Jambi, oegopost.id – Polda Jambi meningkatkan patroli ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM non-subsidi. Petugas dari berbagai satuan langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi distribusi dan ketersediaan bahan bakar di berbagai daerah.
Polres jajaran bergerak aktif di wilayah Muaro Jambi, Tebo, Kerinci, Merangin, Bungo, hingga Tanjung Jabung Barat dan Timur. Mereka mengecek antrean kendaraan, memastikan stok BBM tersedia, serta mengawasi aktivitas pembelian masyarakat.
Polisi Pastikan Stok BBM Tetap Aman
Petugas menemukan bahwa stok BBM di sejumlah SPBU masih dalam kondisi aman. Distribusi berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Polisi juga tidak menemukan adanya praktik penimbunan atau penyalahgunaan BBM subsidi selama patroli berlangsung.
Meski demikian, petugas mencatat adanya antrean panjang di beberapa SPBU, terutama untuk jenis pertalite. Kondisi ini terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat, namun situasi tetap terkendali.
Aparat Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi
Polda Jambi menempatkan pengawasan ketat untuk mencegah penyalahgunaan BBM subsidi. Petugas memantau langsung aktivitas pengisian bahan bakar dan memastikan setiap pembelian sesuai aturan yang berlaku.
Langkah ini bertujuan untuk melindungi hak masyarakat agar distribusi BBM tetap merata dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu. Polisi juga terus meningkatkan intensitas patroli sebagai langkah pencegahan.
Polisi Imbau Masyarakat Tetap Tenang
Polda Jambi mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi kenaikan harga BBM non-subsidi. Polisi meminta warga tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok BBM masih mencukupi.
Selain itu, aparat mengajak masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran dalam distribusi BBM. Dengan kerja sama antara polisi dan masyarakat, situasi diharapkan tetap aman dan kondusif.***









