Bupati Kerinci Monadi Ikuti Kursus Pemantapan Pemimpin Daerah di Lemhannas RI

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. resmi mengikuti Kursus Pemantapan Pemimpin Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 di Jakarta.(poto: kerincisatu).

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. resmi mengikuti Kursus Pemantapan Pemimpin Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 di Jakarta.(poto: kerincisatu).

Jakarta, oegopost.id – Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. resmi mengikuti Kursus Pemantapan Pemimpin Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 di Jakarta. Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menggelar kegiatan strategis ini mulai 15 hingga 28 Juli 2026.

Sebanyak 25 kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia menghadiri upacara pembukaan di Kampus Lemhannas RI. Peserta tersebut terdiri atas 23 bupati dan 2 wali kota yang siap meningkatkan kapasitas kepemimpinan mereka.

Kolaborasi Strategis Lemhannas RI dan Kementerian Dalam Negeri

Kursus Pemantapan Pemimpin Daerah ini mengusung tema tentang kepemimpinan tangguh di era geopolitik global dan disrupsi teknologi. Penyelenggara mengaitkan visi besar tersebut secara langsung dengan arah pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Program eksklusif ini lahir dari kolaborasi erat antara tiga instansi besar di Indonesia. Lemhannas RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) bersinergi menyukseskan program ini.

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus memberikan arahan khusus saat membuka upacara resmi tersebut. Beliau menegaskan bahwa kepala daerah memegang peran yang sangat strategis sebagai pemimpin pembangunan.

Kepala daerah tidak boleh hanya menjalankan kebijakan rutin secara administratif di wilayahnya. Mereka harus mampu mengorkestrasi seluruh potensi dan sumber daya demi menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata.

Baca Juga :  PPPK Dipastikan Menerima Gaji ke-13 Tahun 2026, Pencairan Ditargetkan Juni

Penguatan Sinergi Daerah untuk Menyukseskan Program Asta Cita

Akhmad Wiyagus juga menjelaskan faktor penentu utama keberhasilan pembangunan nasional saat ini. Kemampuan kepala daerah dalam membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak menjadi kunci utamanya.

Pemerintah daerah perlu bersinergi dengan pemerintah pusat, DPRD, Forkopimda, hingga dunia usaha. Kolaborasi bersama perguruan tinggi, media, dan seluruh lapisan masyarakat juga ikut memperkuat fondasi ini.

Kemitraan yang kokoh tersebut akan mendukung implementasi program Asta Cita secara menyeluruh. Sinergi ini juga menjadi motor penggerak untuk mewujudkan pembangunan daerah yang efektif dan berkelanjutan.

Keikutsertaan Bupati Kerinci Monadi membuktikan komitmen kuat dari Pemerintah Kabupaten Kerinci saat ini. Pihaknya terus berupaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan daerah demi menghadapi tantangan masa depan yang kompleks.

Tantangan tersebut mencakup dinamika geopolitik global serta transformasi digital yang bergerak cepat. Selain itu, penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih juga menjadi prioritas utama daerah.

Studi Lapangan Intensif di Lee Kuan Yew School Singapura

Para peserta akan menerima berbagai materi penting mengenai wawasan geopolitik global terkini. Instruktur juga memberikan pembekalan mendalam terkait strategi penguatan kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya daerah.

Baca Juga :  Perbandingan Kinerja Alfin dan Monadi Mencuat Saat Gaji ke-13 ASN Tertunda

Materi kursus juga memprioritaskan sinkronisasi program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Penyelenggara menyusun kurikulum ini agar menciptakan keselarasan arah pembangunan dari pusat hingga ke daerah.

Peserta tidak hanya menjalani proses pembelajaran di Kampus Lemhannas RI Jakarta saja. Mereka juga akan mengikuti studi lapangan internasional ke Lee Kuan Yew School of Public Policy di Singapura.

Setelah dari Singapura, para kepala daerah akan melanjutkan rangkaian kegiatan di dalam negeri. Mereka bakal mengikuti sesi pengembangan kapasitas akhir di BPSDM Kemendagri sebelum resmi menutup program.

Masyarakat berharap keikutsertaan dalam KPPD Lemhannas RI ini membawa dampak positif bagi Kerinci. Bupati Monadi dapat memperkuat kapasitas kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berwawasan kebangsaan.

Sikap kepemimpinan tersebut sangat penting untuk mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Kerinci. Langkah nyata ini menjadi modal utama dalam mewujudkan Kerinci Berdaya Saing, Maju, dan Sejahtera.

Keberhasilan pembangunan di tingkat lokal akan menyumbang kontribusi besar bagi kemajuan nasional. Semangat ini selaras dengan cita-cita besar bangsa menuju pencapaian Indonesia Emas 2045.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Merangin Melantik Tiga Pejabat Eselon II Baru
DPRD dan Pemkab Merangin Sepakati KUA-PPAS APBD 2027
DPRD dan Pemprov Jambi Resmi Sepakati KUA-PPAS APBD 2027
Pemprov Jambi Hemat Anggaran Rp200 Miliar dari Pengalihan PPPK ke Pusat
Sidak Bupati Merangin Perkim Temukan Kantor Kosong dan Musala Kotor
Pemkab Merangin Dorong Akreditasi Perpustakaan Desa dan Sekolah
Bupati Tanjung Jabung Barat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026
Dua Pejabat Dinas Pendidikan Kota Jambi Mengundurkan Diri
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Wakil Bupati Merangin Melantik Tiga Pejabat Eselon II Baru

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:21 WIB

DPRD dan Pemkab Merangin Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:28 WIB

DPRD dan Pemprov Jambi Resmi Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pemprov Jambi Hemat Anggaran Rp200 Miliar dari Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Sidak Bupati Merangin Perkim Temukan Kantor Kosong dan Musala Kotor

Berita Terbaru