Tanjab Timur, oegopost.id – Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada mengikuti agenda penting panen raya padi serentak nasional secara virtual pada Jumat (17/7/2026). Jenderal bintang dua tersebut memimpin jalannya kegiatan dari areal persawahan Desa Kota Baru, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Presiden RI Prabowo Subianto memusatkan perhelatan skala nasional ini langsung dari Lanud Abdurrahman Saleh, Malang, Jawa Timur. Sementara itu, jajaran Forkopimda Provinsi Jambi menyukseskan acara tersebut melalui sambungan video conference dari lokasi persawahan.
Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol menghadiri perhelatan besar ini bersama Gubernur Jambi sebagai langkah nyata di lapangan. Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam memperkuat program strategis pemerintah menuju swasembada pangan.
Kegiatan ini juga bertujuan utama memantapkan ketahanan pangan nasional dari tingkat daerah. Sejumlah pejabat penting tampak mendampingi Pangdam dan Gubernur Jambi selama pelaksanaan kegiatan virtual berlangsung.
Hadir secara langsung Danrem 042/Garuda Putih beserta Asops Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol di lokasi panen. Bupati Tanjung Jabung Timur juga tampak membawa serta seluruh jajaran unsur Forkopimda kabupaten setempat.
Selain itu, Kasiops Korem 042/Gapu dan Dandim 0419/Tanjab turut mengawal kelancaran acara tersebut dari awal. Para pimpinan OPD terkait, penyuluh pertanian lapangan, serta ratusan anggota kelompok tani memadati areal persawahan.
Sinergi Lintas Sektor Optimalkan Produktivitas Pertanian Daerah
Para pejabat dan petani melaksanakan panen raya di atas lahan seluas 22 hektare. Area panen tersebut merupakan bagian dari total hamparan persawahan Desa Kota Baru yang mencapai 100 hektare.
Para petani di wilayah tersebut mengandalkan komoditas padi unggulan varietas Inpari 28. Mereka melakukan proses pemotongan padi secara bertahap demi menjaga kualitas hasil panen secara optimal.
Sistem panen bertahap ini menyesuaikan dengan tingkat kematangan optimal dari masing-masing tanaman padi. Langkah taktis tersebut diharapkan mampu mendongkrak produktivitas pertanian masyarakat Kecamatan Geragai secara signifikan.
Peningkatan hasil ini otomatis akan memperkuat stabilitas dan ketahanan pangan di tingkat daerah. Pada akhirnya, keberhasilan panen menyumbang kontribusi besar terhadap pencapaian target swasembada pangan nasional.
Presiden Prabowo Subianto Beri Penghargaan Khusus Secara Virtual
Presiden RI memberikan penghargaan khusus kepada perwakilan Provinsi Jambi di tengah rangkaian acara. Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol bersama Gubernur Jambi menerima langsung apresiasi tersebut secara virtual.
Usai menerima penghargaan dari Presiden, rombongan langsung bergerak menuju titik potong padi utama. Pangdam bersama Gubernur Jambi meresmikan kegiatan dengan memotong padi secara simbolis di persawahan.
Danrem 042/Gapu beserta Bupati Tanjung Jabung Timur menyusul melakukan pemotongan padi di lokasi yang sama. Para perwakilan kelompok tani membaur bersama tamu undangan mengikuti prosesi simbolis tersebut dengan antusias.
Aksi turun ke sawah ini menegaskan sinergi kuat antarinstansi dalam menyukseskan program ketahanan pangan. Seluruh elemen berkomitmen penuh mengawal stabilitas pasokan pangan pokok dari wilayah Jambi.
Apresiasi Ratusan Petani Atas Pendampingan Intensif TNI
Petani lokal merespons positif hasil kerja keras selama musim tanam kali ini. Sugidi, seorang anggota Kelompok Tani RT 15 Desa Kota Baru, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam.
Ia menegaskan hasil panen padi tahun ini jauh meningkat daripada capaian tahun sebelumnya. Selain kuantitas produksi yang melonjak, kualitas gabah hasil giling juga terbukti jauh lebih bagus.
“Alhamdulillah, hasil panen padi tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Produksinya meningkat dan kualitas gabah juga lebih bagus,” ujar Sugidi dengan wajah bahagia.
Sugidi juga menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian besar dari pemerintah pusat dan daerah. Ia merasakan langsung besarnya manfaat program pendampingan intensif yang tentara lakukan di lapangan.
Ia berharap dukungan penuh dari jajaran TNI dan pemerintah dapat terus berlanjut ke depan. Semangat para petani dipastikan berlipat ganda untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan keluarga mereka.
Agenda besar ini memberikan bukti konkret mengenai kekuatan kolaborasi lintas sektoral di Indonesia. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat bergerak seiring sejalan memajukan pertanian.
Kerja sama yang berkelanjutan ini menjadi kunci utama mewujudkan kemandirian pangan nasional secara menyeluruh. Petani lokal tetap memegang peran sentral sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan pangan bangsa.(ar)









