Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin menyerahkan dokumen rancangan perubahan kua ppas 2026 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Langkah resmi ini menandai mulainya pembahasan penyesuaian anggaran daerah untuk sisa tahun berjalan.
Penyampaian dokumen penting tersebut berlangsung secara khidmat pada Rapat Paripurna di Kantor DPRD Merangin. Dewan menggelar rapat paripurna ini pada Senin malam dengan agenda tunggal penyerahan rancangan kebijakan anggaran.
Bupati Merangin M. Syukur memimpin langsung penyerahan dokumen anggaran strategis tersebut kepada pimpinan dewan. Selain itu, Wakil Bupati Merangin A. Khafidh serta Sekretaris Daerah Zulhifni mendampingi Bupati secara langsung.
Suasana rapat paripurna tampak lengkap dengan kehadiran jajaran pejabat Pemkab Merangin. Para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, serta seluruh Kepala OPD memadati ruang sidang utama.
Bahkan, jajaran Sekretaris, Kepala Bidang, hingga Kepala Bagian ikut mengikuti jalannya acara hingga selesai. Selanjutnya, para Camat se-Kabupaten Merangin dan Lurah se-Kecamatan Bangko turut menyaksikan momen penting pembangunan daerah ini.
Urgensi Penyesuaian Anggaran Daerah Kabupaten Merangin Tahun 2026
Bupati M. Syukur menyampaikan pidato krusial mengenai alasan utama di balik penyesuaian anggaran tahun berjalan. Dalam pidatonya, beliau menegaskan bahwa perubahan anggaran merupakan kebutuhan nyata dalam pengelolaan keuangan daerah.
Sebab, proses pergeseran ini menjamin tata kelola anggaran berjalan secara terencana, transparan, dan akuntabel. Langkah ini sekaligus merespons dinamika serta aspirasi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun anggaran nanti.
Oleh karena itu, Bupati menekankan bahwa penyesuaian ini bukan sekadar urusan mengubah angka di dalam dokumen. Sebaliknya, langkah ini menjadi instrumen strategis Pemkab dan DPRD dalam menjaga efektivitas kebijakan fiskal.
Dengan demikian, kemitraan antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam mengawal setiap rupiah anggaran. Sinergi yang kuat akan memastikan alokasi dana daerah benar-benar menjawab tantangan pembangunan saat ini.
Hasilnya, pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah melalui penyesuaian ini. Efektivitas instrumen fiskal ini diharapkan memberi dampak langsung pada percepatan pembangunan di lapangan.
Penguatan Kinerja ASN dan Pelayanan Publik Merangin Berkelanjutan
M. Syukur juga meminta seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara dan OPD untuk terus meningkatkan kinerja harian. Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam mengelola setiap program yang sudah dirancang.
Oleh sebab itu, setiap instansi pemerintah wajib memastikan program kerja berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat. Orientasi ini menjadi tolok ukur utama keberhasilan pelaksanaan APBD di setiap tingkatan kerja.
Selanjutnya, penguatan APBD yang sehat menjadi fondasi utama dalam mencapai target pembangunan daerah yang tepat sasaran. Postur anggaran yang kuat tentu akan mempermudah pemerintah dalam mengeksekusi berbagai program prioritas.
Maka dari itu, Pemkab Merangin terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah kabupaten. Muara dari seluruh kebijakan anggaran ini adalah hadirnya pelayanan publik yang makin responsif.
Akhirnya, Bupati mengakhiri pidatonya dengan mengajak seluruh elemen memupuk semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Sinergi bersama APBD yang sehat akan mewujudkan masyarakat Merangin yang maju, adil, dan sejahtera.(ar)









