Dahlan Iskan Soroti Efisiensi Investasi IKN dan Bandara VVIP

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dahlan Iskan mengkritik efisiensi investasi IKN Nusantara dan menyoroti pembangunan Bandara VVIP yang dinilai belum memberikan manfaat ekonomi yang jelas.( Poto : istimewa ).

Dahlan Iskan mengkritik efisiensi investasi IKN Nusantara dan menyoroti pembangunan Bandara VVIP yang dinilai belum memberikan manfaat ekonomi yang jelas.( Poto : istimewa ).

Jakarta, oegopost.id – Efisiensi investasi IKN Nusantara menjadi sorotan utama dalam kritik yang oleh mantan Menteri BUMN sekaligus pendiri Jawa Pos, Dahlan Iskan.

Ia menilai pembangunan Ibu Kota Nusantara belum menunjukkan hasil ekonomi yang sepadan dengan besarnya anggaran yang telah dikeluarkan pemerintah.

Kritik terhadap Efisiensi Investasi

Dahlan menjelaskan bahwa pemerintah mengalokasikan sekitar Rp147 triliun untuk pembangunan IKN.

Ia menilai hingga saat ini proyek tersebut belum memberikan dampak ekonomi yang jelas bagi masyarakat maupun perekonomian nasional.

Ia menekankan bahwa setiap investasi besar harus menghasilkan output ekonomi yang terukur.

Karena itu, ia mendorong pemerintah memperhatikan indikator ICOR (Incremental Capital Output Ratio) dalam setiap proyek pembangunan agar penggunaan anggaran menjadi lebih efisien.

Baca Juga :  Firman Soebagyo Ingatkan Kebijakan Pemerintah, Swasta Dinilai Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Sorotan pada Bandara VVIP IKN

Dahlan juga menyoroti pembangunan Bandara Nusantara yang menggunakan dana APBN sekitar Rp4,3 triliun.

Ia mempertanyakan urgensi proyek tersebut karena akses menuju kawasan IKN sudah tersedia melalui bandara lain di sekitar wilayah itu.

Ia menilai pemerintah perlu menyusun prioritas pembangunan secara lebih ketat agar setiap infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan nyata, bukan sekadar menambah proyek baru.

Biaya Operasional dan Risiko Pemanfaatan Rendah

Dahlan menyoroti biaya pemeliharaan Bandara Nusantara yang mencapai sekitar Rp9 miliar per tahun.

Ia menilai biaya tersebut menjadi tidak efisien jika bandara tidak memiliki tingkat aktivitas penerbangan yang tinggi.

Ia juga mengingatkan bahwa beberapa proyek infrastruktur di Indonesia sering mengalami kondisi serupa, yakni fasilitas yang sudah selesai di bangun tetapi belum di manfaatkan secara optimal.

Baca Juga :  Cara Dapat Diskon Listrik 50 Persen PLN di April 2026

Situasi ini menurutnya dapat menambah beban keuangan negara dalam jangka panjang.

Usulan Pemanfaatan Alternatif

Dahlan mengusulkan agar pemerintah mengoptimalkan penggunaan Bandara Nusantara agar tidak menjadi aset yang kurang produktif.

Ia mendorong pemanfaatan alternatif seperti menjadikannya pangkalan militer sehingga fasilitas tersebut tetap memiliki fungsi strategis.

Penutup

Dahlan Iskan kembali menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap proyek Ibu Kota Nusantara.

Ia menilai setiap proyek infrastruktur harus memberikan manfaat ekonomi yang jelas, terukur, dan berkelanjutan agar tidak menjadi beban fiskal di masa depan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim
BKN Tegaskan PPPK Tidak Bisa Otomatis Jadi PNS Tanpa Ikut Tes Resmi
26 Anggota Wantimpres Baru Digugat ke MK Imbas Bebani APBN
Demo Mahasiswa 20 Oktober di Jakarta: Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Tuntutannya
Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Rilis Wilayah Hujan dan Kabut
Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri di Istana Bogor Evaluasi Program Asta Cita Malam Ini
Profil Suroso Isnandar: Doktor ITB yang Ditunjuk Jadi Dirut Baru PLN
Waspada Modus Pinjam Nama Pembeli Mobil Hingga Pengemplang Pajak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:40 WIB

BKN Tegaskan PPPK Tidak Bisa Otomatis Jadi PNS Tanpa Ikut Tes Resmi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:13 WIB

26 Anggota Wantimpres Baru Digugat ke MK Imbas Bebani APBN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Demo Mahasiswa 20 Oktober di Jakarta: Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Tuntutannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Rilis Wilayah Hujan dan Kabut

Berita Terbaru

Diskusi Ruang Literasi yang digelar KPK secara bauran di Gedung ACLC KPK, Jakarta.(poto: kpk.go.id).

Pendidikan

Ancaman Nyata Pembajakan Kebijakan Sumber Daya Alam

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:21 WIB

Rapat paripurna di Aula Swarna Bumi DPRD Kota Jambi, Kamis (22/10/2026).(poto: jambiprima.com).

Pemerintahan

RAPBD Jambi 2027: Pendapatan Turun, Target PAD Justru Naik

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:04 WIB

Jadwal sholat dan imsakiyah wilayah Kota Sungai Penuh hari Jumat, 23 Oktober 2026 berlatar masjid berlatar perbukitan asri.(poto: AI).

Daerah

Jadwal Sholat Sungai Penuh Hari Ini, Jumat 23 Oktober 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 06:32 WIB