Merangin, oegopost.id – Bupati Merangin M. Syukur resmi memimpin acara Penutupan MTQH Kabupaten Merangin ke-52 di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Manau, Rabu (22/7) malam. Perhelatan siar Islam tingkat kabupaten ini berlangsung sangat khidmat dengan kehadiran ribuan warga serta para peserta kafilah.
Bupati Merangin M. Syukur menegaskan bahwa ajang tahunan ini bukan sekadar panggung kompetisi unjuk kebolehan. Ia menyebut momentum ini sebagai pijakan penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan Hadits.
Wakil Bupati Merangin A. Khafidh bersama jajaran Forkopimda turut menghadiri malam penutupan yang penuh keberkahan tersebut. Sekretaris Daerah Zulhifni, penceramah K.H. Daud Hendri Ismail, pengurus LPTQ, serta para tokoh agama juga hadir memadati lokasi.
Bupati M Syukur Ajak Masyarakat Amalkan Al Quran
Dalam arahannya, M. Syukur menyampaikan pesan mendalam di hadapan seluruh kafilah dari berbagai kecamatan. Ia mengingatkan bahwa setiap perhelatan memang memiliki akhir, namun tidak semua akhir menjadi penutup cerita.
“Ada akhir yang justru menjadi awal dari perjalanan yang lebih besar,” ujar Syukur saat memberikan sambutannya. Ia menekankan bahwa nilai utama ajang ini terletak pada penerapan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, masyarakat harus menghadirkan nilai Al-Qur’an dalam lingkungan keluarga, sekolah, hingga ruang publik. Kemuliaan sejati terletak pada pembentukan karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
Pembangunan Akhlak Menjadi Fondasi Utama Merangin Baru
Syukur mengaitkan penguatan nilai keagamaan ini dengan visi besar pembangunan daerah menuju Merangin Baru 2030. Pihaknya terus memacu kemajuan infrastruktur, ekonomi, pendidikan, serta pelayanan publik secara luas.
Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pembangunan fisik harus berjalan seimbang dengan pembangunan mental warga. Pembangunan akhlak menjadi fondasi paling kokoh dalam menjaga keberlanjutan daerah.
Ia mengajak seluruh warga membawa pulang tekad untuk mendekatkan anak-anak dengan tempat ibadah. Upaya ini akan menciptakan kehidupan masyarakat Merangin yang semakin rukun, damai, dan bermartabat.
Apresiasi Tinggi Untuk Panitia Dan Peserta MTQH
Bupati Merangin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana dan dewan hakim. Ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Sungai Manau serta Pemerintah Desa Bukit Batu atas suksesnya acara.
Kepada para pemenang, Syukur berpesan agar menjadikan gelar juara sebagai amanah untuk terus syiar. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia meminta mereka tidak berkecil hati dan terus belajar.
Rangkaian acara penutupan ini diakhiri dengan pembacaan lafaz hamdalah dan lantunan pantun khas dari Bupati. Setelah itu, K.H. Daud Hendri Ismail menyampaikan tausiah agama sebagai penutup malam puncak.(ar)








