Paripurna HUT Kota Jambi Diwarnai Protes Warga Zona Merah, Massa Ancam Blokir Aset Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi unjuk rasa ratusan warga yang terdampak kebijakan zona merah Pertamina, Selasa (2/6/2026).( Poto : jambione.com ).

Aksi unjuk rasa ratusan warga yang terdampak kebijakan zona merah Pertamina, Selasa (2/6/2026).( Poto : jambione.com ).

Kota Jambi, oegopost.id – Rapat Paripurna Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625 dan HUT ke-80 Pemerintah Kota Kota Jambi di Gedung DPRD Kota Jambi, Selasa (2/6/2026), berlangsung di tengah protes warga zona merah Pertamina. Ratusan warga datang dan langsung menyuarakan tuntutan di halaman gedung dewan.

Warga membawa spanduk, poster, dan replika pocong sebagai simbol kekecewaan terhadap penanganan konflik lahan. Massa yang didominasi kaum ibu itu langsung menggelar orasi sejak sidang paripurna dimulai.

Warga Tuntut Penyelesaian 5.506 Sertifikat Tanah

Warga menuntut pemerintah segera menyelesaikan persoalan 5.506 sertifikat tanah yang terdampak status zona merah. Mereka menyebut status itu menghambat aktivitas pertanahan di berbagai wilayah terdampak.

Warga menjelaskan bahwa mereka tidak bisa memproses sertifikat tanah, melakukan transaksi jual beli, maupun mengakses layanan perbankan. Kondisi itu membuat banyak masyarakat kehilangan kepastian hukum atas tanah yang mereka miliki.

Dalam orasinya, warga menegaskan bahwa mereka sudah terlalu lama menunggu tanpa kejelasan. Mereka meminta pemerintah dan pihak terkait segera mengambil keputusan yang bisa langsung menyelesaikan masalah.

Baca Juga :  Longsor di Tanjakan Siau Hambat Akses Muara Siau-Jangkat

Massa Ancam Blokir Aset Jika Tak Ada Solusi

Seorang orator menyampaikan peringatan keras kepada pemerintah daerah dan pihak terkait. Ia menegaskan warga akan mengambil langkah lebih besar jika pemerintah tidak segera bertindak.

“Kami sudah terlalu lama menunggu. Hari ini kami ingin ini menjadi aksi terakhir. Kalau tidak ada solusi, kami akan memblokir aset pemerintah, Pertamina, kantor wali kota, dan aset lainnya,” kata orator itu di hadapan massa.

Pernyataan itu langsung disambut sorakan warga yang hadir di lokasi aksi.

DPRD Kota Jambi Jadi Sasaran Kritik Warga

Warga juga menyampaikan kritik kepada DPRD Kota Jambi. Mereka menilai para wakil rakyat tidak hadir secara maksimal dalam proses pembahasan persoalan zona merah.

Massa mengaku sudah beberapa kali meminta DPRD hadir dalam dialog bersama warga. Namun mereka menilai DPRD tidak merespons secara serius aspirasi tersebut.

Warga menegaskan mereka tidak hanya membutuhkan pertemuan, tetapi tindakan nyata untuk menyelesaikan konflik yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Baca Juga :  Turnamen E-Sport Jambi Ramai, 935 Gamer Unjuk Gigi

Replika Pocong Simbol Kekecewaan Warga

Warga membawa replika pocong sebagai simbol kekecewaan terhadap lambannya penanganan persoalan lahan. Mereka menilai simbol itu menggambarkan matinya kepedulian para pemangku kebijakan.

Massa menegaskan bahwa persoalan zona merah tidak lagi bersifat administratif. Mereka menilai masalah ini sudah berdampak langsung pada kehidupan ribuan warga di Kota Jambi.

Selain itu, warga meminta semua pihak menghentikan saling lempar tanggung jawab dan mulai fokus mencari solusi.

Warga Desak Penyelesaian Segera

Warga mendesak pemerintah daerah, DPRD, pihak Pertamina, dan pemerintah pusat segera duduk bersama. Mereka meminta semua pihak menyusun langkah konkret untuk menyelesaikan konflik lahan zona merah.

Mereka juga mengingatkan bahwa jika masalah ini terus dibiarkan, potensi konflik sosial bisa semakin besar. Karena itu, warga meminta penyelesaian dilakukan secara terbuka dan menyeluruh.

Meski sempat memanas, aksi tetap berjalan tertib hingga rapat paripurna selesai. Aparat kepolisian mengawal jalannya aksi dan memastikan situasi tetap terkendali di sekitar lokasi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Tanjab Barat Dorong Pengawasan Program MBG Lebih Ketat
Kajati Jambi Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Kapolda Jambi Dukung Turnamen Kapolda Cup 2026 untuk Cetak Atlet Muda Berprestasi
Ombudsman Jambi Kawal SPMB 2026/2027, Buka Posko Pengaduan dan Percepat Penanganan Laporan
Al Haris Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjab Timur
Kapolda Jambi dan Konsulat AS Bahas Tantangan Keamanan Digital
Bupati Tanjab Timur Desak Percepatan Infrastruktur, Soroti Jalan Rusak dan Pelabuhan Sabak
DPRD Kota Jambi Sepakat Surati Presiden Terkait Konflik Zona Merah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:00 WIB

DPRD Tanjab Barat Dorong Pengawasan Program MBG Lebih Ketat

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kajati Jambi Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kapolda Jambi Dukung Turnamen Kapolda Cup 2026 untuk Cetak Atlet Muda Berprestasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:00 WIB

Ombudsman Jambi Kawal SPMB 2026/2027, Buka Posko Pengaduan dan Percepat Penanganan Laporan

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:00 WIB

Al Haris Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjab Timur

Berita Terbaru