Pemkab Bungo Salurkan Bantuan dan Bangun Rumah Korban Kebakaran Telentam

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat bersama Forkopimda, perangkat daerah, dan keluarga korban berfoto bersama usai menyerahkan bantuan.(poto: jambiprima.com).

Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat bersama Forkopimda, perangkat daerah, dan keluarga korban berfoto bersama usai menyerahkan bantuan.(poto: jambiprima.com).

Bungo, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Bungo menyalurkan bantuan kebakaran Kabupaten Bungo kepada keluarga Yunus dan Rosidah di Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Jumat sore (24/7/2026). Langkah cepat ini bertujuan untuk membantu penanganan darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat memimpin langsung penyerahan bantuan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Rombongan pemerintah daerah mendatangi lokasi bencana untuk memastikan kondisi keluarga korban pascabencana.

Warga setempat dan keluarga korban menyambut hangat kedatangan jajaran pejabat Pemkab Bungo di lokasi kejadian. Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini memberikan dukungan moril secara langsung kepada pasangan suami istri tersebut.

Pemkab Bungo Serahkan Bantuan Darurat Bahan Pokok

Pemerintah daerah menyerahkan berbagai paket bantuan kebutuhan pokok untuk meringankan beban ekonomi keluarga terdampak. Petugas menyalurkan perlengkapan rumah tangga, pakaian layak pakai, selimut, serta bantuan darurat logistik.

Pemerintah Kabupaten Bungo juga mengambil kebijakan strategis dengan langsung merencanakan pembangunan hunian baru bagi korban. Pihaknya menginginkan keluarga Yunus dan Rosidah segera memiliki tempat tinggal yang aman serta layak.

Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat menegaskan komitmen pemerintah untuk mendampingi warga yang tertimpa musibah. Ia memastikan proses pengerjaan fisik bangunan rumah baru tersebut akan segera berjalan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Pemkab Bungo Bantu Korban Kebakaran dan Salurkan Bantuan Langsung

“Musibah ini adalah duka kita bersama. Pemerintah Kabupaten Bungo bersama Forkopimda hadir untuk memberikan bantuan dan memastikan keluarga korban dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” ujar Dayat.

Ia menyampaikan tekad pemerintah daerah agar proses pemulihan tempat tinggal korban berjalan tanpa hambatan. “Rumah sederhana ini akan segera dibangun agar keluarga Pak Yunus dan Ibu Rosidah bisa kembali menjalani kehidupan dengan tenang,” tambahnya.

Apresiasi Gotong Royong Warga Dan Aparat Gabungan

Dayat mengapresiasi tinggi kepedulian masyarakat sekitar yang sigap membantu sejak awal peristiwa kebakaran terjadi. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat TNI-Polri serta perangkat desa yang kompak bergotong royong.

Pihaknya menilai semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi modal utama dalam menangani bencana daerah. Kerjasama yang solid dari berbagai pihak sangat membantu meringankan masa-masa sulit yang dialami korban.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menunjukkan kepedulian. Semoga bantuan yang di berikan menjadi penyemangat bagi keluarga korban untuk bangkit kembali,” jelas Dayat.

Baca Juga :  Al-Azhar Bahas Perdamaian Sosial, Indonesia Jadi Sorotan

Jajaran pemerintah daerah berharap sinergi antara warga dan petugas dapat mempercepat proses rehabilitasi hunian korban. Kebersamaan masyarakat Dusun Telentam membuktikan kuatnya rasa kepedulian sosial di wilayah tersebut.

Kebakaran Rumah Diduga Akibat Korsleting Listrik Bangunan

Musibah kebakaran tersebut menghanguskan rumah milik pasangan Yunus dan Rosidah pada Jumat pagi (24/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Api membakar seluruh bangunan rumah saat pemiliknya sedang tidak berada di lokasi kejadian.

Pasangan suami istri tersebut sedang menyadap karet di kebun saat si jago merah melahap bangunan rumah mereka. Kondisi rumah yang kosong membuat kobaran api cepat membesar sebelum warga menyadari insiden tersebut.

Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa musibah kebakaran pemukiman warga ini. Namun, kerugian material akibat hancurnya tempat tinggal dan aset korban di perkirakan mencapai Rp300 juta.

Aparat kepolisian setempat menduga kuat pemicu utama timbulnya kobaran api berasal dari korsleting arus listrik. Tim penyidik polisi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batik Air Buka Rute Harian Jakarta–Muara Bungo Mulai 15 Juni 2026, Ini Jadwal Lengkap Penerbangan
Apel HKN Kemenag Gelar di Sungai Penuh Tekankan Disiplin ASN
Terbongkar! Teknik Pemangkasan Alpukat yang Bikin Panen Lebih Cepat dan Lebat
Kasus Bollard PUPR, Fahruddin Buka Suara di Sidang Perdana!
Al-Azhar Bahas Perdamaian Sosial, Indonesia Jadi Sorotan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:00 WIB

Pemkab Bungo Salurkan Bantuan dan Bangun Rumah Korban Kebakaran Telentam

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:00 WIB

Batik Air Buka Rute Harian Jakarta–Muara Bungo Mulai 15 Juni 2026, Ini Jadwal Lengkap Penerbangan

Senin, 20 April 2026 - 15:13 WIB

Apel HKN Kemenag Gelar di Sungai Penuh Tekankan Disiplin ASN

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00 WIB

Terbongkar! Teknik Pemangkasan Alpukat yang Bikin Panen Lebih Cepat dan Lebat

Rabu, 15 April 2026 - 16:40 WIB

Kasus Bollard PUPR, Fahruddin Buka Suara di Sidang Perdana!

Berita Terbaru