kekurangan guru secara signifikan.

Kemendikdasmen bersama pemerintah daerah memetakan kebutuhan guru berdasarkan data riil di lapangan. Pemerintah kemudian menyusun langkah penataan agar distribusi guru menjadi lebih merata dan sesuai kebutuhan sekolah.

Fokus Atasi Kekurangan Guru di Daerah

Pemerintah menyoroti masalah kekurangan guru di wilayah terpencil, daerah perbatasan, dan sejumlah sekolah yang belum memiliki tenaga pengajar cukup. Di sisi lain, beberapa sekolah di wilayah perkotaan justru memiliki jumlah guru yang melebihi kebutuhan.

Baca Juga :  MAN IC Serpong Jadi Madrasah IB Pertama di Indonesia

Melalui program redistribusi ini, pemerintah akan memindahkan sebagian guru PNS dan PPPK dari daerah yang kelebihan tenaga ke daerah yang kekurangan guru. Pemerintah juga menyesuaikan penempatan berdasarkan mata pelajaran yang dibutuhkan sekolah.

Kementerian Pendidikan menegaskan bahwa langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan secara merata di seluruh Indonesia. Pemerintah juga berupaya memastikan setiap siswa mendapatkan hak belajar dengan tenaga pengajar yang memadai.

Pemerintah daerah ikut terlibat dalam proses pendataan dan penentuan kebutuhan guru di wilayah masing-masing. Dinas pendidikan di daerah aktif mengirimkan data sekolah agar pemerintah pusat dapat melakukan pemetaan secara akurat.

Baca Juga :  KKN MBKM UNJA Dorong Legalitas dan Digitalisasi UMKM Batanghari

Selain itu, pemerintah juga mengajak guru PNS dan PPPK untuk mendukung kebijakan ini sebagai bagian dari penataan ASN. Pemerintah menekankan bahwa redistribusi ini tidak hanya menyangkut pemindahan, tetapi juga upaya pemerataan kualitas pendidikan.

Harapan Pemerintah terhadap Program Ini

Pemerintah berharap redistribusi guru dapat berjalan efektif dan tidak menimbulkan hambatan di lapangan. Dengan kebijakan ini, pemerintah menargetkan setiap sekolah di Indonesia memiliki jumlah guru yang cukup sesuai kebutuhan.Selain itu, pemerintah ingin meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga kesenjangan pendidikan antarwilayah dapat berkurang secara bertahap.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Al Haris Tinjau Proyek Sekolah Rakyat Bungo Berkapasitas 2.520 Siswa
Dosen PGSD UNJA Latih Guru Kerinci Buat Media Pembelajaran Digital
Kabut Asap Kepung Jambi, Jadwal Kalender Pendidikan SMP Dipastikan Aman
SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi
Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa
Dari Intimidasi Guru Hingga Penganiayaan Siswa: Rapor Merah Pendidikan Jambi
Siswa MTsN 1 Kota Sungai Penuh Siap Raih Prestasi di OMI Provinsi Jambi 2026
Pemkab Tebo Raih Rp1 Triliun dari Pusat untuk Pendidikan
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Al Haris Tinjau Proyek Sekolah Rakyat Bungo Berkapasitas 2.520 Siswa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Dosen PGSD UNJA Latih Guru Kerinci Buat Media Pembelajaran Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Kabut Asap Kepung Jambi, Jadwal Kalender Pendidikan SMP Dipastikan Aman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:28 WIB

SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa

Berita Terbaru

Konsol PlayStation dan Nintendo Switch bersanding dengan tumpukan kaset game fisik serta kartu permainan di atas meja.(poto: AI).

Games

Sony Hapus Kaset Game, Nintendo Pertahankan Format Fisik

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:05 WIB

Mahasiswa GERAM Kaltim kecewa atas respons Gubernur Rudy Mas'ud saat temui massa aksi di Samarinda, Rabu (21/10/2026).(poto: kompas.com).

Nasional

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:57 WIB

Ilustrasi Aktivitas pengisian bahan bakar kendaraan oleh petugas di salah satu SPBU Pertamina.(poto: AI).

Kriminal

Polres Ciamis Tangkap Truk Fuso Penguras Ribuan Liter Solar

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:48 WIB

Pengguna mengatur fitur investasi reksa dana otomatis di ponsel pintar untuk mendukung konsistensi menabung rutin.(poto: AI).

Bisnis

Ajaib Rilis Fitur Investasi Reksa Dana Otomatis dari OJK

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:45 WIB