Merangin, oegopost.id – banjir bandang di Merangin yang terjadi akibat luapan Sungai Batang Tembesi dan merendam permukiman warga di Pamenang Selatan.
Gubernur Jambi, Al Haris, mendatangi langsung lokasi banjir di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin, pada Sabtu malam (2/5/2026).
Ia melihat kondisi warga yang terdampak setelah Sungai Batang Tembesi meluap akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak akhir April.
Al Haris juga menyerahkan bantuan logistik dan berdialog langsung dengan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan mendesak mereka di lokasi pengungsian.
Gubernur Sampaikan Empati dan Ajak Warga Tetap Kuat
Al Haris menyampaikan rasa duka kepada warga yang terdampak banjir di Desa Pulau Bayur dan Desa Selango. Ia mengajak masyarakat tetap sabar dan mengambil pelajaran dari bencana tersebut.
“Ini menjadi ujian bagi kita semua. Kita harus tetap bersyukur, sabar, dan menjaga alam bersama-sama,” kata Al Haris.
Banjir Rusak Jembatan dan Hanyutkan Rumah Warga
Banjir bandang yang terjadi merusak sejumlah infrastruktur di wilayah tersebut. Arus sungai yang deras menghanyutkan beberapa rumah warga dan memutus jembatan utama penghubung antardesa.
Kondisi itu membuat akses transportasi dan aktivitas masyarakat terhenti total.
Gubernur Minta Status Tanggap Darurat Segera Ditetapkan
Al Haris mendorong Pemerintah Kabupaten Merangin segera menetapkan status tanggap darurat bencana. Ia menilai langkah tersebut akan mempercepat penanganan dan penyaluran bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat.
“Kita butuh status darurat agar penanganan bisa lebih cepat dan terkoordinasi,” ujarnya.
Soroti Kerusakan Lingkungan sebagai Pemicu Banjir
Al Haris juga menyoroti kerusakan lingkungan yang ikut memperparah banjir, termasuk kondisi sungai yang menurun dan aktivitas penebangan hutan.
Ia menegaskan bahwa masyarakat dan pemerintah perlu menjaga kelestarian lingkungan agar bencana serupa tidak terus terjadi.
Sediakan Perahu Gratis untuk Anak Sekolah
Untuk mengatasi putusnya akses jembatan, Al Haris menyediakan perahu penyeberangan gratis bagi anak-anak sekolah menggunakan dana pribadinya. Ia memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah meski infrastruktur rusak.
Selain itu, pemerintah daerah berencana membangun kembali jembatan dengan konstruksi yang lebih kuat agar tahan terhadap banjir.
Pemerintah Fokus Pulihkan Infrastruktur dan Permukiman
Pemerintah Provinsi Jambi bersama pemerintah kabupaten memprioritaskan perbaikan infrastruktur dan rumah warga yang rusak berat. Tim gabungan juga terus bekerja di lapangan untuk mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.
Ratusan Warga Terdampak, Bantuan Terus Disalurkan
Wakil Bupati Merangin, Khafid Moein, mencatat sekitar 82 kepala keluarga di Desa Pulau Bayur terdampak langsung banjir. Tiga rumah warga hilang terbawa arus, sementara akses jalan terputus dan aktivitas ekonomi lumpuh.
Tim penanganan darurat terus menyalurkan bantuan makanan dan obat-obatan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. Pemerintah Provinsi Jambi memastikan akan terus mendampingi proses pemulihan hingga kondisi kembali normal.(ar)









