Jambi, oegopost.id – Turnamen e-sport Jambi berlangsung meriah di Eks Terminal Rawasari, Kota Jambi, Sabtu (23/05/2026), dengan 935 peserta dari berbagai daerah yang ikut bersaing dalam ajang Wali Kota CUP 2026. Event ini jadi pusat perhatian anak muda sekaligus ruang baru bagi industri game kompetitif di daerah.
Ribuan gamer dari berbagai daerah
Suasana di Eks Terminal Rawasari berubah total selama tiga hari pelaksanaan turnamen. Ratusan gamer dari Jambi, Sumatera Selatan, hingga Sumatera Barat datang untuk unjuk kemampuan.
Total ada 935 peserta yang ikut ambil bagian. Antusiasme ini membuat area pertandingan selalu penuh sejak pagi hingga malam.
Wali Kota Jambi, Maulana, menyebut ajang ini sebagai bagian dari upaya pemerintah memberi ruang positif untuk anak muda.
“Alhamdulillah kita bersyukur di momentum ulang tahun ini Jambi terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.
Laga dari Mobile Legends hingga Tekken
Turnamen ini mempertandingkan berbagai game populer seperti Mobile Legends, PUBG, Free Fire, E-Football PES 26, Tekken 8, hingga Naruto.
Pertandingan dibagi dalam dua kategori utama, yaitu konsol PlayStation dan mobile gaming. Setiap game punya daya tarik sendiri dan selalu dipadati penonton.
Sorakan penonton dan ketegangan pertandingan membuat suasana seperti arena kompetisi besar. Banyak peserta mengaku turnamen ini jadi pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan.
Dampak ekonomi untuk UMKM
Tidak hanya soal kompetisi, acara ini juga memberi dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.
Pedagang makanan, minuman, hingga UMKM lokal ikut merasakan ramainya pengunjung. Area sekitar turnamen berubah menjadi pusat keramaian baru selama event berlangsung.
“Acara ini sangat ramai dan dimeriahkan para pencinta e-sport,” kata Maulana dalam kesempatan tersebut.
Panitia juga menilai lonjakan peserta di luar ekspektasi awal, menunjukkan bahwa minat terhadap e-sport di Jambi terus meningkat.
Pemerintah dorong industri kreatif
Pemerintah Kota Jambi menegaskan bahwa e-sport bukan lagi sekadar hiburan, tetapi sudah menjadi bagian dari industri kreatif yang punya masa depan.
Maulana menegaskan pemerintah akan terus membuka ruang bagi kegiatan anak muda.
“Semua kita wadahi, apa pun hobi anak-anak muda Kota Jambi, kita buat yang positif,” katanya.
Dukungan ini diharapkan bisa melahirkan atlet e-sport berbakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru di bidang digital.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Amran, juga mengapresiasi kerja sama semua pihak yang membuat acara berjalan lancar dan meriah.(ar)









