Tanjung Jabung Barat, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mulai menerapkan barcode kotak amal digital pada seluruh kotak amal di wilayahnya untuk memperkuat transparansi dan pengawasan donasi masyarakat, termasuk frasa kunci 4 kata.
Bupati Anwar Sadat meluncurkan langsung sistem ini di halaman Kantor Bupati pada Rabu (20/05), bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.
Kotak Amal Kini Lebih Terdata
Pemerintah daerah melihat banyak kotak amal di ruang publik selama ini belum tercatat dengan rapi. Kondisi itu membuat pengawasan dana sosial berjalan kurang optimal.
Anwar Sadat menegaskan pemerintah ingin menata ulang sistem pengelolaan donasi agar lebih jelas dan bisa dipantau.
“Dengan QR Code ini, masyarakat langsung tahu lembaga pengelola dan tujuan penggunaan dana,” kata Anwar Sadat.
Cegah Kotak Amal Tidak Resmi
Pemkab mengacu pada Peraturan Menteri Sosial Nomor 8 Tahun 2024 untuk mengatur pengumpulan dana sosial. Aturan ini menekankan pencegahan kotak amal ilegal yang tidak terdaftar.
Banyak kotak amal muncul di warung, toko, dan tempat umum tanpa informasi jelas. Pemerintah kini meminta setiap kotak amal menampilkan QR Code resmi.
Masyarakat bisa langsung memindai kode tersebut sebelum memberikan donasi.
Cara Kerja QR Code Kotak Amal
Sistem barcode kotak amal digital bekerja dengan cara sederhana. Masyarakat memindai QR Code menggunakan ponsel, lalu sistem menampilkan data lembaga pengelola.
Informasi yang muncul meliputi legalitas yayasan, tujuan donasi, hingga laporan penyaluran dana.
Selain itu, sistem ini juga terhubung dengan layanan pembayaran digital, sehingga masyarakat bisa langsung berdonasi tanpa uang tunai.
Transparansi Jadi Fokus Utama
Pemerintah menekankan transparansi sebagai tujuan utama program ini. Sistem ini membantu masyarakat melihat alur dana secara lebih terbuka.
Anwar Sadat menyebut pengawasan ketat penting agar dana sosial tidak disalahgunakan.
“Pemerintah memastikan setiap donasi sampai ke tujuan yang tepat dan dikelola secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Dorong Donasi Digital Lebih Mudah
Pemkab juga mendorong transformasi digital dalam pengelolaan dana sosial. Sistem ini memudahkan masyarakat berdonasi hanya dengan ponsel.
Data transaksi tercatat secara real-time, sehingga proses pelaporan menjadi lebih jelas dan akurat.
Wakil Bupati Katamso bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat turut hadir dalam peluncuran sistem tersebut.
Imbauan untuk Warga
Pemerintah mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa QR Code sebelum memberikan bantuan.
Langkah sederhana ini membantu memastikan donasi masuk ke lembaga resmi dan tidak disalahgunakan.
Dengan sistem ini, masyarakat bisa berdonasi dengan lebih aman dan percaya diri.
Penutup
Penerapan barcode kotak amal digital di Tanjung Jabung Barat membawa perubahan besar dalam pengelolaan dana sosial.
Pemerintah menargetkan sistem ini membuat donasi lebih transparan, aman, dan mudah dipantau oleh semua pihak.(ar)









